Household Expenditure and Food Security Level in North Bengkulu District
DOI:
https://doi.org/10.22437/jalow.v9i2.50749Keywords:
Food Security, Household Expenditure, North Bengkulu, SUSENAS Data FoodAbstract
Food is a fundamental necessity that significantly influences the quality of human resources and regional stability. Bengkulu Province has experienced fluctuating food security indices, ranking 26th nationally in 2021. This study aims to analyze the levels of household expenditure and food security in North Bengkulu Regency. The research employs a descriptive quantitative approach using secondary data from the 2020 National Socio-Economic Survey (SUSENAS), comprising a sample of 620 households. Food security analysis utilizes the Jonsson and Toole (1991) cross-classification method, combining the Food Expenditure Share (PPP) and Dietary Diversity indicators. The results indicate that the majority of households (55%) fall into the high to very high expenditure categories. Regarding food security status, 55% of households are classified as "Food Secure," 42% as "Food Vulnerable," 2% as "Food Less," and 1% as "Food Insecure." The high proportion of food-vulnerable households (42%) suggests that while dietary diversity is achieved, the proportion of expenditure dedicated to food remains dominant, a condition likely exacerbated by the Covid-19 pandemic during the data period.
References
Achmad, Suryana. 2003. Kapita Selekta Evolusi Pemikiran Kebijakan Ketahanan Pangan. FE UGM
Agbola P. O. 2014. Factors influencing food insecurity among small farmers in Nigeria. African Journal of Agricultural Research
Anas Ahmad, Rudi Wibowo, Yuli Haryati.2008. Analisis Dinamika Ketahanan Pangan di Kabupaten Jember. Jurnal Ilmiah J-SEP 2:2
Arida Agustina, Sofyan, dan Keumala Fadhela. 2015. Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan dan Konsumsi Energi (Studi Kasus Pada Rumah Tangga Petani Peserta Program Desa Mandiri Pangan di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar). Agrisep 6:1.
Azwar. 2004. Aspek Kesehatan dan Gizi dalam Ketahanan Pangan. Di dalam: Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VIII. Jakarta: LIPI
Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian RI.2021. Indeks Ketahanan Pangan 2021.
Badan Pusat Statistik. 2020. Survei Sosial Ekonomi Nasional. Bengkulu
Damayanti Vizia Lukri, Rifki Khoirudin. 2016. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani ( Studi Kasus : Desa Timbulharjo, Sewun, Bantul). Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan 17: 89-96
FAO. 1997. Kriteria dan konsep ketahanan pangan. Food Agriculture Organisation.
Fathonah TY, dan Prasdojo N.W. 2011.Tingkat Ketahanan Pangan pada Rummah Tangga Yang Dikepalai Pria dan Rumah Tangga Yang Dikepalai Wanita. Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia 05: 2
Firdaus Maulana, Cornelia Mirwantini Witomo. 2015. Analisis Tingkat Kesejahteraan Dan Ketimpangan Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Pelagis Besar di Sendang Biru, Jawa Timur. Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
Handayani, Sri. 1994. Pangan dan Gizi. Sebelas Maret University Press. Jakarta
Hildawati I. 2008. Analisis Akses Pangan serta Pengaruhnya Terhadap Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Pada Keluarga Nelayan.. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Indaryanti Yoyoh. 2003. Analisis Strategi ketahanan Pangan Komunitas Petani. IPB
Johshon, U and D, Toole. 1991. Household Food Security and Nutrition. A Conceptual Analysis New York. United Nations Childrens Fund.
Kartika TWW. 2005. Analisis Coping Strategy dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani di Desa Majasih Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu.. Departemen Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian,Institut Pertanian Bogor.
Lutviana, E. & Budiono, I. 2010. Prevalensi dan Determinan Kejadian Gizi Kurang pada Balita. Jurnal KEMAS 5:138-144
Maxwel, S, et al. 2000. Household Food Security : A Conceptual Review. International Food Policy Research Security.
Maxwell, S & R. Frankenberger. 1992. Household Food Security Concept Indicators, Measurement, A Technical Review. International Fund for Agricultural Development-United Stations Children Fund. Rome.
Mun’im. 2012. Analisis Faktor Keesediaan, Akses dan Penyerapan Pangan Terhadap Ketahanan Pangan di Kabupaten Surplus Pangan. Direktortat Neraca Produksi, Badan Statistik. Jurnal Agro Ekonomi 30:1
Oxfam. 2001. The Impact of Rice Trade Liberization on Food Security in Indonesia. A study conducted for Oxfam – Great Britain.
Pahlevi, A.E. 2012. Determinan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal KEMAS 7:122-126
Perdana, Fachruddin dan Hardinsyah. 2013. Analisis Jenis, Jumlah dan Mutu Gizi Konsumsi Sarapan Anak Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan. Fakultas Ekologi Manusia IPB. Bogor. 8: 39-46.
Rachmaningsiha Triana, D. S. Priyarsonoa. 2012. Ketahanan Pangan di Kawasan Timur Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 13 : 1-18
Rahayu, Dewi. 2007. Analisis Program Pemberdayaan Masyarakat PT Riau Andalan Pulp And Paper Dalam Kaitannya dengan Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Rumahtangga. Institut Pertanian Bogor.
Rasmiati Henny, Djaimi Bakce, Shorea Khaswarina. 2016. The Determinan Factors of Participant Household Food Security Level The Village Food Resilience in Riau Province. Universitas Riau
Riduwan. 2005. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta..
Rivani. 2012. Penentuan Dimensi Serta Indikator Ketahanan Pangan di Indonesia. Pusat Kajian Pengolahan Data dan Informasi Sekretariat Jendral DPR RI. Widyariset 15:1.
Rokhana, N. A. 2005. Hubungan Antara Pendapatan Keluarga dan Pola Asuh Dizi dengan Status Gizi Anak Balita di Betokan Demak. Universitas Negeri Semarang
Saliem, H.P., Purwoto, A., Hardono, G.S., Purwantini, T.B., Supriyatna, Y., Marisa, Y. dan Waluyo (2005). Manajemen Ketahanan Pangan Era Otonomi Daerah dan Perum Bulog. PSEKP-Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. Jakarta.
Sawit, H dan M. Ariani.1997. Konsep dan Kebijakan Ketahanan Pangan. Makalah Perbandingan pada Pra-WKNPG VI, Bulog. Jakarta
Smith, Lisa C and Ali Subandoro.2007. Measuring Food Security Using Houshold Expenditure Surveys. International Food Policy Research Institute. Washington D.C
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Suhardjo, Hardinsyah, Riyadi. 1988. Survei Konsumsi Pangan. Bogor: IPB Press.
Sukiyono, Ketut, Indra Cahyadinata, dan Sriyoto. 2008. Status Wanita dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Nelayan dan Petani Padi di Kabupaten Muko-muko Provinsi Bengkulu. Jurnal Agro Ekonomi 26:191-207.
Supariasa I, Dewa Nyoman, Bakri B, Fajar I. 2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta : Buku Kedokteran EGC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rolinly Wakarandi, Alvira Dewi Arborea, Maranggi Aulia; Rahmat Sudarma; Reflis Reflis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








