Pelaksanaan Hak Tahanan (Tantangan dan Permasalahan)

Authors

  • Monica Dwi Putri Nababan Universitas Jambi, Fakultas Hukum
  • Khabib Nawawi Universitas Jambi, Fakultas Hukum

DOI:

https://doi.org/10.22437/pampas.v1i1.8286

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan hak tahanan dan kendala yang dihadapi Lembaga Pemasyarakatan dalam memberikan hak tahanan. Penelitian ini bersifat yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan hak tahanan masih belum efektif terkait beberapa hak, diantaranya yaitu hak untuk melakukan ibadah yakni terkait melaksanakan tempat ibadah tidak tersedia bagi semua agama yang diakui di Indonesia, kurangnya tenaga medis bagi layanan kesehatan, hak menyampaikan keluhan dimana keluhan tahanan kurang mendapat tanggapan dari petugas lapas dan hak mendapatkan kunjungan yang kurang nyaman serta hak mendapatkan politik. Kendala yang dialami oleh Lembaga Pemasyarakatan dalam memberikan hak tahanan diantaranya: kapasitas berlebih Lembaga Pemasyarakatan, keterbatasan sarana dan prasarana yang mendukung di Lembaga Pemasyarakatan, kurangnya tenaga pengajar pembinaan, tenaga kesehatan dan tenaga bantuan lainnya, kurangnya anggaran dana serta tidak semua tahanan bersedia mengikuti program yang diberikan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan

ABSTRACT

This study aims to discuss the implementation of prisoners' rights and the constraints faced by the Penitentiary in providing prisoners' rights. This research is empirical research. The results showed that the implementation of the right of detainees was still ineffective in relation to several rights, including the right: to conduct worship, namely related to carrying out places of worship not available to all religions, lack of medical personnel for health services, the right to submit complaints where complaints from prisoners did not get a response from prison officers and the right to get uncomfortable visits and the right to get politics. Constraints experienced by Penal Institutions in granting prisoners' rights include: overcrowding capacity of Penitentiaries, limited facilities and infrastructure that support in Penitentiaries, lack of guidance teaching staff, health workers and other aid workers, lack of budget funds and not all prisoners are willing to participate in programs that given by the Penitentiary officer.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-04-23 — Updated on 2021-04-23

Versions

How to Cite

Nababan, M. D. P., & Nawawi, K. (2021). Pelaksanaan Hak Tahanan (Tantangan dan Permasalahan). PAMPAS: Journal of Criminal Law, 1(1), 79-95. https://doi.org/10.22437/pampas.v1i1.8286

Issue

Section

Articles