Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif

Authors

  • Asna Istikmalatul Muktamaroh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Wiwin Hidayanti Gea Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Yosnida Sianturi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Friska Delviana Silaban Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Yuni Anggriani Br Nainggolan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Keywords:

instrumen, assessment hots, pembelajaran tematik, partisipasi siswa, role-based grouping, pembelajaran berdiferensiasi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti kurangnya kepercayaan diri serta faktor eksternal berupa metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Role-Based Grouping yang diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan keaktifan siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 101768 Tembung. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan berbasis peran mampu meningkatkan partisipasi siswa dengan memberikan tanggung jawab yang jelas kepada setiap individu, sehingga mengurangi kecenderungan pasif. Integrasi pembelajaran berdiferensiasi memperkuat efektivitas strategi ini melalui penyesuaian peran dengan karakteristik dan kesiapan siswa. Selain itu, strategi ini menciptakan suasana belajar yang lebih demokratis, meningkatkan interaksi sosial, serta mendukung kemandirian belajar siswa. 

References

Ames, C. (1992). Classrooms: Goals, structures, and student motivation. Journal of Educational Psychology, 84(3), 261–271.

Faozan, F. S., Rosmana, P. S., Febrianty, V., Amelia, A., Azizah, D. A., & Nurfalah, S. (2025). Penerapan strategi pembelajaran diferensiasi untuk meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa. LintekEdu: Jurnal Literasi dan Teknologi Pendidikan, 6(2), 409–416.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2013). The impact of cooperative, competitive, and individualistic learning environments on achievement. In J. Hattie & E. M. Anderman (Eds.), International handbook of student achievement (pp. 372–374).

Ridho Riskitullah, R., Azzahra, L., & Fitriani, V. (2025). Strategi guru dalam mengatasi siswa yang kurang aktif di kelas. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 3(2), 110–116.

Rukhani, S. (2021). Peran guru dalam pengelolaan kelas untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII. Al-Athfal, 1(1), 21–34.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners. ASCD.

Utomo, U., & Agustin, N. T. (2024). Peran guru dalam mengaplikasikan strategi manajemen kelas yang efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa. Jurnal Belaindika: Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan, 6(1), 64–68

Ames, C. (1992). Classrooms: Goals, Structures, and Student Motivation. Journal of Educational Psychology, 84(3), 261–271.

Dinata, A., Sari, N., & Putra, R. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 112–124.

Faozan, M., Rahmawati, D., & Nurhadi, A. (2025). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 45–57.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2013). Cooperation and the Use of Technology. In J. M. Spector, M. D. Merrill, J. Elen, & M. J. Bishop (Eds.), Handbook of Research on Educational Communications and Technology (4th ed., pp. 401–412). New York: Springer.

Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). Alexandria, VA: ASCD.

Utomo, B., & Agustin, R. (2024). Manajemen Kelas dan Pengaruhnya terhadap Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 22–34.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Slavin, R. E. (2015). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice (2nd ed.). Boston: Allyn & Bacon.

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman.

Santrock, J. W. (2018). Educational Psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Ormrod, J. E. (2020). Educational Psychology: Developing Learners (10th ed.). Boston: Pearson.

Suyadi. (2019). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Susanto, A. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2017). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Trianto. (2019). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Rusman. (2018). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Hamalik, O. (2017). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Djamarah, S. B. (2018). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Uno, H. B. (2023). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2015). Models of Teaching (9th ed.). Boston: Pearson.

Lie, A. (2017). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo.

Huda, M. (2017). Cooperative Learning: Metode, Teknik, Struktur dan Model Terapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suprijono, A. (2022). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ananda, R., & Fadhli, M. (2018). Statistik Pendidikan: Teori dan Praktik dalam Pendidikan. Medan: CV Widya Puspita.

Yusuf, A. M. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Downloads

Published

2026-06-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif. (2026). Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori Dan Hasil Pendidikan Dasar, 5(1), 38-51. https://online-journal.unja.ac.id/jtpd/article/view/54587