Peran Sastra dalam Membangun Karakter Bangsa (Perspektif Pendidikan Islam)

Authors

  • Indriyani Ma’rifah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Keywords:

sastra, karakter, etika, moral

Abstract

Artikel ini memaparkan peran sastra dalam membangun karakter bangsa dalam perspektif pendidikan Isam. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membangun karakter bangsa adalah dengan mengoptimalkan peran sastra dalam pendidikan Islam. Pengoptimalan peran sastra perlu dilakukan karena sastra mengandung nilai-nilai etika dan moral yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Banyak hal yang dibicarakan dalam sastra, termasuk masalah ketuhanan (religiusitas), alam semesta, dan masyarakat. Selain itu, karya sastra juga dapat membuka pengetahuan pembaca untuk mengetahui realitas sosial, politik, dan budaya dalam kerangka moral dan estetika. Demikian pula dengan pendidikan Islam yang juga bertujuan menanamkan nilai dan moralitas. Di sinilah titik temu antara sastra dengan pendidikan Islam yang sama-sama berperan dalam membangun karakter bangsa.

 

Kata kunci: sastra, pendidikan Islam, karakter bangsa, etika, moral

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achwan, Roehan, “Prinsip-prinsip Pendidikan Islam Versi Mursi”, dalam Pendidikan Islam, Volume I Th 1991, Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga.

Adit, Albertus, “6 Fakta Seputar ‘Klitih‘ di Yogya, Benarkah ada Daftar Daerah Rawan dan Geng Sekolah?”, Kompas.com. Diakses pada 7 Februari 2020.

Damanik, Ramlan, “Kedudukan Sastra dalam Pendidikan”, Artikel, Jurusan sastra Daerah Fakultas Sastra Universitas Sumatra Utara, 2004.

Daradjat, Zakiyah, et.al., Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2012.

Djojonegoro, Wardiman, Peningkatan Kualitas SDM melalui Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998.

Djojosuroto, Kinayati, Analisis Teks sastra dan Pengajarannya, Yogyakarta: Penerbit Pustaka, 2006.

Fanani, Zainuddin, Telaah Sastra, Surakarta : UMS Press, 2002.

Freire, Paulo, Pendidikan Sebagai Proses Surat-Menyurat Pedagogis dengan Para Pendidik Guniea-Bissau, terj. Agus Prihantoro, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001.

Gani, Rizanur, Sastra, Respons dan Analisis, Padang: Angkasa Raya, 1989.

Hermawan, Agus,“Meneladani Nilai Ajaran Dakwah Sunan Kalijaga dalam Mendidik Karakter Bangsa Di Era Globalisasi” Attarbiyah, Volume 26, 2016.

Imam Barnadib, Filsafat Pendidikan: Sistem dan Metode, Yogyakarta: Adicita Karya, 2002.

Jakobson, Roman, “Linguistik dan Bahasa Puitik”, diterjemahkan dan disunting oleh Kooshendrati Hutapea dan Nini Yusuf, dalam Panuti Sudjiman dan Art Van Zoest, Serba-Serbi Semiotika (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1996. Judul asli “Closing Statemen: Linguistics and Poetics” dalam Thomas A. Sebeok (ed.), Style in Language Cambridge, Cambridge, Massachussetts: The M.I.T. Press, 1966.

Kamagi, Luisya, “Nilai-Nilai Humaniora dalam Antologi Puisi Blues Untuk Bonnie Karya Ws Rendra”, Bahtera : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Tahun 14, No. 1, Januari 2015.

Kholis, Nur, “Paradigma Pendidikan Islam Dalam Undang-Undang Sisdiknas 2003”, Jurnal Kependidikan, Vol. II No. 1 Mei 2014.

Knight, George R., Issues and Alternatives in Education Philosophy, terj. Mahmud Arif, Filsafat Pendidikan, Yogyakarta: Center for Developing Islamic Education/CDIE dan Gama Media, 2007.

Langgulung, Hasan, Beberapa Pemikiran Tentang Pendidikan Islam, Bandung: Al-Ma’arif, 1980.

Mar’ati, Khanifah Khoerul, dkk, “Analisis Nilai Moral Dalam Novel “Laskar Pelangi” Karya Andrea Hirata” Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Volume 2 Nomor 4, Juli 2019.

Meiliana, Diamanty (Ed.), “BNN: Penyalah guna Narkoba di Indonesia Naik 0,03 Persen”, Kompas.com, 6 Desember 2019.

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam, Bandung: Rosdakarya, 2004.

Mulkhan, Abdul Munir, sebuah pengantar dalam Steven M. Chan, Pendidikan Liberal, Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2002.

Musa dan Mustari, “Beragama dengan Indah: Menelisik Naskah Sastra Melayu Syair Siti Shiyānah Karya Engku Haji Ali”, Jurnal Penelitian Agama, Vol. XVIII, No. 2 Mei-Agustus 2009.

Nn, “Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan pendidikan Karakter ”, Jogloabang.com, 27 Februari 2018.

Nurgiyantoro, Burhan, Teori Pengkajian Fiksi, Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1995.

Nuryatno, Agus, “Isu-isu Kritis dalam Pendidikan Islam: Perspektif Pedagogik Kritis”, dalam Nizar Ali (ed.), et.al., Antologi Pendidikan Islam, Yogyakarta: Program Pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga dan Idea Press, 2010.

Qardhawi, Yusuf, Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan al-Banna, terj. Bustami A. Ghani dan Zainal Abidin Ahmad, Jakarta: Bulan Bintang, 1980.

Sayuti, Suminto A., Berkenalan dengan Puisi, Padang: Angkasa, 1990.

Semi, Atar, Kritik Sastra Indonesia, Padang: Angkasa Raya, 1984.

Semi, Atar, Penelitian Bahasa dan Sastra, Padang: Angkasa Raya, 1990.

Septiningsih, Lustantini, “Mengoptimalkan Peran Sastra dalam Pembentukan Karakter Bangsa”, http://www.badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa /content/mengoptimalkan-peran-sastra-dalam-pembentukan-karakter-bangsa. Diakses pada 5 Maret 2020.

Sukada, Made, Pembinaan Kritik Sastra Indonesia: Masalah Sistematika Analisis Struktur Fiksi, Bandung: Angkasa, 1993.

Sukmadinata, Nana Syaodih, Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009.

Sulaiman, Fathiyah Hasan, Pandangan Ibnu Khaldun Tentang Ilmu dan Pendidikan, Bandung: Mizan, 1997.

Sutardi, “Sastra, Filsafat, dan Pernik Kehidupan”, sebuah pengantar dalam Supaat I. Lathief, Sastra: Eksistensialisme – Mistisisme Religius, Surabaya: Pustaka Ilalang, 2008.

Teeuw, A., Sastra dan Ilmu Sastra, Jakarta: Pustaka Jaya, 1984.

Tilaar, H.A.R., Manifesto Pendidikan Nasional, Jakarta: Kompas, 2005.

Tuloli, Nani, Kajian Sastra, Gorontalo: Nurul Jannah, 2000.

Zoest, Art Van, Semiotika: Tentang Tanda, Cara Kerjanya dan Apa yang Kita Lakukan Dengannya, terj. Ani Soekowati, Jakarta: Yayasan Sumber Agung, 1993.

Downloads

Published

2020-12-16

How to Cite

Ma’rifah, I. (2020). Peran Sastra dalam Membangun Karakter Bangsa (Perspektif Pendidikan Islam). Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 4(2), 172-188. Retrieved from https://online-journal.unja.ac.id/titian/article/view/11343