This is an outdated version published on 2018-12-31. Read the most recent version.

Pembinaan Kelompok Usaha Bersama Desa Nyogan Menuju Desa Sejahtera Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.22437/jkam.v2i2.6097

Keywords:

Wirausaha, KUBE, Pendampingan Usaha

Abstract

Di Desa Nyogan terdapat 24 kelompok usaha bersama (KUBE) yang mengelola 12 jenis usaha. Dalam menjalankan usahanya terdapat beberapa masalah yang muncul. Faktor penyebab masalah tersebut antara lain (1) Pemilihan jenis kegiatan usaha kelompok usaha bersama yang kurang tepat dengan kebutuhan masyarakat desa (2) Keterbatasan kemampuan anggota dalam menguasai pengetahuan yang berkaitan dalam menjalankan usaha (3) Keterbatasan atau bahkan tidak adanya kegiatan pengawalan atau pendampingan, dan (4) Kemampuan manajerial yang rendah. Solusi permasalahan yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan sumber daya masyarakat dan penguatan usaha keswadayaan masyarakat. Kegiatan yang  dilakukan yaitu (1) Pendidikan dan Latihan (Diklat) untuk peningkatan sumber daya manusia sehingga menghasilkan individu yang kreatif inovatif, (2) Melakukan visit study ke pelaku usaha yang dinilai sukses sehingga diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan perluasan wawasan anggota KUBE, dan (3) Melakukan pendampingan untuk dapat membantu mengatasi permasalahan permasalahan yang muncul sehingga keberlanjutan usaha dapat lebih terjamin. Hasil yang didapat dari kegiatan ini   (1) Peserta merasakan manfaat yang besar dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, (2) KUBE yang putus asa dan akan menutup usahanya mulai terlihat bersemangat dan berencana untuk mengaktifkan kembali usaha kelompok bersamanya, (3) Peserta KUBE berkolaborasi antar kelompok usaha bersama untuk menerima pesanan paket dari konsumen, (4) Peserta mulai memahami bahwa dalam melakukan usaha tidak selalu langsung menjadi sukses melainkan dapat mengalami hambatan yang berasal dari dalam kelompok maupun luar kelompok dan (5) Adanya keinginan bersama masyarakat dan desa untuk menggali potensi desa untuk dijadikan desa wisata yang dapat menarik wisatawan sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adie, Nugroho, dkk, 2013, Menumbuh kembangkan Socioecopreneur Melalui Kerjasama Strategis, Penerbit Penebar Swadaya, Jakarta.
Benedicta Prihatin Dwi, Riyanti. (2003). Kewirausahaan Dari Sudut Pandang. Psikologi Kepribadian. Jakarta : Grasindo.
Cartwright, Roger. 2003. Pribadi Entrepreneur. Prestasi Pustaka, Jakarta.
Muhi, A.H., 2012. Fenomena Pembangunan Desa. Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jatinangor.
Rhenald, Kasali, 2012, Cracking Entrepreneurs, Inilah Para Crackers Lokal Yang Tak Ada Matinya, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Undang Undang No. 20 Tahun 2008.
Undang Undang No.11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
Undang Undang No.13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.
Wasistiono, S., 2003. Kapita Selekta Manajemen Pemerintahan Daerah. Fokus media, Bandung.

Downloads

Published

2018-12-31

Versions

How to Cite

Pembinaan Kelompok Usaha Bersama Desa Nyogan Menuju Desa Sejahtera Mandiri. (2018). Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 2(2), 152-160. https://doi.org/10.22437/jkam.v2i2.6097

Most read articles by the same author(s)