Upaya Pengendalian Hama Gudang Sitophilus oryzaeL.Dengan Penggunaan Pestisida Nabati

  • Indriyani Indriyani Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jambi, Kampus Pondok Meja Jl Tribrata Km 11, Jambi, Indonesia
  • Irma Rahmayani Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jambi, Kampus Pondok Meja Jl Tribrata Km 11, Jambi, Indonesia
  • Dian Wulansari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jambi, Kampus Pondok Meja Jl Tribrata Km 11, Jambi, Indonesia

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh campuran serbuk pestisida nabati antara daun pandan wangi, sukun dan jambu biji dalam mengendalikan hama gudang Sitophilus oryzae L. serta untuk mengetahui campuran serbuk pestisida nabati yang paling efektif dalam mengendalikan Siotphilus oryzae L. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan melihat pengaruh dari perlakuan berikut P1 : campuran serbuk daun pandan wangi dan daun sukun, P2 : campuran serbuk daun sukun dan daun jambu biji dan P3 : campuran serbuk daun pandan wangi dan daun jambu biji. Parameter dalam penelitian ini adalah kadar air, uji fitokimia secara kualitatif, persentase penolakan, mortalitas, efikasi serta kecepatan kematian. Hasil penelitian menunjukkan pestisida nabati campuran serbuk daun pandan wangi dan daun sukun, daun sukun dan daun jambu biji serta daun pandan wangi dan daun jambu biji berpengaruh sebagai pengendali hama gudang Sitophilus oryzae L. Pestisida nabati paling efektif dalam mengendalikan hama gudang Sitophilus oryzae L. adalah campuran serbuk daun pandan wangi dan daun sukun dengan nilai kadar air 3,04%, positif mengandung senyawa alkaloid flavonoid, polifenol, dan steroid, persentase penolakan 45%, mortalitas 63,33%, efikasi 63,33%, dan kecepatan kematian 4,3 ekor/2 hari.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-06
How to Cite
Indriyani, I., Rahmayani, I., & Wulansari, D. (2019). Upaya Pengendalian Hama Gudang Sitophilus oryzaeL.Dengan Penggunaan Pestisida Nabati. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ|, 3(2), 126-137. https://doi.org/10.22437/jiituj.v3i2.8196