Implementasi Pembelajaran Sejarah Berbasis Karya Wisata SMA Negeri 3 Sukoharjo

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22437/jejak.v6i1.56027

Keywords:

pembelajaran sejarah, karya wisata, metode pembelajaran

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran sejarah yang masih cenderung monoton dan berpusat pada guru sehingga membuat minat belajar siswa rendah. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi penerapan pembelajaran sejarah berbasis karya wisata, hambatan yang dihadapi selama pelaksanaan, serta dampaknya terhadap minat belajar siswa di SMA Negeri 3 Sukoharjo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode karya wisata, mengidentifikasi hambatan beserta upaya guru dalam mengatasinya, dan mengetahui dampaknya terhadap minat belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi dengan sumber data guru sejarah, siswa, dan dokumen pendukung. Analisis data menggunakan model interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah berbasis karya wisata dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hambatan yang muncul meliputi keterbatasan waktu, biaya, dan pengawasan siswa. Upaya yang dilakukan guru yaitu melakukan perencanaan yang matang, memberikan arahan yang jelas, serta melaksanakan kegiatan pendukung sebelum dan sesudah karya wisata. Penerapan metode ini berdampak positif terhadap minat belajar siswa karena pembelajaran menjadi lebih menarik, kontekstual, dan bermakna.

References

Asmara, Y. (2019). Pembelajaran sejarah menjadi bermakna dengan pendekatan konteksual. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 2(2), 105–120.

Fiqriyah, N. (2015). Penerapan metode karya wisata dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Yogyakarta: Deepublish.

Fitriani, R., & Fatmariza. (2022). Peran pembelajaran sejarah dalam membentuk karakter siswa. Jurnal Kronologi, 4(2), 277–284.

Hussin, N. H., Shukor, M. S., & Othman, M. S. (2017). Historical thinking skills among secondary school students. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 7(5), 1–8.

Johnson, E. B. (2014). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar mengajar mengasyikkan dan bermakna. Bandung: Kaifa.

Marzuki, I., dkk. (2019). Pengaruh metode karya wisata terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Humaniora, 7(1), 49–56.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). California: Sage Publications.

Nasution, M. N. (2018). Efektivitas pembelajaran sejarah melalui metode karya wisata dalam upaya meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Sejarah, 6(2), 67–69.

Pakaya, S., Yunus, R., & Malae, A. K. (2023). Penerapan metode karya wisata dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(1), 52–54.

Salam, R. (2017). Penerapan metode karya wisata untuk meningkatkan nilai kebangsaan siswa dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Historia, 5(1), 88–90.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Suparno, P. (2013). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

Syaifulloh, M. (2017). Pembelajaran sejarah dalam membangun kesadaran sejarah siswa. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 1(1), 31–36.

Wahyuni, S., dkk. (2024). Problematika pembelajaran sejarah di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(1), 12–18.

Widja, I. G. (2018). Pembelajaran sejarah yang mencerdaskan. Jakarta: Gramedia.

Yin, R. K. (2015). Studi kasus: Desain dan metode. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Implementasi Pembelajaran Sejarah Berbasis Karya Wisata SMA Negeri 3 Sukoharjo. (2026). JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 6(1), 65-75. https://doi.org/10.22437/jejak.v6i1.56027