PENGARUH FAKTOR STATUS SOSIOEKONOMI TERHADAP PEMILIHAN PENANGANAN PASIEN PATAH TULANG TERTUTUP KOMPLIT DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI

  • Oky Firmansyah
  • Humaryanto Humaryanto

Abstract

ABSTRACT

Background: Fractures are loss of continuity of bone structure, not only cracks or separation of the cortex, fractures often result in complete damage and separate bone fragments. In the case of closed complete fracture, cultural and economic are still the main reason for patients to refuse medical treatment. Because of that matters, people are still reluctant to go to the hospital and prefer alternative therapy. 

Research objective: The purpose of this study was to determine the relationship between treatment selection of closed complete fracture based on the condition of the socio-economic status of the patient in Raden Mattaher Hospital Jambi since June 2019 until July 2019.

Method: The study was conducted retrospectively from medical record data of patients who experienced closed complete fracture during the period of June 2018 to June 2019. The sampling method is using a Non-Probability sampling with purposive sampling technique, and later the data was processed descriptively which included the patient's socioeconomic status.

Results: From the results of the research 125 patients were found with cases of closed complete fracture, as many as 91 (72.8%) are men with productive age who came from various fields of work. The location that is often affected is femur bone as many as 37 patients (29.6%). We found that 48 patients (38.4%) prefer alternative therapy and 26 of them (54,17%) are from the Class III treatment room, 13 patients (27.08%) are from the Class II treatment room, and class I treatment room as many as 9 patients (18.75%).

Conclusion: This shows the lower the treatment class, the higher the patient chooses alternative therapy. This study showed that sosio-economic status is still related to the therapy selection.

Keywords: closed complete fracture, socioeconomic, therapy selection

 

ABSTRAK

Latar Belakang: Fraktur adalah hilangnya kontinuitas struktur tulang, tidak hanya keretakan atau terpisahnya korteks, fraktur sering mengakibatkan kerusakan yang komplit dan fragmen tulang terpisah. Pada kasus fraktur tertutup komplit, budaya serta ekonomi terbatas masih menjadi alasan utama pasien untuk menolak tindakan medis. Sehingga masyarakat masih enggan untuk berobat ke Rumah Sakit dan lebih memilih untuk pengobatan alternatif.

Tujuan penelitian:  ini adalah untuk mengetahui hubungan pemilihan terapi pada kasus closed complete fracture dengan status sosial ekonomi untuk melakukan pemilihan terapi di RSUD Raden Mataher Jambi. Metode: Penelitian dilakukan secara retrospektif yang diambil dari data rekam medis pasien yang mengalami fraktur tertutup komplit dalam kurun waktu Juni 2018 sampai Juni 2019. Cara pengambilan sampel penelitian menggunakan Non-Probability sampling dengan teknik purposive sampling kemudian data diolah secara deskriptif yang meliputi status sosioekonomi pasien.

Hasil: Dari hasil penelitian ditemukan sebanyak 125 pasien kasus fraktur tertutup komplit dengan komposisi terjadi pada laki-laki sebanyak 91 pasien (72.8%) dan terjadi pada usia produktif yang berasal dari berbagai macam bidang pekerjaan. Kasus terbanyak adalah fraktur femur sebanyak 37 pasien (29.6%), 48 pasien (38.4%) lebih memilih terapi alternatif dan 26 pasien (54.17%) diantaranya berasal dari ruang perawatan kelas III, dari ruang perawatan kelas II sebanyak 13 pasien (27.08%), serta dari ruang perawatan kelas I sebanyak 9 pasien (18.75%).

Kesimpulan dan saran: Semakin rendah ruang kelas perawatan semakin tinggi untuk pasien memilih terapi alternatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status sosioekonomi pasien terhadap pemilihan terapi pasien.

Kata kunci: fraktur tertutup komplit, sosial ekonomi, pemilihan terapi

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-11-01
How to Cite
Firmansyah , O., & Humaryanto, H. (2019). PENGARUH FAKTOR STATUS SOSIOEKONOMI TERHADAP PEMILIHAN PENANGANAN PASIEN PATAH TULANG TERTUTUP KOMPLIT DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI. JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan", 7(2), 215-224. https://doi.org/10.22437/jmj.v7i2.8031