Multikultural Masyarakat Tanjung Jabung Timur: Membangun Kebersamaan di Tengah Keberagaman Melalui Pelestarian Tradisi

  • Haeran STIE Syariah Al-Mujaddid Tanjung Jabung Timur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi relasi antar etnis serta bentuk tradisi yang ada sebagai sarana perekat antar etnis yang mampu menyatukan dalam bingkai persaudaraan. Penelitian dilatarbelakangi oleh fakta bahwa masyarakat Tanjung Jabung Timur dikenal sebagai masyarakat yang terdiri atas berbagai etnis dengan keanekaragaman tradisi dan keunikannya masing-masing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara serta studi pustaka, selanjutnya data dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur dihuni oleh berbagai suku atau etnis, baik penduduk asli dikenal maupun pendatang. Setiap etnis memiliki adat dan tradisi dengan keanekaragaman dan keunikannya, di antaranya tradisi Ratip Saman Bardah, tradisi mandi Safar, tradisi sedekah bumi, tradisi mutik sumbun, tradisi makan kelung serta tradisi maccérak pãrek. Tradisi-tradisi tersebut menjadi alat pemersatu paling ampuh yang mampu menyatukan berbagai etnis yang ada karena tradisi tidak hanya dilaksanakan oleh etnis yang bersangkutan melainkan etnis lain turut berpartisipasi dan ambil bagian. Tidak ada lagi sekat pembeda karena kesadaran bahwa tradisi yang ada merupakan khasanah budaya bangsa yang perlu dilestarikan dan dijaga kesinambungannya. Prinsip saling menghargai menjadi modal utama dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Kata Kunci: Multikultural; Tanjung Jabung Timur; Tradisi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bahtiar L, Ayub Mursalim, Masburiyah. 2008. Ritual Mandi Safar: Akulturasi Islamdan Tradisi Lokal (Studi Kasus di Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi. Jurnal Kontekstualita. Vol. 24 No. 2 Desember.

Croswell, Jhon W. 2012. Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitave and Qualitative Research. New Jersey: Person Education, Inc.

Ismail, Faisal. 2104. Dinamika Kerukunan Antar Agama Konflik, Rekonsiliasi dan Harmoni. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Http://www.tanjabtimkab.go.id.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur Dalam Angka, 2019.

Lestari, G. 2015. “Bhineka Tunggal Ika: Khasanah Multikultural Indonesia di Tengah Kehidupan SARA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Lindayanti dan Witrianto. 2014. “Harmoni Kehidupan pada Masyarakat Plural: Studi Kasus Intergrasi Sosial Antaretnis di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi”. Jurnal Analisis Sejarahi. Volume 5 No. 1.

Nisar, Samsul. 2005. Sejarah dan Pergolakan Pemikiran Pendidikan Islam, Potret Timur Tengah Era Awal dan Indonesia. Cet. I. Padang: Quantum Teaching.

Pitoyo, Agus Joko dan Triwahyudi, Hari. 2017. “Dinamika Perkembangan Etnis di Indonesia dalam Konteks Persatuan Negara”. Jurnal Populasi. Volume 25 Nomor 1.

Sari, Novita, Tradisi Makan Kelung di Desa Mendahar Ilir Tanjung Jabung Timur, (http://www.imnews.id/category/artikel), diakses tanggal 25 Januari 2020.

Soekanto, Soerjono. 1985. Emile Durkheim: Aturan-Aturan Metode Sosiologis. Jakarta: Rajawali Press.

Sudjiono, A. 2009. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sulasman dan Gumilar, Setia. 2013. Teori-Teori Kebudayaan dari Teori Hingga Aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.

Published
2020-06-16
How to Cite
Haeran. (2020). Multikultural Masyarakat Tanjung Jabung Timur: Membangun Kebersamaan di Tengah Keberagaman Melalui Pelestarian Tradisi. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 4(1), 118-134. https://doi.org/10.22437/titian.v4i1.9533
Section
Articles