Pelatihan Dan Pendampingan Santripreuner Berbasis Investasi Syariah Pondok Pesantren Se-Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo

  • Deny Ismanto Program Studi Manajemen FEB-UAD, Indonesia

Abstract

Kegiatan wirausaha para santri sangat berbeda dengan komponen masyarakat lainnya, karena mereka menjadikan agama sebagai landasan kerja. Dengan demikian, wirausahawan santri akan memiliki sifat yang mendorong pribadi-pribadi yang jujur, amanah, kreatif dan handal dalam menjalankan usahanya. Dengan membangun jiwa kewirausahaan mereka dan memberi berbagai bekal ketrampilan, diharapkan pada akhirnya akan terbentuk para wirausahawan muda potensial yang agamis. Artinya santri diharapkan mempunyai pengalaman dan keahlian praktis tertentu yang nantinya dijadikan modal untuk mencari pendapatan hidup ketika keluar dari pesantren. Pelatihan dan pendampingan santripreuner berbasis investasi syariah merupakan salah satu strategi untuk menumbuhkan jiwa wirausaha santri pondok pesantren untuk meningkatkan kesejahteraan. Wirausaha dan investasi syariah yang professional dengan semangat jiwa kewirausahaan Pondok Pesantren Se-Kecamatan Galur, Kulonprogo. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat secara keseluruhan dapat dilihat berdasarkan beberapa komponen. Pertama, target peserta pelatihan sebanyak 25 santri pondok pesantren se-kecamatan Galur, KulonProgo. Dalam pelaksanaan diikuti oleh 22 santri. Kedua, ketercapaian tujuan pelatihan dapat dinilai cukup baik. Dalam waktu 2 bulan 15 orang santri berusaha memahami investasi berbasis syariah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-06-30
How to Cite
Ismanto, D. (2020). Pelatihan Dan Pendampingan Santripreuner Berbasis Investasi Syariah Pondok Pesantren Se-Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(1), 69-72. Retrieved from https://online-journal.unja.ac.id/JKAM/article/view/9819