Sistem Pembelajaran Sejarah Berbasis Pendidikan Multikultural

Authors

  • Aditiya Prayoga Uniersitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Abdul Aziz Syafiqurrahman Sebelas Maret University image/svg+xml
  • Suryo Ediyono Sebelas Maret University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.22437/jejak.v6i1.56002

Keywords:

Pembelajaran Sejarah, Pendidikan Multikultural, Keragaman, Sistem pembelajaran, Inklusif

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya keragaman masyarakat Indonesia yang mencakup perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan kondisi sosial. Keragaman tersebut merupakan aset bangsa, namun juga berpotensi menimbulkan konflik, diskriminasi, dan intoleransi apabila tidak dikelola melalui pendidikan yang inklusif. Penelitian ini bertujuan merumuskan sistem pembelajaran sejarah berbasis pendidikan multikultural yang mengintegrasikan nilai-nilai multikultural secara menyeluruh ke dalam seluruh komponen pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel, dan berbagai literatur yang relevan dengan pendidikan multikultural dan pembelajaran sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural tidak cukup diintegrasikan melalui materi pembelajaran semata, tetapi perlu menjadi landasan yang mengarahkan seluruh komponen pembelajaran. Sistem pembelajaran sejarah berbasis pendidikan multikultural dapat dibangun melalui integrasi pada tujuan pembelajaran, materi, strategi, media, serta penilaian dan evaluasi yang saling berkaitan dan mendukung satu sama lain. Integrasi tersebut membentuk sebuah sistem pembelajaran yang terstruktur, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga pendidikan multikultural tidak hadir secara parsial, melainkan menjadi bagian yang melekat dalam keseluruhan proses pembelajaran sejarah. Sistem ini diharapkan dapat menjadi kerangka dalam mengembangkan pembelajaran sejarah yang lebih inklusif.

References

DAFTAR PUSTAKA

Agung, L., & Wahyuni, S. (2019). Perencanaan Pembelajaran Sejarah (Cetakan II). Ombak.

Aman. (2015). Penilaian Otentik Teori dan Praktik dalam Pembelajaran Sejarah. Ombak.

Banks, J. A., & Banks, C. A. M. (2015). Multicultural Education Issues And Perspectives (Ninth Edit). Wiley.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.

BPS. (2020). Profil Suku Dan Keragaman Bahasa Daerah Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. Badan Pusat Statistika.

Cathrin, S., & Wikandaru, R. (2023). Establishing multicultural society: Problems and issues of multicultural education in Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(1), 145–155.

Edy Adyatama. (2024, November). 7 Contoh Konflik Sosial di Indonesia Beserta Penyebabnya. https://www.tempo.co/hukum/7-contoh-konflik-sosial-di-indonesia-beserta-penyebabnya-1174531

Fowers, B. J., & Richardson, F. C. (1996). Why is multiculturalism good? American Psychologist, 51(6), 609.

Gay, G. (2002). Preparing For Culturally Responsive Teaching. Journal of Teacher Education, 53(2), 106–116.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan Sejarah Untuk Memperkuat Pendidikan Karakter. Paramita: Historical Studies Journal, 22(1).

John W Creswell. (2013). Qualitative Inquiry & Research Design. Sage publications.

Kuwoto, M. A., Saputra, E., & Indonesia, U. P. (2024). Memotret Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah Lokal Upaya Membangkitkan Semangat Nasionalisme. 11(1).

Lionar, U., & Mulyana, A. (2019). Nilai-Nilai Multikultural Dalam Pembelajaran Sejarah: Identifikasi Pada Silabus. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 1(1), 11–25.

Modood, T. (2017). Must Interculturalists Misrepresent Multiculturalism? Comparative Migration Studies, 5(1), 15.

Ningrum, A. Y. (2022). Pengembangan Video Dokumenter Sejarah Kebudayaan Indonesia Dalam Implementasi Pembelajaran Ultikultural Pada Kurikulum Nasional Di Smp Negeri 10 Makassar. Universitas Negeri Makasar.

Oemar Hamalik. (2019). Kurikulum dan Pembelajaran (Ed 1 Cet.). Bumi Aksara.

Perdana, Y., Sumargono, S., & Rachmedita, V. (2019). Integrasi Sosiokultural Siswa Dalam Pendidikan Multikultural Melalui Pembelajaran Sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 8(2), 79–98.

Phillips, A. (2009). Multiculturalism without culture. Princeton University Press.

Sadono, M. Y., & Masruri, M. S. (2014). Keefektifan VCT Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Nilai Nasionalisme, Demokrasi, Dan Multikultural. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 1(1).

Supardi, S. (2014). Pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah lokal. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1).

Tanjung, S., Simbolon, N., & Sugiharto. (2020). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Multikultur Pada Pendidikan Sejarah. Jurnal TIK dalam Pendidikan, 7(2), 167–179.

Wineburg. (2001). Historical Thinking and Other Unnatural Acts. University Press Philadelphia.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Sistem Pembelajaran Sejarah Berbasis Pendidikan Multikultural. (2026). JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 6(1), 76-89. https://doi.org/10.22437/jejak.v6i1.56002