Penerapan Sistem Tanam Legowo Usahatani Padi Sawah dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan dan Kelayakan Usaha di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo

  • Asda Rauf
  • Amelia Murtisari

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem tanam padi sawah Legowo terhadap pendapatan petani padi dan kelayakan usahatani padi. Lokasi penelitian di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode survei.  data primer diperoleh dari sampel petani dengan menggunakan panduan wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan sistem tanam legowo 4:1 menghasilkan pendapatan Rp 21.844.604 / ha, dan sistem tanam legowo 2:1 menghasilkan pendapatan sebesar Rp 21.705.833 / ha. Kelayakan padi tanam pertanian sistem legowo 4: 1 = 2.16 dan 2: 1 = 2.63. Kedua sistem tanam legowo adalah layak diterapkan untuk padi pertanian padi.

Kata kunci : Sistem tanam legowa, pendapatan petani, kelayakan usaha tani

 

 

Abstract

This study aims to determine the effect of lowland rice cropping system Legowo on farmers' income and eligibility paddy rice. Location research in Subdistrcit Dungaliyo Subdistrict, District of Gorontalo. Research using survey method. primary data obtained from a sample of farmers using an interview guide. The results found that the application of the system of planting Legowo 4: 1 generates a revenue of Rp 21,844,604 / ha, and cropping systems legowo 2: 1 generate a revenue Rp 21,705,833 / ha. Feasibility of transplanting rice farming system legowo 4:1 = 2.16 and 2:1 = 2.63. Both legowo cropping system is feasible for paddy rice farming.


Keywords: Legowo cropping system , farm income, farming feasiliblity

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2014-12-19
How to Cite
Rauf, A., & Murtisari, A. (2014). Penerapan Sistem Tanam Legowo Usahatani Padi Sawah dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan dan Kelayakan Usaha di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah, 2(2), 71-76. Retrieved from https://online-journal.unja.ac.id/JES/article/view/2256