This is an outdated version published on 2018-04-04. Read the most recent version.





Background: Based on a preliminary survey conducted by researchers at Public Health Center Paal Merah II Jambi City conducted an interview with 3 out of 10 mothers saying that the baby was not immunized DPT II on the grounds for fear of side effects experienced by children after getting immunization is fever. Mother also said that the previous child also not immunized and still healthy until today. As many as 4 out of 10 mothers say that sometimes forget the immunization schedule is caused by being busy with work until night so do not immunize the child for fear of hassle if the night child awake due to fever, and as many as 3 out of 10 mother say that parents (grandmother of baby) do not allow to be immunized on the grounds that immunization can only cause the baby to become ill.

Methods: This research is a descriptive research . The population is all mothers who have babies at Public Health Center Paal Merah II Jambi City 2015, amounting to 481 people. The number of samples amounted to 88 people to prevent the occurrence of drop out at the time of the study then the sample plus 10% so that the whole sample as much as 97 respondents. The study was conducted at Public Health Center Paal Merah II Jambi City in November 2017 and the data were analyzed univariatally..

Results: The result of univariate analysis showed that 22.7% of respondents had low knowledge, 46.4% had medium knowledge, and (30.9%) had high knowledge.

Suggestion: Low knowledge of mother's knowledge about frequency and time of giving basic immunization in baby because mother rarely read and understand result of recording of growth of baby at its contents of KIA book. Suggestion from this research is expected to apply strategy and program of comprehensive basic immunization education activity to baby by considering mother's criteria and knowledge about basic immunization completeness in baby

Keyword:             Knowledge, Completeness, of Baby, Basic Immunization




Latar Belakang  : Berdasarkan survei awal yang dilakukan oleh peneliti di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi dengan melakukan wawancara 3 dari 10 ibu mengatakan bahwa bayinya tidak dilakukan imunisasi DPT II dengan alasan karena takut akan efek samping yang dialami anak setelah mendapatkan imunisasi yaitu demam. Ibu juga mengatakan bahwa anak sebelumnya juga tidak diimunisasi dan masih sehat hingga saat ini. Sebanyak 4 dari 10 ibu mengatakan bahwa kadang-kadang lupa jadwal imunisasi disebabkan oleh karena sibuk dengan pekerjaan hingga malam sehingga tidak mengimunisasikan anak karena takut repot jika malam anak terjaga karena demam, dan sebanyak 3 dari 10 ibu mengatakan bahwa orang tua (nenek dari bayi) tidak mengijinkan untuk diimunisasi dengan alasan bahwa imunisasi hanya dapat meyebabkan bayi menjadi sakit.

Metode  : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif . Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi  di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi tahun 2015 yang berjumlah    481 orang. Jumlah sampel berjumlah 88 orang untuk mencegah terjadinya drop out pada saat penelitian maka sampel ditambah 10% sehingga sampel seluruhnya sebanyak 97 responden. Penelitian dilakukan di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi pada bulan November  2017 dan data dianalisis secara univariat.

Hasil      : Hasil analisis univariat diperoleh gambaran sebanyak (22,7%) responden memiliki pengetahuan rendah, (46,4%) responden memiliki pengetahuan sedang, dan (30,9%) responden memiliki pengetahuan tinggi.

Kesimpulan : Pengetahuan yang masih rendah yaitu pengetahuan ibu tentang frekuensi dan waktu pemberian imunisasi dasar pada bayi dikarenakan ibu jarang membaca dan memahami hasil pencatatan tumbuh kembang bayinya pada isi buku KIA. Saran dari penelitian ini diharapkan dapat menerapkan strategi dan program kegiatan penyuluhan pemberian imunisasi dasar secara lengkap pada bayi dengan mempertimbangkan kriteria dan pengetahuan ibu tentang kelengkapan imunisasi dasar pada bayi.


Kata Kunci                : Pengetahuan, Kelengkapan, Imunisasi Dasar, Bayi


Download data is not yet available.





How to Cite


Most read articles by the same author(s)