Pengaruh penambahan kayu manis (Cinnamomum burmani) terhadap karakteristik teh herbal daun sungkai (Penorema canescens jack)

Penulis

Kata Kunci:

daun sungkai, kayu manis, antioksidan, teh herbal

Abstrak

Teh herbal adalah minuman yang banyak dikonsumsi secara luas dan umum dikalangan masyarakat terkhusus pada masyarakat Indonesia, Pada dasarnya teh herbal terbuat dari berbagai jenis tanaman herbal. Diketahui bahwa tanaman herbal banyak mengandung komponen-komponen senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenol, karotenoid dan lain sebagainnya sehingga dapat memberikan efek yang baik untuk kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kayu manis terhadap teh herbal daun sungkai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, yaitu penambahan kayu manis, P0 (0%), P1 (2%), P2 (4%), P3 (6%), P4 (8%). Analisa data dilakukan menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kayu manis memberikan pengaruh nyata pada derajat warna, antioksidan, dan uji hedonik warna, rasa, aroma, tetapi tidak berbeda nyata pada kadar air, pH, parameter mutu hedonik aroma, rasa dan tekstur. Hasil menunjukkan bahwa seiring semakin banyaknya penambahan kayu manis maka derajat warna yang di hasilkan semakin berwarna coklat kemerahan dan kandungan antioksidan semakin tinggi. Nilai derajat warna menunjukkan adanya penurunan kecerahan (L*) seiring bertambahnya konsentrasi kayu manis yang terjadinya reaksi oksidasi pada senyawa polifenol. Konsentrasi 4% kayu manis menghasilkan keseimbangan warna terbaik dengan nilai L* 34,2; a* 29,1; b* 41,8 dan °Hue 61,1 yang termasuk kategori kuning kemerahan,perlakuan 4% menghasilkan aktivitas antioksidan (59,07%).

Diterbitkan

2026-05-29

Cara Mengutip

Pengaruh penambahan kayu manis (Cinnamomum burmani) terhadap karakteristik teh herbal daun sungkai (Penorema canescens jack). (2026). RESEARCH IN AGRICULTURAL ENGINEERING AND TECHNOLOGY, 1(1), 7-15. https://online-journal.unja.ac.id/raet/article/view/54309