Introduksi Kambing Peranakan Etawah (PE) dan Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Kambing di Desa Kota Karang Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi

  • Fatati Fatati Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Jambi
  • Ardi Novra Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Jambi
Keywords: Kambing PE, Pupuk Organik

Abstract

Tujuan  kegiatan pengabdian KKN-PPM ini membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi melalui pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan KKN-PPM ini adalah  peningkatan pengetahuan beternak kambing dan pembuatan pupuk organik  dan kreatifitas wirausaha. Digunakan metode pendekatan partisipatif  dengan melibatkan peternak secara langsung.  Berdasarkan hasil seleksi terpilih sebanyak 30 orang mahasiswa sebagai peserta KKN PPM, terdiri dari 15 orang dari Fakultas Peternakan, 8 orang dari Fakultas Pertanian dan 7 orang dari Fakuktas Ekonomi dan Bisnis. Mereka terbagi dalam dua kelompok berdasarkan dusun yang ada di desa Kota Karang, masing-maing dusun mendapatkan 6 ekor ternak kambing yang terdiri dari 4 ekor kambing betina dewasa dan 2 ekor kambing pejantan, serta 1 unit rumah kompos yang terletak di dusun 2. Pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing sudah dilakukan peternak berulang kali setelah pelatihan pe yang dilaksanakan oleh mahasiswa bersama peternak yang  didampingi oleh tim dosen pembimbing lapangan. Upaya pengembangan ternak kambing PE ini mulai menampakkan hasil yang baik, ditandai dengan tingkat kebuntingan kambing betina sebesar 87,5% dan pupuk organik yang sudah dimanfaatkan peternak untuk tanaman ketimun dan cabai. Hasil panen ketimun dengan pupuk organik tidak kalah dengan yang menggunakan pupuk kimia. Hasil panen ketimun dari luas lahan sekitar 1.000 m² sebanyak 2 ton . Sedangkan untuk tanaman cabai masih dalam tahap penanaman.  Berdasarkan evaluasi terhadap seluruh kegiatan pada program kerja KKN-PPM menunjukkan keberhasilan, baik dari pengetahuan maupun penerapan teknologi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Devendra, C dan M.Burns. 1994. Produksi Kambing di Daerah Tropis. Institut Teknologi Bandung, Bandung

Prasetyo, L.H. 1992. Pemikiran dalam Upaya Peningkatan Mutu Genetik Kambing. Prosiding Domba dan Kambing untuk Kesejahteraan Masyarakat. Sarasehan Usaha Ternak Domba dan Kambing Menyongsong Era PJPT II . Ikatan Sarjana Ilmu-Ilmu Peternakan Indonesia. Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia, Cabang Bogor, Bogor : 22 – 25

Setiadi, B, Subandriyo,M, Martawidjaya, D, Priyanto, D. Yulistiani,T, Sartika, B, Tiesnamurti,K, Dwiyanto dan L. Praharani. 2001. Karakteristik Kambing Lokal dan Upaya Mempertahankan Keanekaragaman Sumberdaya Genetik. Kumpulan Hasil – Hasil Penelitian Peternakan APBN Tahun anggaran 1999/2000. Balai Penelitian Ternak . Puslitbang Peternakan, Bogor, halaman : 188 – 214

Sutama, I.K. 1996. Potensi Produktivitas Ternak Kambing di Indonesia. Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Jilid I. Pusat Penelitian dan Pengembangan . Bogor. 35-50
Published
2019-06-21
How to Cite
Fatati, F., & Novra, A. (2019). Introduksi Kambing Peranakan Etawah (PE) dan Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Kambing di Desa Kota Karang Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 3(1), 34-40. https://doi.org/10.22437/jkam.v3i1.7007