ANALISIS FAKTOR RISIKO TERJADINYA DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI

Authors

  • Nurul Fitriani Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi
  • Armaidi Darmawan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi
  • Anggelia Puspasari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v4i1.13472

Keywords:

Diarrhea, risk factors, toddler, Diare , faktor risiko, balita

Abstract

ABSTRACT :

Diarrheal is one of the main causes of the high morbidity and mortality rates for children worldwide. Identified risk factor of diarrhea provide better prevention and treatment strategy. The aims of this study was to determine the description and relationship of risk factors for exclusive breastfeeding, immunization status, age in children, gender in children, mother’s hand washing habits, water sources, family latrines, mother’s education level, mother’s employment status, socioeconomic with the incidence of diarrhea in children under two in the Pakuan Baru Community Health Center Jambi City in 2020. The study design was case-control. This research held in Pakuan Baru Community Health Center Located in Jambi. This research periods was August-November 2020. One hundred of under two children participated in this study, 50 suffering diarrhea and 50 not suffering diarrhea. Interview with questioner was perform to asses risk factor of diarrhea. This study reported age 0-12 months, not having exclusive breast feeding, not having complete immunization, unproper hand washing technique, unproper water resources, low education level of mothers and low socio-economic increased risk of diarrhea in children under two. Dominant factor for risk of diarrhea were unproper hand washing technique and incomplete immunization.

Keywords : Diarrhea, risk factors, toddler

 

Abstrak:

Penyakit diare merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian anak di dunia. Identifikasi faktor risiko diare selaras dengan strategi pencegajan dan tatalaksana diare yang lebih menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan hubungan faktor resiko ASI eksklusif, status imunisasi, usia pada anak, jenis kelamin pada anak, kebiasaan mencuci tangan pada ibu, sumber air, jamban keluarga, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, sosial ekonomi dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian merupakan penelitian kasus kontrol. Peneltian berlangsung di wilayah Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi, selama Agustus-November 2020. Sebanyak 100 balita dibawah dua tahun mengikuti penelitian ini, 50 orang merupakan balita diare dan 50 orang tidak menderita diare. Wawancara dengan ibu berdasarkan kuesioner dilakukan untuk pengambilan data risiko diare. Studi ini melaporkan menunjukkan balita usia 0-12 bulan, tidak mendapatkan ASI eksklusif, imunisasi yang tidak lengkap, kebiasaan mencuci tangan yang buruk, sumber air yang buruk, rendahnya tingkat pendidikan ibu dan sosial ekonomi yang rendah meningkatkan risiko balita mengalami diare. Faktor risiko paling dominan dari analisis multivariate adalah kebiasaan mencuci tangan yang buruk dan imunisasi yang tidak lengkap.

Kata Kunci : Diare , faktor resiko, balita

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

— Updated on 2021-04-01