IMPLEMENTASI BENTUK TOLERANSI BERAGAMA ANTAR UMAT BUDDHA VIHARA AVALOKITESVARA DAN MASYARAKAT MUSLIM KAMPUNG PAMARICAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22437/jejak.v5i1.44002

Keywords:

Implementasi, Toleransi Beragama, Vihara Avalokitesvara, Kampung Pamarican.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi toleransi beragama antar umat Buddha Vihara Avalokitesvara dan masyarakat muslim sekitar pada masa Kesultanan Banten, juga terhadap masyarakat Kampung Pamarican di masa sekarang, serta bagaimana respon masyarakat Kampung Pamarican terhadap keberadaan Vihara Avalokitesvara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Melalui hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh informasi bahwasanya umat Buddha Vihara Avalokitesvara dan masyarakat muslim sekitarnya sudah berhasil menerapkan toleransi beragama sejak masa kesultanan terhadap masyarakat sekitarnya dan hal tersebut bertahan hingga sekarang melalui toleransi beragama antar umat Buddha vihara dan masyarakat Kampung Pamarican. Sehingga terwujudlah kerukunan beragama antar vihara dengan masyarakat sekitarnya. Fenomena toleransi beragama ini diperlihatkan melalui beberapa bentuk, seperti vihara yang mempekerjakan masyarakat Kampung Pamarican yang beragama muslim sebagai pengurus vihara, ikut berpartisipasi dalam perayaan keagamaan masing-masing, dan umat Buddha vihara memberikan donasi berkala serta menyediakan fasilitas klinik kesehatan bagi masyarakat muslim Kampung Pamarican. Hal-hal tersebut menunjukkan sikap dan interaksi antar Vihara Avalokitesvara dengan masyarakat Kampung Pamarican sudah terjalin dengan baik. Sehingga respon dari masyarakat Kampung Pamarican terhadap keberadaan Vihara Avalokitesvara adalah menerima dengan baik keberadaan vihara di tengah-tengah mereka dan secara terbuka menerima dan bersedia hidup berdampingan dengan mereka secara rukun dan damai.

References

Arifin, B. (2016). Implikasi prinsip tasamuh (toleransi) dalam interaksi antar umat beragama. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 1(2), 391-420.

Casram, C. (2016). Membangun sikap toleransi beragama dalam masyarakat plural. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 1(2), 187-198

Digdoyo, E. (2018). Kajian isu toleransi beragama, budaya, dan tanggung jawab sosial media. JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan), 3(1), 42-59.

Hadi, N., Surbakti, N. N., Arum, A. E. M., & Jannah, D. N. (2023). Relevansi Konsep Rahmatan Lil ‘Alamin Terhadap Toleransi Beragama. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 21-29.

Juliadi et., al. (2015). Ragam Pusaka Budaya Banten. Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten.

Lestari, R. Y., Inayah, R., Rahmanita, M. A., Ningsih, D. W., Hartati, W., Andreansyah, A., ... & Cahya, A. D. (2024). Indahnya Keberagaman dan Pentingnya Toleransi Dalam Masyarakat Multikultural di Masjid Agung Banten Lama. JLEB: Journal of Law, Education and Business, 2(1), 623-632.

Naredi, H., & Jumardi, L. Q. (2020). Pembelajaran sejarah berbasis sejarah lokal banten dan kaitannya dengan toleransi beragama (studi kasus: masjid agung banten dan vihara avalokitesvara). Jurnal Candrasangkala, 6(1), 22-23.

Nugrahani, F., & Hum, M. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books.

Parida, N., Karuniawati, Y., & Wilyam, V. (2019). Implementasi sikap toleransi beragama dan pengaruhnya bagi anak di era disrupsi. Jurnal CMES, 12(2).

Patimah, S. (2014). Implementasi Toleransi Antar Umat Beragama di Desa Kolam Kanan Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(9).

Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kualitatif (Qualitative research approach). Deepublish.

Rukin, S. P. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Sukmawati, A. D. (2022). Wabah Penyakit dari Masa ke Masa: Respon Masyarakat dan Perubahan Sosial-Budaya. Masyarakat Indonesia, 47(1), 123-128.

Tantri, E. (2014). Letusan Krakatau 1883: pengaruhnya terhadap gerakan sosial Banten 1888. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 16(1), 191-214.

Wiantamiharja, I. S. P. (2019). Implementasi Toleransi Beragama di Pondok Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Universal Bandung). Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 2(1), 1-15.

Isnaeni, Hendri F. (6 April 2020). Citing Internet sources URL

https://historia.id/agama/articles/sultan-banten-wihara-dan-wabah-penyakit-6anAJ/page/2.

Downloads

Published

2025-06-26

How to Cite

IMPLEMENTASI BENTUK TOLERANSI BERAGAMA ANTAR UMAT BUDDHA VIHARA AVALOKITESVARA DAN MASYARAKAT MUSLIM KAMPUNG PAMARICAN. (2025). JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 5(1), 16-30. https://doi.org/10.22437/jejak.v5i1.44002