PROMOSI LAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN DI KELURAHAN KAMPUNG BUGIS, KOTA TANJUNGPINANG

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22437/jssm.v7i2.43082

Keywords:

socialization, Knowledge, Environmental Health

Abstract

Environment-based diseases contribute to high morbidity and mortality rates in Indonesia. Based on data from the Riau Islands Province Health Profile in 2022, several environment-based diseases that are still a health problem include malaria, tuberculosis, and pneumonia. The purpose of this community service activity is to socialize environmental health services in the working area of Puskesmas Kampung Bugis, especially in RT 03 RW 01 to increase community access to environmental health services so as to reduce the number of cases of environment-based diseases. The method in this community service is carried out by increasing knowledge through the installation of standing banners which are also used as promotional media and direct socialization to the community in RT 03 RW 01 Kelurahan Kampung Bugis with power point media (PPT). The results from the pre-test of 18 participants showed that the community's knowledge level was poor in 11.11% of cases and good in 88.91%. The post-test results after socialization showed an increase in knowledge, with 100% of participants having good knowledge. Based on the results of the Wilcoxon test, it is known that there is a difference in the average knowledge scores between the pre and post tests (p=0.008). The activity went well and there was an increase in knowledge from the community regarding environmental health services

References

1. Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau. Profil Kesehatan Kepulauan Riau 2022. Tanjungpinang; 2023.

2. Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan. Indonesia; 2024 p. 1–130.

3. Arfan I, Diono L, Sumarto TE, Yuniarsih L, Idris M, Subardi, et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui “Program Jamban Sehat” Untuk Peningkatan Kesehatan Lingkungan. J Abdimas Indones. 2021;1(3):89–95.

4. Agustin NA, Syiam N. Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas. Higeia J Public Heal Res Dev. 2020;4(2):267–79.

5. Ahyanti M. Sanitasi Pemukiman Pada Masyarakat Dengan Riwayat Penyakit Berbasis Lingkungan. J Kesehat Poltekkes Tanjungkarang [Internet]. 2020;11(1):Hal. 44-50. Available from: https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/67718764/1092-libre.pdf?1624425951=&response-content-disposition=inline%3B+filename%3DSanitasi_Pemukiman_pada_Masyarakat_denga.pdf&Expires=1713333655&Signature=MWkB8pCT5CRKkEGDYRvKjJmLNMVHWUBnXmvlVuy5a-JwB3TR8zdc6TWwY

6. Ganus E, Yohanan A, Wahyuni ID. Evaluasi Program Klinik Sanitasi Terhadap Penyakit Berbasis Lingkungan Di Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Media Husada J Environ Heal. 2021;1(1):44–57.

7. Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas. Indonesia; 2015.

8. Ramdhan J, Pradiptyo A. Pendampingan Program Klinik Sanitasi Puskesmas Tambak Asri Tahun 2022. J Pengabdi Kpd Masy. 2022;1(1).

9. Eva Oktavidiati. Pelaksanaan Klinik Sanitasi Lingkungan Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu. J Ilm Avicenna. 2022;17(3):196–211.

10. Pitriyanti L, Daswito R. Tantangan Program Klinik Sanitasi di Era Society 5.0. J Ilmu Dan Teknol Kesehat Terpadu. 2024;4(1):1–5.

11. Siregar PA, Harahap RA, Aidha Zu. Promosi Kesehatan Lanjutan Dalam Teori Dan Aplikasi. Jakarta: Prenadamedia Group; 2020. 286 p.

12. Fahri S. Bahan Ajar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Deepublish Publisher; 2021.

13. Mualfah D, Rahmadeli S, Mahesa P, Majid SS. Sosialisasi Kebersihan Lingkungan Serta Cara Olah Sampah Bernilai Ekonomis. J Pengabdi Untukmu NegerI. 2023;7(2):221–5.

14. Noya F, Ramadhan K, Tadale DL, Widyani NK. Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Melalui Pelatihan Kader Posyandu Remaja. J Masy Mandiri [Internet]. 2021;5(5):2314–22. Available from: http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/5257

15. Suprapto S, Arda D. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Barombong. J Pengabdi Kesehat Komunitas [Internet]. 2021;01(1):20–31. Available from: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/jpkk/article/view/716/309

16. Sukesi TW, Maurizka IR, Pratiwi RD, Kahar MV, Sari DAP, Indriani NS, et al. Peningkatan Pengetahuan Rumah Sehat Dengan Metode Ceramah Dan Leaflet Di Dusun Modalan. J Pemberdaya Publ Has Pengabdi Kpd Masy. 2020;4(2):183–90.

17. Walyani ES, Purwoastuti TE. Konsep, Teori dan Aplikasi Ilmu Kesehatan Masyarakat Dalam Kebidanan. Yogyakarta: PustakaBaruPress; 2019.

18. Sa’ban LMA, Sadat A, Nazar A. Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Dalam Perbaikan Sanitasi Lingkungan. Din J Pengabdi Kpd Masy. 2021;5(1):10–6.

19. Dekye D, Ongko JS, Phangestu T, Rudianto V. Sosialisasi Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Guna Meningkatkan Kesadaran Terhadap Lingkungan. In: National Conference for Community Service Project (NaCosPro) [Internet]. 2021. p. 635–41. Available from: https://journal.uib.ac.id/index.php/nacospro/article/view/5998

20. Lagiono L, Nuryanto N, Rudijanto H, Maulana MR, Ma’ruf F. Evaluasi Layanan Layanan Kesehatan Lingkungan Sebagai Intervensi Spesifik Untuk Mendukung Akselerasi Penurunan Stunting. J Link. 2023;19(1):34–42.

Downloads

Published

2026-06-30