PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH DI KABUPATEN PRINGSEWU SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22437/jejak.v5i1.43863

Keywords:

Peninggalan Sejarah, Sumber Belajar, Kabupaten Pringsewu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai peninggalan-peninggalan sejarah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah. Peninggalan-peninggalan tersebut terletak di Kabupaten Pringsewu dan berasal dari masa kolonial Belanda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, studi literatur, wawancara, dan dokumentasi. Peninggalan-peninggalan irigasi yang berasal dari masa kolonial Belanda memiliki nilai-nilai historis yang penting dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah. Keberadaan sistem irigasi ini menjadi salah satu cikal bakal berdirinya Kabupaten Pringsewu yang merupakan hasil perluasan kolonisasi dari wilayah Bagelen. Pemanfaatan peninggalan sejarah ini dalam pembelajaran sejarah di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dapat dilakukan dengan mengajak peserta didik untuk mengunjungi langsung lokasi peninggalan melalui kegiatan karya wisata atau kunjungan edukatif bersama.

References

Amboro, K. (2022). Jejak Bendung Irigasi Tinggalan Kolonial Belanda di Lampung, Beranda Desa. https://www.berandadesa.com/2022/10/jejak-bendung-irigasitinggalan.html

Ayuningtyas, T.R Hilmiah, A. S., & Rohmawati, R. (2018). ‘Pemanfaatan Situs Peninggalan Sejarah Di Kabupaten Bondowoso Sebagai Sumber Belajar Di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Di Kabupaten Bondowoso.’ HISTORIA, 6(1), 139-150.

Bank, J. A. (1985). Teaching Strategies for the Social Studies. Longman, Inc.

Brophy, J. E., & VanSledright, B. (1997). Teaching and learning history in elementary schools. Teachers College Press.

Cahyono, Y. D. (2014). Strategi Pembelajaran Sejarah Peristiwa 1965 Untuk Tingkat SMA. Historia Viate Seri Pengetahuan dan Pengajaran Sejarah.

Conny, R. S. dkk. (1990). Memupuk Bakat dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah. Jakarta:Gramedia. Gramedia.

Dewi, A. K., Imron, A., & Susanto, H. (2017). Masyarakat Kolonis Jawa di Pringsewu Tahun 1925-1945. PESAGI (Jurnal Pendidikan Dan …, 01.

Firmansyah, H. (2021). Pemanfaatan Bangunan Cagar Budaya di Area Duizen Vierkanten Paal Kota Pontianak sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 5(1), 15–28. https://doi.org/10.29408/fhs.v5i1.3554

Garvey, B., & kRUG, M. (2015). Model-Model Pembelajaran di Sekolah Menengah. Ombak.

Kochar, S. K. (2008). Pembelajaran Sejarah (P. P. dan Yofita & Hardiwati (eds.)). Grasindo.

Levang, P. (2003). Ayo Ke Tanah Sebrang. Kepustakaan Populer Gramedia.

Mantiri, A., Warouw, F., & Waani, J. O. (2021). Arsitektur Kolonial Belanda Menuju Kawasan Cagar Budaya Di Kota Tomohon. Jurnal Fraktal, 6(1), 1–10.

Marwoto. (1996). Media dan sumber belajar dalam proses pembelajaran. Rineka Cipta.

Maslina, N. (2018). ‘Situs sejarah an Fungsingnya Dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Kecamatan Lut Tawar. Kabupaten Aceh Tengah’, Skripsi.

Nababan, S. A., Agung, L., & Yamtina, S. (2019). Pemanfaatan Situs Kota Cina Sebagai Sumber Permbelajaran Sejarah Lokal di Kota Medan. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 1(4), 49-55.

Nana Syaodih Sukmadinata. (2010). Metode Penelitian Pendidikan, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.

Nata, A. (2009). Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Kencana Pr.

Nazir, M. (1983). Metode Penelitian. PT. Ghalia Indonesia.

Paramita, A., Patahuddin, P., & Ridha, R. (2019). Situs Jera’ Lomp’e Sebagai Sumber Belajar Sejarah Siswa Kelas X SMAN 8 Soppeng. PATTINGALLOANG, 6(3), 1-7. 10.26858/Pattingalloang.V6i3.11684.

Pasaribu, Y. A. (2010). Penempatan Benda-Benda Megalitik Pada Situs Tugu Gede Cengkuk, Sukabumi, Jawa Barat: Sebuah Kajian Keruangan Skala Semi-Mikro. April, 1–148.

Pelealu, A. E. (2019). Sumber Belajar Sejarah: Pemanfaatan Situs Cagar Budaya di Minahasa. Seminar Nasional Sejarah Keempat. Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang,.

Rakhmanita, Purwanto, E., Rukhayah, R. S., & Rahman, A. (2021). Duplikasi Bentuk Bangunan Pada Ruang Kota Kolonial Sebagai Bentuk Eksistensi Diri Masyarakat Pribumi. Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi, 20(1), 1–14. https://doi.org/10.35760/dk.2021.v20i1.4453

Ratnawati, U. D., & Toha, B. (2004). Peralatan makan dari masa prasejarah. Kalpataru: Majalah Arkeologi, No. 17.

Rita Aryani. (2024). Wawancara.

Roestiyah N. K. (2001). Strategi Belajar Mengajar. (Rineka Cipta. (ed.)).

Schalkwijk, W. C. (1918). De Kolonisatieproeven in de Lampongsche Districten”, dalam Koloniale Studien, Tahun ke 2, Jilid 2.

Seixas, P., & Peck, C. (2004). Teaching historical thinking. Challenges and Prospects for Canadian Social Studies, 109– 117.

Setiawan, D. (2021). Menyebar Semangat Sejarah Lokal Lampung Swhimpun Tulisan Dari Lampung. AURA.

Sjamsu. (1956). Laporan Proyek Irigasi dan Perkembangan Pertanian di Sumatera Selatan Tahun 1920–1930. Departemen Pekerjaan Umum.

Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Ombak.

Sulistyo, W. D. (2019). Learning Activities from Learning Resources : Pemanfaatan dan Pemaknaan Situs Sejarah Kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang Pemanfaatan dan Pemaknaan Situs Sejarah Kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 2(1), 49–63. https://doi.org/10.17977/um033v2i12019p049

Syah, M. (2010). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Remaja Rosdakarya.

Tamimi, N., Fatimah, I. S., & Hadi, A. A. (2020). Tipologi Arsitektur Kolonial Di Indonesia. Vitruvian Jurnal Arsitektur Bangunan Dan Lingkungan, 10(1), 45. https://doi.org/10.22441/vitruvian.2020.v10i1.006

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Kencana Prenada.

Wasino. (2007). Dari Riset Hingga Tulisan Sejarah. Universitas Negeri Semarang Press.

Wasino. (2009). Pokok Pikiran Untuk Menulis Sejarah Lokal. Makalah Sarahsehan dan Koordinasi dan Curah Pendapat Sejarah Lokal Untuk Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga. Patra Jasa Semarang, 24 M.

Downloads

Published

2025-06-26

How to Cite

PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH DI KABUPATEN PRINGSEWU SEBAGAI SUMBER BELAJAR. (2025). JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 5(1), 1-15. https://doi.org/10.22437/jejak.v5i1.43863