Author Guidelines

PETUNJUK PENULISAN

PAMPAS: Journal of Criminal Law memublikasikan artikel berupa hasil penelitian atau pengkajian hukum dan ulasan tokoh & pemikiran hukum. Terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Dalam setiap terbitannya, PAMPAS: Journal of Criminal Law memuat tujuh artikel hasil penelitian atau pengkajian hukum dan satu artikel ulasan tokoh & pemikiran hukum.

Petunjuk Penulisan ini dimaksudkan sebagai panduan bagi penulis dalam membuat naskah dan mengirimkannya ke redaksi, sekaligus rujukan bagi penyunting dan mitra bebestari dalam mengevaluasi naskah. Para penstudi hukum (akademisi, peneliti, praktisi, dan aktivis yang peduli terhadap persoalan masyarakat dan hukum) yang bermaksud mengirimkan naskahnya ke PAMPAS: Journal of Criminal Law diharap memedomani petunjuk penulisan ini.

Ketentuan Umum

Naskah merupakan karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan pada media publikasi lainnya, ditunjukkan dengan Surat Pernyataan Kepengarangan (Authorship Statement) yang dikirim bersamaan dengan naskah sebagai berkas (file) terpisah. Silahkan unduh Surat Pernyataan Kepengarangan.

Naskah hasil penelitian atau pengkajian hukum ditulis dalam bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku atau baku, menggunakan format huruf Cambria, ukuran 11, spasi 1,5, kertas A4, margin atas-bawah-kanan-kiri 3 cm, dengan rentang 4.000-8.000 kata. Ketentuan penulisan ini juga berlaku untuk artikel berupa ulasan tokoh & pemikiran hukum.

Artikel Hasil Penelitian atau Pengkajian Hukum

Artikel hasil penelitian atau pengkajian hukum berisi: identitas artikel, abstrak disertai kata kunci, pendahuluan, pembahasan, kesimpulan, dan daftar pustaka.

Identitas artikel berisi judul, nama penulis tanpa gelar disertai institusi tempat berkarya atau tempat menghasilkan atau diperuntukkan artikel tersebut, dan alamat surel.

Abstrak berisi sari tulisan terdiri dari 150-200 kata, ditulis 1 spasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Bagian akhir abstrak disertai kata kunci, yang merupakan sepilihan kata-kata bermakna dalam artikel terdiri dari 3-5 kata.

Pendahuluan berisi uraian yang melatarbelakangi pembahasan dan penulisan, cakupan atau ruang lingkup tulisan, dan, jika diperlukan, metode yang digunakan dalam menganalisa permasalahan. Uraian-uraian tersebut tidak memerlukan sub-bahasan tersendiri, melainkan tergabung dalam bagian Pendahuluan.

Pembahasan berisi data dan analisanya. Judul bagian ini tidak harus ditulis secara khusus Pembahasan, melainkan juga bisa menyesuaikan dengan bahasan artikel. Di dalamnya dapat dibagi ke dalam berbagai sub-bahasan.

Kesimpulan berisi ringkasan pembahasan yang menjawab permasalahan yang melatarbelakangi tulisan.

Daftar pustaka berisi bahan-bahan pustaka yang dikutip dan yang dirujuk dalam penulisan artikel. Sebagian besar bahan pustaka yang dirujuk disarankan berasal dari artikel jurnal yang terkait dengan artikel yang ditulis.

Penulisan Sumber Kutipan

Penulisan sumber kutipan mengikuti gaya Chicago (The Chicago Manual of Style, edisi 17, 2017) dan Turabian (A Manual for Writers, edisi 9, 2018) disesuaikan dengan bahasa Indonesia.

Dalam catatan kaki pertama kali

Satjipto Rahardjo, Hukum dan Perilaku (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2009), hlm. 70.

Bernard L. Tanya, Yoan N. Simanjuntak, dan Markus Y. Hage, Teori Hukum: Strategi Tertib Manusia Lintas Ruang dan Generasi (Yogyakarta: Genta Publishing, cetakan keempat, 2013), hlm. 55.

Daniel S. Lev, Hukum dan Politik di Indonesia, terj. Nirwono dan AE Priyono (Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia, 1990), hlm. 70.

Alfian, “Hubungan Timbal-Balik Antara Hukum dan Politik”, dalam Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia; Kumpulan Karangan, (Jakarta: Gramedia, tanpa tahun), hlm. 10.

Arbi Sanit, “Politik Sebagai Sumber Daya Hukum: Telaah Mengenai Dampak Tingkah-laku Politik Elit dan Massa terhadap Kekuatan Hukum di Indonesia”, dalam Pembangunan Hukum dalam Perspektif Politik Hukum Nasional, ed. Artidjo Alkostar dan M. Sholeh Amin (Jakarta & Yogyakarta: Rajawali & LBH Yogyakarta, 1986), hlm. 40.

  1. Zulfa Aulia, “Politik Hukum Pembentukan UU Paten di Indonesia: Industrialisasi, Liberalisasi, dan Harmonisasi”, Ius Quia Iustum, 22, 2 (2015), hlm. 235.

Ridwan Khairandy, “Iktikad baik dalam Kebebasan Berkontrak: Studi Mengenai Putusan-putusan Pengadilan di Indonesia” (disertasi, Universitas Indonesia, Jakarta, 2013), hlm. 25.

Salahuddin Wahid, “Dinamika Bhineka Tunggal Ika”, harian Kompas, 7/1/2017.

Karlina Supeli, “Ancaman terhadap Ilmu Pengetahuan”, https://indonesiana.tempo.co/read/117282/2017/09/29/indonesiana/ancaman-terhadap-ilmu-pengetahuan-karlina-supelli, diakses 10/10/2017.

Kompas, “Plagiat Tak Ditoleransi”, 21/7/2017.

“Saat Pangeran Antasari Menyerang Tambang Asing”, https://tirto.id/saat-pangeran-antasari-menyerang-tambang-asing-cxUH, 11/10/2017, diakses 11/10/2017.

Dalam catatan kaki kedua dan seterusnya (ditulis dua sampai lima kata dalam judul, tidak memakai ibid, op. cit., loc. cit)

Satjipto Rahardjo, Hukum dan Perilaku, hlm. 72.

Bernard L. Tanya, Yoan N. Simanjuntak, dan Markus Y. Hage, Teori Hukum, hlm. 57.

Daniel S. Lev, Hukum dan Politik, hlm. 80.

Alfian, “Hubungan Hukum dan Politik”, hlm. 20.

Arbi Sanit, Politik Sebagai Sumber Daya Hukum, hlm. 25.

  1. Zulfa Aulia, “Politik Hukum”, hlm. 237.

Ridwan Khairandy, “Iktikad baik dalam Kebebasan Berkontrak”, hlm. 26.

Salahuddin Wahid, “Dinamika Bhineka Tunggal Ika”.

Karlina Supeli, “Ancaman terhadap Ilmu Pengetahuan”.

Kompas, “Plagiat Tak Ditoleransi”.

Tirto.id, “Saat Pangeran Antasari”.

Dalam daftar pustaka

Rahardjo, Satjipto. Hukum dan Perilaku. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2009.

Tanya, Bernard L., Yoan N. Simanjuntak dan Markus Y. Hage. Teori Hukum: Strategi Tertib Manusia Lintas Ruang dan Generasi. Yogyakarta: Genta Publishing, cetakan keempat, 2013.

Lev, Daniel S. Hukum dan Politik di Indonesia. Alih bahasa oleh Nirwono dan AE Priyono. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia, 1990.

Alfian. “Hubungan Timbal-Balik Antara Hukum dan Politik”, dalam Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia; Kumpulan Karangan. Jakarta: Gramedia, tanpa tahun.

Sanit, Arbi. “Politik Sebagai Sumber Daya Hukum: Telaah Mengenai Dampak Tingkah-laku Politik Elit dan Massa terhadap Kekuatan Hukum di Indonesia”. Dalam Pembangunan Hukum dalam Perspektif Politik Hukum Nasional, diedit oleh Artidjo Alkostar dan M. Sholeh Amin. Jakarta & Yogyakarta: Rajawali & LBH Yogyakarta, 1986.

Aulia, M. Zulfa. “Politik Hukum Pembentukan UU Paten di Indonesia: Industrialisasi, Liberalisasi, dan Harmonisasi.” Ius Quia Iustum, 22, 2 (2015): 223-237. doi: 10.20885/iustum.vol.22.iss2.art3

Khairandy, Ridwan. “Iktikad baik dalam Kebebasan Berkontrak: Studi Mengenai Putusan-putusan Pengadilan di Indonesia.” Disertasi, Universitas Indonesia, Jakarta, 2013.

Wahid, Salahuddin. “Dinamika Bhineka Tunggal Ika.” Harian Kompas, 7/1/2017.

Supeli, Karlina. “Ancaman terhadap Ilmu Pengetahuan.” https://indonesiana.tempo.co/read/117282/2017/09/29/indonesiana/ancaman-terhadap-ilmu-pengetahuan-karlina-supelli, diakses 10/10/2017.

Kompas. “Plagiat Tak Ditoleransi”. 21/7/2017.

Tirto.id. “Saat Pangeran Antasari Menyerang Tambang Asing”. https://tirto.id/saat-pangeran-antasari-menyerang-tambang-asing-cxUH, 11/10/2017. Diakses 11/10/2017.

Penggunaan Lain Catatan Kaki

Selain untuk menuliskan referensi rujukan, catatan kaki juga dapat digunakan untuk menguraikan definisi dan isi peraturan perundang-undangan, memperjelas uraian dalam paragraf, dan membandingkan suatu norma, pandangan atau pendapat.

Ilustrasi Gambar dan Tabel

Ilustrasi berupa gambar atau tabel dapat digunakan dalam artikel dengan diberi penomoran (gambar 1, tabel 1) dan judul di atasnya (misal: Perkara Merek pada Pengadilan Niaga Jakarta Tahun 2015-2017). Ilustrasi berupa tabel dibuat dengan hanya menggunakan garis horizontal.

Biodata Penulis

Biodata singkat penulis, yang berisi nama, tempat dan tanggal lahir, riwayat pendidikan, riwayat publikasi, dan riwayat aktivitas di bidang hukum, disarankan dikirim bersamaan dengan naskah melalui dokumen (file) terpisah.