Pengaruh Perubahan Konfigurasi Elektrode Batang Tunggal Dengan Penambahan Campuran Gypsum dan Arang Terhadap Tahanan Pentanahan

Authors

  • Deni Jamalludin Teknik Elektro Universitas Jambi
  • Haerul Pathoni Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Indonesia
  • Abdul Manab Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22437/jurnalengineering.v3i1.11655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan elektrode batang tunggal berdiameter berbeda, dengan konfigurasi penanaman secara vertikal dan horizontal serta ditambahkan campuran gypsum (G) dan arang (A) sebagai soil treatment. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan pengukuran langsung. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil untuk diameter elektrode 12 mm baik penanaman secara vertikal maupun horizontal, semakin besar perbandingan campuran gypsum dan arang yang digunakan dan semakin lama penanamannya akan mempengaruhi penurunan nilai tahanan. Dari hasil pengukuran tersebut dengan merubah konfigurasi penanaman elektrode batang dapat menurunkan nilai tahanan pentanahan sebesar 20%. Sedangkan untuk elektrode diameter 16 mm sama halnya dengan elektrode 12 mm, namun dengan merubah diameter elektrode menjadi lebih besar maka nilai tahanan pentanahan akan semakin turun, hal ini sesuai dengan nilai tahanan yang didapatkan dari pengukuran yang dilakukan secara langsung dilapangan. Dan merubah konfigurasi penanamannya dari vertikal ke horizontal dapat menurunkan nilai tahanan sebesar 13%. Dengan tambahan campuran gypsum dan arang yang bervariasi dan mengubah diameter elektrode batang tunggal 12 mm menjadi 16 mm dapat menurunkan nilai tahanan pentanahan sebesar 12%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

80-2000, IEEE Std. (2000). IEEE guide for safety in AC Substation Grounding. IEEE Power Engineering Society.

Abidin, Z., & Ghufron, A. (2005). Analisa Perbaikan Sistem Pentanahan Instalasi Listrik di Tanah Kapur dan Padas Menggunakan Metode Sigarang (Sistem Grounding Arang dan Garam). Jurnal Teknik Elektro, ISSN 2502-0986, 1-5.

IEEE Std. (2007). IEEE Recommended Practice for Grounding of Industrial and Commercial Power Systems. IEEE Industry Applications Society: Institute of Electrical and Electronics Engineers, Inc.

Muliansyah, D. (2016). Pengaruh suhu dan jenis tanah terhadap nilai tahanan pentanahan di Universitas Bangka Belitung. Kepulauan Bangka Belitung: Universitas Bangka Belitung.

PUIL, 2. (2000). Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000). Jakarta: Yayasan PUIL.

Whitaker. (1952). Safety Aspects of Grounding Portable Equipment. IEEE Journal, 897.

Downloads

Published

2021-01-29

How to Cite

Deni Jamalludin, Pathoni, H. ., & Manab, A. . (2021). Pengaruh Perubahan Konfigurasi Elektrode Batang Tunggal Dengan Penambahan Campuran Gypsum dan Arang Terhadap Tahanan Pentanahan . Jurnal Engineering, 3(1), 1-12. https://doi.org/10.22437/jurnalengineering.v3i1.11655