FILOSOFI DAN AKTUALISASI SELOKO ADAT DI BUMI TANAH PILIH PUSAKO BETUAH KOTA JAMBI

  • Supian Ramli Universitas Jambi
Keywords: Filosofi, Aktualisasi, Seloko Adat, Budaya, Melayu

Abstract

Seloko Adat merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dari tradisi, adat dan budaya melayu Jambi. Setiap kegiatan atau upacara adat, utamanya dalam prosesi dan rangkaian kegiatan pernikahan hingga acara walimat al-‘ursy, Seloko Adat senantiasa diperdengarkan kepada masyarakat, sebagai “bumbu” dan “hiasan” kegiatan syara’ dan syar’iyyah. Bagi sebagian masyarakat, kegiatan upacara adat dan Seloko Adat hanyalah merupakan ucapan dan kegiatan formalitas, padahal sesungguhnya upacara dan Seloko Adat merupakan kalimat atau kegiatan yang kaya makna, kaya filosofi, serta kaya nilai-nilai religius yang dapat menjadi pedoman untuk diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Dewasa ini upacara dan Seloko Adat semakin digalakkan, bahkan di bumi Tanah Pilih Pusako Betuah Kota Jambi, kegiatan tersebut menjadi himbauan Pemerintah Kota Jambi, sehingga upaya tersebut harus pula diiringi dengan pembukuan atau penulisan Seloko Adat tersebut, pemahaman makna filosofi dari Seloko Adat serta aktualisasinya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Penelitian ini berupaya membukukan Seloko Adat, aspek-aspek penting dari Seloko Adat, mengungkapkan makna filosofi Seloko Adat hingga bagaimana aktualisasinya bagi masyarakat Melayu, khususnya di Kota Jambi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajif Rosidi, Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia, (Jakarta: Binacipta, 1969)
Amilda, “Menjadi Melayu yang Islam: Politik Identitas Orang Rimba dalam Menghadapi Dominasi Negara dan Etnis Mayoritas”, dalam Jurnal Budaya “Seloko” Vol. 1 No. 2 Tahun 2012, 259-282.
Ayub Mursalin, “Sejarah dan Struktur Undang-undang Kesultanan Jambi”, dalam Jurnal Budaya “Seloko” Vol. 1, No. 2 tahun 2012 hal. 283-316.
Edi Sedyawati, Budaya Indoensia: Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007)
H. Kemas Arsyad Somad, SH., MH, Mengenal Adat Jambi dalam Perspektif Modern, (Jambi: Dinas Pendidikan Prov. Jambi, 2002)
Hasan Basri Agus (HBA), Sambutan, dalam Dr. Lindayanti dkk, Jambi dalam Sejarah 1500-1942, (Jambi : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, 2013)
Harian Pagi Tribun Jambi, Sabtu 23 Agustus 2014.
http://norhayatikarim.blogspot.com/p/asal-usul-bangsa-melayu.html
http://kumpulansiswazahguru.blogspot.com/2011/12/asal-usul-bangsa-melayu.html.
Kuntjaraningrat, Nilai Budaya Dalam Kehidupan Pesantren di Daerah Situbondo Jawa Timur, (Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1994)
Kuntowijoyo, Budaya dan Masyarakat, (Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 2006)
Lembaga Adat Provinsi Jambi, Pokok-Pokok Adat Pucuk Jambi Sembilan Lurah: Sejarah Adat Jambi Jilid I, (Jambi: Lembaga Adat Provinsi Jambi, 2001)
Lembaga Adat Propinsi Jambi, Dinamika Adat Jambi dalam Era Global, (Jambi: Lembaga Adat Provinsi Jambi, 2003)
Lindayanti dkk, Jambi dalam Sejarah 1500-1942, (Jambi : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, 2013)
Locher-Scholten Elsbeth, Kesultanan Sumatra dan Negara Kolonial: Hubungan Jambi-Batavia (1830-1907) dan Bangkitnya Imperialisme Belanda, terj. Noor Cholis, (Jakarta: Banana dan KITLV Jakarta, 2008)
L.W.C van den Berg, “Oendang-Oendang Djambi” dalam Rechtsbonnen van Zuid-Sumatra, (Leiden: Martinus Nijhoff, 1894)
Margono,S, Metodologi Penelitian Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 2003 )
Moleong, L. J, Metodologi penelitian kualitatif, (Bandung: PT.Remaja Rosda Karya, 2002)
Nasution, Metodologi Penelitian Naturalistik Kualitatif, (Bandung :Tarsito, 2003)
Sanggar Budaya Depati Setio dan Lembaga Adat Melayu Tanah Pilih Pusako Beruah Kota Jambi, Buku Panduan Tentang Tatacara Perkawinan Adat Melayu Jambi, ((Jambi: Lembaga Adat Kota Jambi, 2017)
Suprayogo, ImamTobroni, M, Metodologi penelitian sosial agama, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2003)
Published
2018-06-30
How to Cite
Ramli, S. (2018). FILOSOFI DAN AKTUALISASI SELOKO ADAT DI BUMI TANAH PILIH PUSAKO BETUAH KOTA JAMBI. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 2(1), 1 - 28. https://doi.org/10.22437/titian.v2i1.5213
Section
Articles