Analisis Komponen Penyusun Desain Kegiatan Laboratorium Berbasis Keterampilan Proses Sains Pada Materi Kerja Enzim Katalase

(Analysis of the components Designing Laboratory Activities based on science process skills of the Working of Catalyst Enzyme)

Authors

  • Laurina Sinurat Universitas Pendidikan Indonesia
  • Bambang Supriatno Universitas Pendidikan Indonesia
  • Sri Anggraeni Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22437/bio.v7i3.13028

Abstract

One of the objectives of learning biology is to give students experience in the scientific method which is the demand of the 21st century. This ability is a science process skill that can be obtained in laboratory activities. So that the design of laboratory activities should lead to science process skills. This study aims to analyze the design of laboratory activities to find out: 1) the relevance of competence and content to basic competencies, 2) what competencies or abilities are built in the practicum, 3) tools, materials according to school standards and work procedures are well structured or not. , 4) the knowledge gained whether the focus is on the main thing or not. This study uses a qualitative descriptive method with the ANCOR stages, namely analysis, testing and reconstruction of five designs of laboratory activities on the working material of the catalase enzyme. The results of the study indicate that the lack of competence in science process skills built on the five designs of laboratory activities is proven based on the results of the analysis on the acquisition of knowledge is still lacking. Therefore, knowledge reconstruction needs to be carried out on the design of laboratory activities to improve the quality of laboratory activities in accordance with the demands of basic competencies.

Abstrak. Salah satu tujuan pembelajaran biologi yaitu memberi pengalaman kepada siswa pada metode ilmiah yang merupakan tuntutan abad 21. Kemampuan tersebut merupakan keterampilan proses sains yang bisa didapatkan dalam kegiatan laboratorium. Sehingga desain kegiatan laboratorium sebaiknya mengarah kepada keterampilan proses sains. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kegiatan laboratorium untuk mengetahui : 1) relevansi kompetensi dan konten terhadap kompetensi dasar, 2) kompetensi atau kemampuan yang seperti apa yang dibangun dalam praktikum, 3) alat, bahan sesuai standar sekolah serta prosedur kerja terstruktur dengan baik atau tidak, 4) pengetahuan yang diperoleh apakah fokus kepada hal utama atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan ANCOR yaitu analisis, uji coba dan rekonstruksi lima desain kegiatan laboratorium pada materi kerja enzim katalase. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kompetensi keterampilan proses sains yang dibangun pada kelima desain kegiatan laboratorium dibuktikan berdasar hasil analisis pada perolehan pengetahuan masih kurang. Oleh karena itu rekonstruksi pengetahuan perlu dilakukan pada desain kegiatan laboratorium untuk meningkatkan kualitas kegiatan laboratorium yang sesuai dengan tuntutan kompetensi dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisya, N. S. M., SaefudinSupriatno, B., & Anggraeni, S. (2016). Penerapan Diagram Vee dalam Model Pembelajaran Inquiry Lab dan Group Investigation untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Kuantitatif Siswa Kelas VII pada Materi Pencemaran Lingkungan Application of Vee Diagram Learning Strategy Through Inquiry Lab and Gro. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 112–117.

Alexander, A., Rahayu, H. M., & Kurniawan, A. D. (2018). Pengembangan Penuntun Praktikum Fotosintesis Berbasis Audio Visual Menggunakan Program Camtacia Studio di SMAN 1 Hulu Gurung. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 6(2), 75–82. https://doi.org/10.24815/jpsi.v6i2.12075

Astuti, N. W., Yolida, B., & Sikumbang, D. (2019). Hubungan Praktikum dan Keterampilan Proses Sains Terhadap Hasil Belajar Materi Ekosistem. Jurnal Jurnal Bioterdidik, 7(5), 54.

Elvanisi, A., Hidayat, S., & Fadillah, E. N. (2018). Analisis keterampilan proses sains siswa sekolah menengah atas Skills analysis of science process of high school students. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 4(20), 245–252. https://journal.uny.ac.id/index.php/jipi/article/view/21426/12225

Koirala, K. P. (2019). Effectiveness of Practical Work on Students’ Achievement in Science at Secondary Level in Gorkha District Nepal. Journal of Advances in Education Research, 4(4), 139–147. https://doi.org/10.22606/jaer.2019.44001

Laelasari, I., Sari, N. E., & Nuhaya, N. (2019). Strategi yang Dapat Dikembangkan Dalam Pembelajaran Laboratorium Biologi. Thabiea : Journal of Natural Science Teaching, 2(1), 29. https://doi.org/10.21043/thabiea.v2i1.4815

Laila Puspita. (2019). Pengembangan modul berbasis keterampilan proses sains sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi Module development based on science process skills as teaching materials in biological learning. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 5(1), 79–87.

Mirawati, B., & Royani, I. (2019). Pengembangan LKS Biologi SMA Berbasis Praktikum dengan Model Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 3(2), 88. https://doi.org/10.36312/e-saintika.v3i2.152

Nisa, U. M. (2017). Metode Praktikum untuk Meningkatkan Pemahaman dan Hasil Belajar Siswa Kelas V MI YPPI 1945 Babat pada Materi Zat Tunggal dan Campuran. Journal Biology Education, 14(1), 62–68.

Royani, I., Mirawati, B., & Jannah, H. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Langsung Berbasis Praktikum Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 6(2), 46. https://doi.org/10.33394/j-ps.v6i2.966

Sasanti, M., Hartini, S., & Mahardika, A. I. (2017). Pengembangan LKS Dengan Model IDL Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Di SMAN 5 Banjarmasin. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 5(1), 46. https://doi.org/10.20527/bipf.v5i1.2815

Septaria, K., Dewanti, B. A., & Habibbulloh, M. (2019). Implementasi Metode Pembelajaran Spot Capturing Pada Materi Pemanasan Global untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 7(1), 27. https://doi.org/10.33394/j-ps.v0i0.1379

Downloads

Published

2021-09-25

How to Cite

Sinurat, L., Supriatno, B., & Anggraeni, S. (2021). Analisis Komponen Penyusun Desain Kegiatan Laboratorium Berbasis Keterampilan Proses Sains Pada Materi Kerja Enzim Katalase: (Analysis of the components Designing Laboratory Activities based on science process skills of the Working of Catalyst Enzyme). BIODIK, 7(3), 56-67. https://doi.org/10.22437/bio.v7i3.13028

Most read articles by the same author(s)