This is an outdated version published on 2019-12-31. Read the most recent version.

Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Hemodinamik Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22437/jkam.v3i2.8464

Keywords:

Hemodialisa, hemodinamik, kecemasan

Abstract

Latar Belakang : Pasien hemodialisis seringkali mengalami kecemasan. Kecemasan ini apabila tidak diatasi akan mempengaruhi aspek fisiologis dan hemodinamik yang dikhawatirkan akan menimbulkan komplikasi yaitu dialysis disequilibrium syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan  tingkat  kecemasan  dengan  kondisi  hemodinamik  pasien  gagal  ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisa. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 responden. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan regresi linier sederhana. Hasil : Hasil penelitian didapat tingkat kecemasan hanya berhubungan dengan Mean Arterial Pressure (MAP) sebelum hemodialisis dengan nilai signifikan 0.023 dan sesudah hemodialisis didapatkan nilai signifikan 0.026. Sedangkan nadi dan respirasi rate tidak terdapat hubungan dengan nilai signifikan >0.05. Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan Mean Arterial Pressure (MAP) pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisa di ruang Hemodialisa RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2018.

Downloads

Published

2019-12-31

Versions

How to Cite

Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Hemodinamik Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa. (2019). Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 3(2), 100-111. https://doi.org/10.22437/jkam.v3i2.8464