STRATEGI GREEN MARKETING MIX PADA AGROINDUSTRI KOPI BIJI SALAK (KOPLAK FOOD) DI KECAMATAN AJUNG KABUPATEN JEMBER
DOI:
https://doi.org/10.22437/jiseb.v26i01.20010Kata Kunci:
Green Marketing Mix; Green Product; Green Price; Green Place; Green PromotionAbstrak
Peneltian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi green marketing mix pada Agroindustri Koplak Food. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data Miles and Huberman. Hasil dari penellitian ini adalah penerapan green marketing mix pada indikator green product ditunjukkan dengan produk yang organik dan selama proses pembuatan tetap menjaga kebersihan. Penerapan Green price dapat ditunjukkan dari penetapkan harga relatif lebih mahal, namun harga sesuai dengan kualitas produk. Penerapan green place dapat dilihat rumah produksi selalu dijaga kebersihannya. Penerapan green promotion yaitu promosi dilakukan bersifat transparansi dan edukatif melalui pameran dan media promosi yang dimiliki. Agroindustri Koplak Food belum menyertakan logo tentang keramahan lingkungan pada kemasan yaitu eco label dan eco brand. Sehingga rekomendasi yang dapat diberikan yaitu segera mendaftarkan sertifikasi ISO 14001 agar dapat memberikan logo keramahan lingkungan pada kemasan.
Referensi
Augustinah, F., & Widayati. (2019). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Promosi Makanan Ringan Kripik Singkong di Kabupaten Sampang. Jurnal Dialektika. 4 (2): 1–20.
Khoirudin, M., & Yulianto, E. (2016). Penerapan Green Marketing Pada Upaya Membentuk brand image dalam menciptakan Corporate Image Go Green (Studi Pada PT . Cabot Indonesia, Jakarta). Jurnal Administrasi Bisnis. 33 (1): 69–78.
Kurnia, A., & Sudarti. (2021). Efek Rumah Kaca Oleh Kendaraan Bermotor. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Sains. 4 (2): 1–9.
Mahendra, D. F., & Nugraha, A. K. N. A. (2021). Green Marketing dan CSR terhadap Keputusan Pembelian dengan Pengetahuan Konsumen Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora. 5 (1): 28–38.
Nurhadi. (2019). Manajemen Strategi Pemasaran Bauran (Marketing Mix) Perspektif Ekonomi Syariah. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam. 6 (2): 142–157.
Putri, A. A. C., & Kuntadi, E. B. (2019). Pemasaran Agroindustri Kopi Biji Salak di Kabupaten Jember. 221–231.
Retnosary, R. (2016). Penerapan Strategi Penjualan Produk Organik Dalam Upaya Meningkatkan Daya Beli Konsumen (Studi Kasus PT. Hero Supermarket Cikampek). Jurnal Buana Ilmu. 1 (1): 30-44
Savitri, M. H., Suhariyono, & Kusumawati, A. (2016). Keputuasan Pembelian Dan Kepuasan Konsumen (Survei pada Konsumen Tupperware di Distributor Resmi PT Adicitra Prima Kencana Malang). Jurnal Administrasi Bisnis. 40 (2): 7–16.
Sucipta, I. N., Suriasih, K., & Kenacana, P. K. D. (2017). Pengemasan pangan (Kajian Pengemasan yang Aman, Nyaman, Efektif dan Efisien. Bali: Udayana University Press.
Waskito, J., & Pos, T. (2014). Model Meningkatkan Niat Pembelian Konsumen pada Produk Ramah Lingkungan. Sancall, 32–39.
Widodo, A., Yusiana, R., & Stevanie, C. (2015). Pengaruh Green Marketing Terhadap Nilai Yang Dipersepsikan Dalam Keputusan Pembelian Pada Ades (Studi Kasus Pada Mahasiswa/I Fakultas Komunikasi Dan Bisnis Telkom University). Jurnal Ecodemica. 3 (2): 529–538.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 sella rizki; Sri Kantun, Tiara Tiara

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












