Expert Validation: Development of an Ethnoscience-Based E-Module to Improve Students' Critical Thinking Skills and Environmental Awareness
Keywords:
E-module, Ethnoscience, RND, living things and their environment.Abstract
This study aims to develop an ethnoscience-based e-module on the subject of Living Things and Their Environment to improve critical thinking skills and environmental awareness of junior high school students. The background of this study is based on the weaknesses of conventional learning which is still teacher-centered, abstract, and does not integrate local cultural values thus hampering active student involvement and their understanding of environmental issues. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The subjects were junior high school students in Pekanbaru City. The instruments used included a validity questionnaire from media & technology experts, material & pedagogical experts, linguists, and ethnoscience experts; as well as a questionnaire on teacher practicality and student practicality. The results of validation by media, language, material, and ethnoscience experts showed that the e-module had a very good validity level with an average of 88.25%, as well as a very good practicality value with an average of 85%. Thus, this ethnoscience- based e-module is declared feasible, practical, and effective as a contextual learning medium that integrates scientific concepts with local wisdom and supports 21st-century learning
References
Andarini, T., & Riefani, M. K. (2020). Pengembangan bahan ajar IPA berbasis etnosains untuk meningkatkan literasi sains. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(2), 253–262.
Anafi, Khoirul, Wiryokusumo, Iskandar, & Leksono, Ibut Priono. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Model ADDIE menggunakan Software Unity 3D. Jurnal Education and Development, 9(4), 433–438.
Apriliana, R., & Hendrarini, T. (2022). Pengembangan e-modul berbasis etnosains untuk meningkatkan literasi sains. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(2), 120–130.
Dewi, N., dkk. (2020). Efektivitas model e-learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 7(1), 35–44.
Diansah, H., dkk. (2020). Pengembangan e-modul interaktif berbasis multimedia. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, 5(3), 45–55.
Franstito, Nadiva Ade, & Suryanti. (2025). Pengembangan E-Modul berbasis Etnosains Legenda Menak Sopal untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JPPGSD), 13(1), 1–15.
Hew, K., & Brush, T. (2006). Integrating technology into K-12 teaching and learning: Current knowledge gaps and recommendations for future research. Educational Technology Research and Development, 55, 223–252. https://doi.org/10.1007/s11423-006-9022-5
Hidayat, A., dkk. (2021). Implementasi model ADDIE dalam pengembangan media pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Informasi, 6(2), 78–87.
Izzania, Rahma Annisa, Sumarni, Woro, & Harjono. (2024). Pengembangan E-Modul Ajar Kimia Hijau Bermuatan Etno-STEM Berbasis Guided Inquiry untuk Membekali Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 18(1).
Khairunnisa, & Sukmawarti. (2022). Pengembangan Instrumen Penilaian Berbantuan Powerpoint Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SD. Journal Ability : Journal of Education and Social Analysis, 3(2), 20– 29.
Kristiyaningsih, Nanda, & Febrianti, Olivia Halisa. (2024). Penggunaan e-modul berbasis etnosains untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Seminar Nasional IPA XIV, 356–366.
Martinar, A. Z., & Mintohari, M. (2025). Pengembangan e-modul berbasis etnosains pada materi energi dan perubahannya. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 13(4), 4022-4031.
Mohiuddin, M., Al Mamun, A., Syed, F. A., Masud, M. M., & Su, Z. (2018). Environmental awareness and behavior of students: An empirical study. Sustainability, 10(7), 2407.
Rahmawati, R., dkk. (2023). Integrasi etnosains dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan literasi budaya dan sains siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains, 12(2), 88–96.
Rizki Pernanda Putra, H. S. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Penyajian Data Berbasis Pendidikan Karakter di Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 3(2), 264–270.
Salas-Rueda, R. A., et al. (2021). Interactive digital modules for science education. Journal of Technology and Science Education, 11(1), 45–56.
Sari, N. P., & Wilujeng, I. (2023). Pembelajaran berbasis etnosains untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(1), 15–25.
Sietal, A. (2016). Integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum sekolah. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 5(2), 110–120.
Siregar, A. D., & Harahap, L. K. (2020). Pengembangan e-modul berbasis project based learning terintegrasi media komputasi hyperchem pada materi bentuk molekul. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 10(01), 1925–1931
Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta.
Syahputri, Cindy Eka, Hadi, Wiwin Puspita, Yuniasti, Ana, & Wulandari, Retno. (2025). Pengembangan Modul Ipa berbasis Etnosains Pembuatan Ikan Asap pada Materi Zat dan Perubahannya. Jurnal Natural Science Educational, 8(1), 93–101.
Syaifullah, M., & Sumbawati, M. S. (2017). Pengembangan E-Modul berbantuan Simulator sebagai Media Pembelajaran Pemrogaman WEB kelas X Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Surabaya. Jurnal IT- EDU, 02(2), 16–25.
Syehma, R. (2016). Analisis hambatan pembelajaran konvensional di sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(2), 55–62.
Ulfa, H., Yanti, I. R., & Anaperta, M. (2023). Pengembangan E-LKPD berbasis Inkuiri Terbimbing berbantuan Media Phet Simulation Android untuk Peserta Didik kelas XII IPA SMAn 1 Lembah Melintang. Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran Fisika, 10(2), 188–196.
Umam, A., dkk. (2020). Keterampilan abad 21 dalam pendidikan sains. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(1), 34–45.
Utari, R., Nugroho, A., & Handayani, S. (2024). Pengaruh media berbasis etnosains terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan dan Sains, 12(1), 34–45.
Wati, L., dkk. (2021). Pengembangan bahan ajar berbasis etnosains dalam pembelajaran IPA. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 7(1), 77–86.
Widyastuti, E., & Susiana. 2019. Using the ADDIE model to develop learning material for actuarial mathematics. Journal of Physics: Conference Series, 1188(1), 0–8.
Wulandari, Suci Indah, Pamelasari, Stephani Diah, & Hardianti, Risa Dwita. (2023). Penggunaan E- Modul Berbasis Etnosains Materi Zat dan Perubahannya dalam Usaha Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP. Seminar Nasional IPA XIII, 103–113.
Zaputra, R., Festiyed, F., Adha, Y., & Yerimadesi, Y. (2021). Meta-Analisis: Validitas Dan Praktikalitas Modul Ipa Berbasis Saintifik. Bio-Lectura, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.31849/bl.v8i1.6039
Zubaidah, S. (2018). Keterampilan abad 21: Keterampilan yang diajarkan melalui pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(1), 17–28.
Zuhriyah, A. (2021). Pendidikan lingkungan berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 10(3), 100–110.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dian Purnomo, Yovita Yovita, Pizaini Pizaini, Mery Berlian, Musa Tahir, Rian Vebrianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














