INOVASI SABUN ANTISEPTIK BERBAHAN AKTIF ESSENTIAL OIL DARI LIMBAH DAUN KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII)
DOI:
https://doi.org/10.22437/ijps.v7i2.49437Kata Kunci:
Cinnamomum burmanni, minyak atsiri, sabun antiseptik, antibakteri, Staphylococcus aureusAbstrak
Penelitian ini mengembangkan sabun antiseptikpadat berbahan aktif minyak atsiri daun kayu manis (Cinnamomum burmannii) sebagai pemanfaatan limbahdaun berpotensi antibakteri alami. Minyak atsiri diperoleh melalui destilasi uap dan diuji sesuai SNI. Sabun diformulasikan dalam empat variasi (F0–F3) dengan konsentrasi minyak atsiri 0–4%. Evaluasi meliputi uji fisik, pH, kadar air, tinggi busa, uji hedonik, dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Hasil menunjukkan minyak atsiri memenuhi sebagian besar standar SNI dan mengandung sinamaldehida serta eugenol sebagai senyawa antibakteri. Formula F2 (3,5%) menunjukkan daya hambat tertinggi (22,21 mm, kategori sangat kuat) dan paling disukai panelis. Kesimpulannya, sabun antiseptik padat berbasis minyak atsiri daun kayu manis efektif sebagai antibakteri alami dan berpotensi dikembangkan sebagai produk antiseptik yang aman dan disukai konsumen.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ria Herawati, Rayhanna Nur Indah, M. Apdhol, Muhammad Al- Rafi, Uce Lestari, Maimum, Elisma

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
