Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan di Universitas Jambi
DOI:
https://doi.org/10.22437/sc.v6i1.57404Keywords:
Aktivitas fisik , Kapasitas aerobik, Kebugaran jasmani, Mahasiswa PORKES, Multistage Fitness Test, VO2MaxAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan di Universitas Jambi serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap kapasitas aerobik mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri atas 28 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kebugaran jasmani diukur melalui Multistage Fitness Test (MFT/bleep test) untuk mengestimasi kapasitas aerobik maksimal (VO2Max). Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 15 mahasiswa (53,57%) kategori sedang, sementara sebanyak 6 mahasiswa (21,43%) kategori kurang, diikuti oleh sebanyak 5 mahasiswa (17,86%) kategori kurang sekali, dan sebanyak 2 mahasiwa (7,14%) pada kategori baik. Secara akumulatif, terdapat sekitar 39,29% mahasiswa yang tingkat kebugarannya masih berada di bawah standar optimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa frekuensi dan konsistensi latihan mandiri merupakan faktor yang lebih menentukan tingkat kebugaran dibandingkan perbedaan jenis kelamin. Novelty dalam penelitian ini adalah fenomena bahwa mahasiswa PORKES yang aktif mengikuti perkuliahan praktik belum tentu memiliki tingkat kebugaran yang lebih baik apabila tidak didukung oleh aktivitas fisik tambahan secara rutin di luar jam kuliah. Penelitian ini memberikan data dasar mengenai kondisi kebugaran jasmani mahasiswa PORKES Universitas Jambi sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan aktivitas fisik berkelanjutan di luar perkuliahan. Penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi kurikulum dan dasar penyusunan program peningkatan kebugaran yang lebih terarah bagi mahasiswa.
References
American College of Sports Medicine. (2018). Pedoman ACSM untuk pengujian dan resep latihan (edisi ke-10). Wolters Kluwer.
Barus, JB (2020). Tingkat kebugaran jasmani siswa pendidikan olahraga . Universitas Mutu Berastagi.
Bull, FC, Al-Ansari, SS, Biddle, S., Borodulin, K., Buman, MP, Cardon, G., Carty, C., Chaput, JP, Chastin, S., Chou, R., Dempsey, PC, DiPietro, L., Ekelund, U., Firth, J., Friedenreich, CM, Garcia, L., Gichu, M., Jago, R., Katzmarzyk, PT, ... Willumsen, JF (2020). Pedoman Organisasi Kesehatan Dunia 2020 tentang aktivitas fisik dan perilaku menetap. British Journal of Sports Medicine, 54 (24), 1451–1462.
Darmadi, H. (2019). Metode penelitian pendidikan dan sosial . Alfabet.
Fikri, A. (2018). Tes kebugaran jasmani Indonesia sebagai instrumen pengukuran kebugaran . Universitas Negeri.
Haryanto. (2024). Analisis kebugaran siswa olahraga dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Pendidikan Olahraga .
Hudah, M., Sutapa, P., & Karyono, TH (2022). Pendidikan olahraga dan kesehatan dalam pembentukan kompetensi calon guru PJOK. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga .
Kusuma, A. (2019). Kebugaran jasmani sebagai modal profesionalisme siswa keolahragaan. Jurnal Keolahragaan .
Kusuma Dewi, R., & Rohmah, S. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran fisik siswa. Jurnal Keperawatan .
Lubans, DR, Richards, J., Hillman, CH, Faulkner, G., Beauchamp, MR, Nilsson, M., Kelly, P., Smith, JJ, Raine, LB, & Biddle, SJH (2016). Aktivitas fisik untuk kesehatan kognitif dan mental pada remaja: Tinjauan sistematis tentang mekanisme. Pediatrics, 138 (3), e20161642.
Pramata, B. (2016). Penggunaan tes kebugaran multistage dalam pengukuran VO₂Max. Jurnal Keolahragaan .
Pratama, D. (2022). Evaluasi kebugaran siswa olahraga sebagai dasar pemetaan kesiapan fisik. Jurnal Pendidikan Olahraga .
Sinuraya, JF, & Barus, JB (2020). Tingkat kebugaran jasmani mahasiswa pendidikan olahraga Universitas Quality Berastagi. Jurnal Pendidikan Jasmani .
Stephani Yane, & Fuzita. (2017). Tingkat kebugaran jasmani mahasiswa Penjaskesrek IKIP PGRI Pontianak. Jurnal Pendidikan Olahraga .
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&DAlfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi revisi). Alfabet.
Sukmawati, R., Pratiwi, I., & Hidayat, T. (2023). Pengukuran kebugaran jasmani siswa menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Jurnal Pendidikan Jasmani
Organisasi Kesehatan Dunia. (2020). Pedoman WHO tentang aktivitas fisik dan perilaku sedentari . Organisasi Kesehatan Dunia.
Kemenkes RI. (2021). Pedoman aktivitas fisik untuk kesehatan masyarakat Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mahardika, IMS (2018). Pengantar evaluasi pengajaran olahraga . Pers Universitas Unesa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Score

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









