PRAKTIK TEHNIK RELAKSASI PROGRESIF DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI LUHUR DI PROVINSI JAMBI

  • Indah Mawarti Prodi keperawatan FKIK Unja
  • Nurhusnah Nurhusnah
  • Yuliana Yuliana
Keywords: lansia , Tehnik Relaksasi, progresif

Abstract

Salah satu akibat yang ditimbulkan dari perubahan fisiologis pada lansia tersebut adalah gangguan kualitas tidur. Prevalensi gangguan tidur pada lanjut usia cukup tinggi, berdasarkan data dari National Sleep Foundation tahun 2010 menemukan bahwa orang yang lebih tua sekitar 65 tahun ke atas dilaporkan 67 dari 1.508 lanjut usia di Amerika mengalami gangguan tidur dan sebanyak 7,3 lanjut usia mengeluhkan gangguan memulai dan mempertahankan tidur. Sementara itu di Indonesia pada usia 65 tahun terdapat sekitar 50 mengalami gangguan tidur. Berdasarkan data  yang diperoleh dari panti banyak lansia susah tidur pada malam hariya. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui gambaran praktek tehnik relaksasi progresif di panti sosial tresna Werdha Budi luhur di profinsi jambi 

Pada kegiatan ini dilakukan relaksasi Progresif melalui Senam pada lansia, mempersiapkan sarana prasarana kegiatan pendidikan kesehatan praktik tehnik relaksasi progresif melalui senam , dan mempersiapkan evaluasi dan monitoring secara bersama

Jumlah lansia di panti social Tresna Werdha Budi Luhur  sebanyak 70 orang (70 %) dan lansia di puskesmas Paal X  sebanyak 30 orang (30 %).Pendidikan kesehatan tenang Tehnik Relaksasi Progresif  ini dilakuan oleh Tim Pengabdian masyarakat dan dibantu  pihak Panti dan Puskesmas Setelah diberikan penyuluhan kemudian pemberian Kaset CD yang berisi praktik tehnik relaksasi progresif .Penyuluhan kesehatan adalah salah satu bentuk promosi kesehatan yang sederhana dan dapat mencakup sasaran yang luas. Dari hasil penyuluhan kesehatan tentang “Tehnik Relaksasi progresif’ yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa Lansia pada Panti Tresna Werdha dan Puskesmas Pal X  dapat mempraktekkan senan tehnik relaksasi progresif sendiri, senam ini juga dapat menghilangkan penyakit Imsomnia, menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, dan merilekkan otot.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-04-01