Cockroach control can be done in various ways one of which is spraying insecticide. Natural insecticides are less dangerous than conventional insecticides. This study aimed to determined the effectiveness of kaffir lime leaf extract (Citrus hystrix) as a natural insecticide against cockroach americana (Periplaneta americana) with spray method.

This research was an experimental study with a post-test only control group designed design. The sample in this study was 60 cockroaches, the sample was divided into 6 groups: negative control (aquades), positive control (transflutrin 0.06%) and and 4 test groups with concentrations of kaffir lime leaf extract (20%, 40%, 60% , and 80%) each group consisted of 10 cockroaches. Phytochemical tests were carried out to determine the content of secondary metabolites in extracts of kaffir lime leaves.

Positive phytochemical test results containing flavonoids, alkaloids and essential oils. Based on probit analysis, it is known that the LC50 value = 58.5%; LC95 = 85.1%. The time of death of LT50 is fastest at a concentration of 60% (3,036 hours) and LT95 is the fastest at a concentration of 80% (5,960 hours). Anova test analysis results showed that the positive control group had no significant difference with kaffir lime leaf extract concentration of 80%

Kaffir lime leaf extract has an insecticide effect, the higher the concentration of kaffir lime leaf extract, the more number of dead cockroaches and the longer the observation time, the number of cockroaches death will also increase.

Keywords: American cockroach, kaffir lime leaf extract, cockroach death



Pengendalian kecoa dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya penyemprotan insektisida. Insektisida alami kurang berbahaya dibanding insektisida konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix) sebagai insektisida alami terhadap kecoak americana (Periplaneta americana) dengan metode semprot.

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group designed. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 ekor kecoak, sampel dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol negatif (aquades), kontrol positif (transflutrin 0,06%) dan dan 4 kelompok uji dengan konsentrasi ekstrak daun jeruk purut (20%, 40%, 60%, dan 80%) masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor kecoak. Uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun jeruk purut.

Hasil uji fitokimia positif mengandung flavonoid, alkaloid dan minyak atsiri. Berdasarkan analisis probit, diketahui nilai LC50 = 58,5%; LC95 = 85,1%. Waktu kematian LT50 paling cepat pada konsentrasi 60% (3,036 jam) dan LT95 paling cepat pada konsentrasi 80% (5,960 jam). Hasil analisis uji anova menunjukkan bahwa kelompok kontrol positif tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan ekstrak daun jeruk purut konsentrasi 80%

Ekstrak daun jeruk purut memiliki efek insektisida, semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun jeruk purut maka jumlah kecoak yang mati semakin banyak dan semakin lama waktu pengamatan, maka jumlah kecoak yang mati juga akan semakin banyak.

Kata kunci : kecoak amerika, ekstrak daun jeruk purut, kematian kecoak


Download data is not yet available.




How to Cite

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP KECOAK AMERIKA (Periplaneta americana) DENGAN METODE SEMPROT. (2020). JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan", 8(1), 8-14. https://doi.org/10.22437/jmj.v8i1.9420