UJI TOKSISITAS SUB KRONIK EKSTRAK DAUN INGGU (Ruta Angustifolis L.) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN, JUMLAH ERITROSIT, DAN HEMATOKRIT PADA TIKUS PUTIH JANTAN

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.22437/ijps.v4i1.14654

Kata Kunci:

Uji Toksisitas Subkronik, Ekstrak, Daun Inggu, Hemoglobin, Eritrosit, Hematokrit

Abstrak

Tumbuhan yang digunakan masyarakat sebagai obat tradisional adalah daun inggu (Ruta angustifolia (L)). Tanaman ini dipercayai dan digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat untuk berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan : 1) Untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun inggu Ruta angustifolia (L.) terhadap parameter hematologi bila diberikan secara subkronik, 2) Untuk mengetahui keamanan penggunaan ekstrak daun inggu Ruta angustifolia (L.) yang diberikan secara subkronik. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan kegiatan, yaitu pengambilan sampel, pembuatan serbuk simplisia daun inggu, pembuatan ekstrak daun inggu, metode uji ekstrak, dan uji toksisitas subkronik daun inggu. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah Daun Inggu (Ruta angustifolia (L)). Efek toksik sangat bervariasi dalam mempengaruhi sifat organ sasaran maupun organisme kerja.. Obat banyak dijumpai pada organ hati, ginjal, dan darah. Seluruh bagian tumbuhan inggu dapat digunakan sebagai obat bahan alam baik dalam bentuk segar maupun dalam bentuk kering.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kadar hemoglobin, jumlah eritrosit, dan kadar hematokrit pada tikus yang diberi ekstrak daun inggu dengan lama pemberian 30 hari (W₃₀)  berpengaruh tidak nyata (p> 0,05).

Unduhan

Diterbitkan

2022-07-30

Cara Mengutip

UJI TOKSISITAS SUB KRONIK EKSTRAK DAUN INGGU (Ruta Angustifolis L.) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN, JUMLAH ERITROSIT, DAN HEMATOKRIT PADA TIKUS PUTIH JANTAN. (2022). Indonesian Journal of Pharma Science, 4(1), 123-131. https://doi.org/10.22437/ijps.v4i1.14654

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama