Penerapan Financial Literacy Dalam Pengelolaan Keuangan Siswa

  • Liza Virdinarti Putra Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Hukum, Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia
  • Ika Silfiana Arifatul Khoiriyah Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Hukum, Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia
  • Rian Sacipto Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Hukum, Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia

Abstract

Usia tidak menentukan apakah dapat berinvestasi ataupun tidak. Sebagian besar pelajar belum ada yang mengalokasikan sebagian uangnya untuk ditabung atau diinvestasikan.  Mereka masih menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan pokok, keinginan, dan kebutuhan saat ini saja. Padahal mereka dalam pembelajaran telah diberikan ilmu mengenai cara berinvestasi. Penanaman nilai – nilai literasi keuangan sedini mungkin akan sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan pengetahuan tentang literasi keuangan dan juga tingkat  kesejahteraan di masa yang akan datang. Metode yang digunakan adalah metode partisipasi aktif melalui tahapan : 1) sosialisasi program; 2) penyampaian materi; 3) pelatihan; 4) pemanfaatan produk; dan 4) monitoring dan evaluasi (monev). Luaran dan target yang akan dicapai adalah artikel yang dijurnalkan ke jurnal nasional dan artikel yang dipublikasikan melalui media massa elektronik. Hasil pelaksanaan PkM SMK Kanisius Kabupaten Semarang mampu meningkatkan pemahaman financial literacy sebanyak 26% (semula 65% menjadi 90%); kemampuan menghasilkan produk fungsional 39% (semula 58% menjadi 97%); dan kemampuan menggunakan produk meningkat 29% (semula 65% menjadi 94%).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-06-30
How to Cite
Putra, L. V., Khoiriyah, I. S. A., & Sacipto, R. (2020). Penerapan Financial Literacy Dalam Pengelolaan Keuangan Siswa. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(1), 132-135. Retrieved from https://online-journal.unja.ac.id/JKAM/article/view/9830