Dinamika Tutupan Lahan Di Taman Nasional Kerinci Seblat
Land Cover Dynamics in Kerinci Seblat National Park
DOI:
https://doi.org/10.22437/jurnalsilvatropika.v10i1.47179Keywords:
ethnoecology, google earth engine, kerinci seblat national park, land cover dynamics, random forestAbstract
ABSTRACT
The largest conservation area on the island of Sumatra is Kerinci Seblat National Park (TNKS), which stretches across four provinces: West Sumatra, South Sumatra, Bengkulu, and Jambi. This area experiences various pressures that trigger land cover changes caused by natural and human factors. This study aims to determine land cover changes that occurred between 2013, 2018, and 2023 and to determine the anthropogenic activities that influence these changes. Land cover analysis was conducted using the supervised classification method with the random forest algorithm on the Google Earth Engine platform. Image classification resulted in five classes: water bodies, forests, horticultural land, open land, and shrubs. To identify the factors influencing land cover changes, an ethnoecological approach was used. The classification results were tested using the overall accuracy method, with accuracy values of 88.44% in 2013, 89.94% in 2018, and 85.17% in 2023. The results showed that in the 2013–2018 period there was a decrease in forest cover, water bodies, and shrubs, while horticultural land and open land experienced an increase. In the 2018–2023 period, forest cover and open land decreased, while water bodies, horticulture, and shrubs increased. The dynamics of land cover are influenced by various anthropogenic activities such as forest encroachment, land conversion, illegal mining, historical land ownership, and economic pressures on the community after the Covid-19 pandemic. In addition, natural factors such as floods also influence changes in land cover in the TNKS area. Therefore, increased monitoring and security of the area and strengthening of conservation-based community empowerment are needed.
Keywords: ethnoecology, google earth engine, kerinci seblat national park, land cover dynamics, random forest
ABSTRAK
Kawasan konservasi terluas di Pulau Sumatera adalah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang terbentang di empat provinsi yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi. Kawasan ini mengalami berbagai tekanan yang memicu perubahan tutupan lahan yang disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penutupan lahan yang terjadi pada kurun waktu tahun 2013, 2018 dan 2023 serta mengetahui aktivitas antropogenik yang mempengaruhi perubahan tersebut. Analisis tutupan lahan dilakukan menggunakan metode supervised classification dengan algoritma random forest pada platform Google Earth Engine. Klasifikasi citra menghasilkan 5 kelas yaitu badan air, hutan, lahan hortikultura, lahan terbuka dan semak belukar. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan menggunakan pendekatan etnoekologi. Hasil klasifikasi diuji menggunakan metode overall accuracy, dengan nilai akurasi sebesar 88,44% pada tahun 2013, 89,94% pada tahun 2018, dan 85,17% pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2013–2018 terjadi penurunan tutupan hutan, badan air, dan semak belukar, sementara lahan hortikultura dan lahan terbuka mengalami peningkatan. Pada periode 2018–2023, tutupan hutan dan lahan terbuka menurun, sedangkan badan air, hortikultura, dan semak belukar meningkat. Dinamika tutupan lahan tersebut dipengaruhi oleh berbagai aktivitas antropogenik seperti perambahan hutan, alih fungsi lahan, pertambangan ilegal, historis kepemilikan lahan, serta tekanan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19. Selain itu, faktor alam seperti banjir turut memengaruhi perubahan tutupan lahan di kawasan TNKS. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan dan pengamanan kawasan serta penguatan pemberdayaan masyarakat berbasis konservasi.
Kata kunci: dinamika tutupan lahan, etnoekologi, google earth engine, random forest, taman nasional kerinci seblat
References
Achmad E, Nursanti N, Mora AM. 2016. Perubahan Penutupan Lahan Dan Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Di Kawasan Taman Nasional Berbak Provinsi Jambi. In Prosiding Seminar Nasional Geomatika 2016 "Peran Geospasial Dalam Membingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia, Cibinong, Bogor Indonesia. ISBN 978-602-9439-80-9
Aksomo HTA. 2011. Pendugaan Perubahan Cadangan Karbon Di Hutan Adat Lekuk 50 Tumbi (Lempur), Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Skripsi. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor.
Andini SW, Prasetyo Y, Sukmono, A. 2018. Analisis sebaran vegetasi dengan citra satelit sentinel menggunakan metode NDVI dan segmentasi. Jurnal Geodesi Undip 7(1): 14-24.
Anugerah B, Buana S, Helmi H. 2024. Hutan Lindung Taman Nasional Kerinci Seblat: Bagaimana Kebijakan Pemerintan Dalam Menjaga Kelestariannya? Optimalisasi Kebijakan Pemerintah Untuk Taman Nasional Kerinci Seblat. Mendapo: Journal of Administrative Law 5(3): 241-264.
Artika E, Darmawan A, Hilmanto R. 2019. Perbandingan Metode Maximum Likelihood Clasification (MLC) dan Object Oriented Classification (OOC) dalam Pemetaan Tutupan Mangrove di Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Hutan Tropis 7(3): 267-275.
Bashit N. 2019. Klasifikasi berbasis objek untuk pemetaan penggunaan lahan menggunakan Citra SPOT 5 di Kecamatan Ngaglik. TEKNIK 40 (2): 122-128
Drakel A. 2023. Kajian konservasi lahan terhadap pendapatan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK) 5(1): 9-16.
Fazriyas, Elvia T, Ahyauddin. 2021. Model Analisi Prilaku Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Penyangga Dalam Pemanfaatan Lahan Taman Nasional Kerinci Seblat di Kecamatan Kayu Aro Barat. Jurnal Silva Tropika 5(2):433-437.
Gerihano GKPEI, Simanjuntak SM. 2016. Strategi Pengelolaan Kawasan Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Provinsi Jambi. Jurnal Aplikasi Manajemen 14(1):120-125.
Gunawan H. 2015. Suksesi sekunder hutan terganggu bekas perambahan di Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia 1(7): 1591-1599.
Hairunnisa, Noor M, Sabiruddin, Broer KM. 2018. Edukasi Kesadaran Masyarakat Menjaga Dan Melestarikan Hutan Hujan Tropis Pada Masyarakat Kota Bontang. Metacommunication; Journal of Communication Studies 3(2).
Irawan S, Malau AO. 2016. Analisis persebaran mangrove di Pulau Batam menggunakan teknologi penginderaan jauh. Jurnal integrasi 8(2): 80-87.
Juniyanti L, Purnomo H, Kartodihardjo H, Prasetyo LB. 2021. Understanding the driving forces and actors of land change due to forestry and agricultural practices in sumatra and kalimantan: A systematic review. Land 10(5): 463.
Karyadi H, Pratiwi DI, Danis EH, Suyanto DP, Hendrayadi. 2018. Taman Nasional Kerinci Seblat. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat. Sungai Penuh.
Kesaulija SE, Murdjoko A, Moeljono S. 2020. Analisis perubahan tutupan lahan di Kabupaten Manokwari Selatan. Cassowary 3(2): 141-152.
Krama AV, Qamilah N. 2018 Perilaku Masyarakat Pinggiran Hutan terhadap Taman Nasional Kerinci Seblat di Kecamatan Gunung Tujuh. Kaganga 1(1): 12-24.
Margono BA, Potapov PV, Turubanova S, Stolle F, Hansen MC. 2014. Primary forest cover loss in Indonesia over 2000–2012. Nature Climate Change 4(8): 730-735.
Novianti TC. 2021. Klasifikasi Tutupan Lahan Menggunakan Google Earth Engine. Jurnal Swarnabhumi: Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi 6(1): 75-85.
Nugroho RH, Rini EF, Rahayu MJ. 2023. Analisis perubahan penutup lahan Kabupaten Banyumas menggunakan Citra Satelit Landsat. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif 18(1): 51-66.
Prasetya FA, Wibowo A. 2024. Analisis Spasial-Temporal Perubahan Penggunaan Lahan Akibat Pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri Berbasis Data Google Earth. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi 8(1): 65-74.
Pratama N, Zulfanetti Z, Umiyati E. 2021. Analisis kesejahteraan petani padi di Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci. Jurnal Paradigma Ekonomika 16(4): 705-716.
Putri DR, Sukmono A, Sudarsono B. 2018. Analisis kombinasi citra sentinel-1a dan citra sentinel-2a untuk klasifikasi tutupan lahan (studi kasus: kabupaten demak, jawa tengah). Jurnal geodesi undip 7(2): 85-96.
Rachmah Z, Rengkung MM, Lahamendu, V. 2018. Kesesuaian lahan permukiman di kawasan kaki Gunung Dua Sudara. Spasial 5(1): 118-129.
Raharja IF, Nuriyatman E, Permatasari B. 2018. Kewenangan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat Dalam Penegakan Hukum Terhadap Perambahan Hutan Di Taman Nasional Kerinci Seblat. Jurnal Selat 6(1): 01-18.
Rosister DG. 2014. Technical note: statistika methods for accuracy assessment of classified thematic maps. Departemen of earth system analysis University of Twente. Netherlands. 43p.
Sampurno RM, Thoriq A. 2016. Klasifikasi tutupan lahan menggunakan citra landsat 8 operational land imager (OLI) di Kabupaten Sumedang (land cover classification using landsat 8 operational land imager (OLI) data in Sumedang Regency). Jurnal Teknotan 10(2): 1978-1067.
Septiani R, Citra IPA, Nugraha ASA. 2019. Perbandingan metode supervised classification dan unsupervised classification terhadap penutup lahan di Kabupaten Buleleng. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan Dan Profesi Kegeografian 16(2): 90-96.
Silitonga O, Purnama D, Nofriadiansyah E. 2018. Pemetaan kerapatan vegetasi mangrove di sisi tenggara Pulau Enggano menggunakan data citra satelit. Jurnal Enggano 3(1): 98-111.
Simbiak M. 2016. Tinjauan etnoekologi dan beberapa penelitian di Indonesia. Novae Guinea Jurnal Biologi 7(1): 27-42.
Sugiarto. B. 2018. Perubahan tutupan lahan di taman nasional bukit barisan selatan (studi kasus enclave Kubu Perahu). Skripsi. Universitas lampung. Lampung. 77 hlm.
Ulni AZP. 2017. Karakteristik Fisik Lahan Di Nagari Paru (Rimbo Larangan) Kabupaten Sijunjung. Jurnal Spasial: Penelitian, Terapan Ilmu Geografi, dan Pendidikan Geografi 2(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tegar wirayuda, Rudi Hilmanto, Arief Darmawan, Dian Iswandaru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












