Tinjauan Kritis Perwujudan Mise en Scene dalam Film Budi Pekerti Sutradara Wregas Bhanuteja

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.22437/jcs.v3i01.35295

Kata Kunci:

Film Budi Pekerti, Mise en Scene, Tinjauan Kritis

Abstrak

Tinjauan kritis terhadap aspek mise en scene dalam film Budi Pekerti arahan sutradara Wregas Bhanuteja merupakan uraian yang berisi kritik terhadap aspek-aspek di luar aspek sinematografis, yang meliputi aspek seni peran atau akting, pengemasan tata artistik dan unsur pencahyaan. Telaah kritis tersebut dinilai berdasarkan resepsi dan interpretasi penulis yang dikaitkan dengan beberapa teori mise en scene, yang berisi batasan dan indikasi-indikasi tentang bagaimana aspek mise en scene diwujudkan secara maksimal dalam sebuah film. Tulisan ini diawali dengan kajian tentang pentingnya optimalisasi mise en scene dalam film sekaligus menelaah relasi antara mise en scene dalam sebuah kreativitas pembuatan film. Kajian tersebut ditindaklanjuti dengan pemaparan seputar cerita dan konflik yang ditegaskan dalam film dari scene awal hingga scene yang terakhir. Pada akhirnya, tulisan ini mengurai secara kritis atas tampilan unsur-unsur mise en scene secara keseluruhan, yang meliputi seni peran dan pangadeganan, tata artistik dan tata lampu.

Referensi

(2), 137–148. https://doi.org/10.31091/lekesan.v5i2.2157

Pracintya, I. A. E., Darma Putra, I. N., & Sucita Yanthy, P. (2022). Tourism Promotion Symbols for Bandung City in a Teenager Romantic Film ‘Dilan 1990.’ Mudra Jurnal Seni Budaya, 37(4), 374–381. https://doi.org/10.31091/mudra.v37i4.2084

Pratista, H. (2008). Memahami Film. Homerian Pustaka.

Rohmah, M. (2024). Pesan Singkat Film Budi Pekerti: Beretika dalam Bermedia. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(02), 1–15. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.4396

Sarbeni, I., Agustiningsih, D., & El-Xavier, M. T. Z. (2023). Screenplay of Asal-Muasal Tanah Jawa: A Prototype of The Babad Tanah Jawi Script Content Saving Through Adaptation. Mudra Jurnal Seni Budaya, 38(3), 341–359. https://doi.org/10.31091/mudra.v38i3.2200

Sathotho, S. F., & Maharani, A. A. S. (2023). KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA. Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha, 13(1), 70–79. https://doi.org/10.23887/jjpsp.v13i1.61005

Siagian, G. (2006). Menilai Film (G. Prakosa, Ed.). Dewan Kesenian Jakarta.

Swaradesy, R. G., & Rembulan, D. B. (2024). The Existence of Woman Filmmakers in Film Ecosystem of Bandung. Mudra Jurnal Seni Budaya, 39(2), 203–210. https://doi.org/10.31091/mudra.v39i2.2289

Syifa Awaliyah, M., Gunara, S., & Pendidikan Seni dan Desain, F. (2024). Peran Lagu “Pelukku untuk Pelikmu” pada Film “Imperfect.” In Journal of Music Science (Vol. 7, Issue 2). https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/jomsti/

Xi, L. J., & Thani, W. J. I. W. A. (2024). An Electronic Art Method within the Framework of Xu Shi Art Composition. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 24(2), 263–270. https://doi.org/10.15294/harmonia.v24i2.380

Yudhanto, S. H., & Setyawan, A. (2024). Concept (間) MA: Philosophical Identification and Analysis in Animated Films Howl’s Moving Castle (2004). Journal of Urban Society’s Arts, 11(2), 77–92. https://doi.org/10.24821/jousa.v11i2.12423

Yudiaryani. (2002). Panggung Teater Dunia: Perkembangan dan Perubahan Konvensi. Pustaka Gondho Suli.

Yuniar, R., Ningrum, D. F., Rahmah, I., & Sy Saad, A. N. S. I. P. (2023). Semiotics of “Top Gun: Maverick” Film as an Inspiration for Indonesia to Rise up from the Covid-19 Pandemic. Journal of Urban Society’s Arts, 10(1), 19–31. https://doi.org/10.24821/jousa.v10i1.9070

Zatadini, Z., & Purwacandra, P. P. (2023). PENATAAN ARTISTIK FILM TARI ‘WATESMANTRA’ BERBASIS PUISI. Ekspresi, 12(1). https://doi.org/10.24821/ekp.v12i1.10207

Diterbitkan

2024-06-27

Cara Mengutip

Tinjauan Kritis Perwujudan Mise en Scene dalam Film Budi Pekerti Sutradara Wregas Bhanuteja . (2024). Jurnal Cerano Seni : Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan, 3(01), 52-63. https://doi.org/10.22437/jcs.v3i01.35295

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama