Analisis Teknik Dasar Pukulan Lob Badminton Tingkat Pemula dan Lanjutan PB. Iliverd
DOI:
https://doi.org/10.22437/a0100p49Keywords:
Analisis Gerak, badminton, Pukulan LobAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan teknik dasar pukulan lob badminton antara pemain tingkat pemula dan lanjutan di PB. Iliverd Kota Padang menggunakan software Kinovea. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif komparatif dengan desain two-group comparison. Populasi penelitian berjumlah 20 pemain dan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui rekaman video gerakan pukulan lob yang dianalisis secara frame-by-frame menggunakan Kinovea versi 0.9.5.0. Analisis meliputi tahap preparation, execution, serta follow through and recovery, dengan mengamati sudut siku, bahu-badan, panggul, dan lutut atau kaki. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik teknik pukulan lob antara pemain pemula dan lanjutan pada setiap tahapan gerakan. Perbedaan paling terlihat pada tahap follow through and recovery, terutama pada sudut siku dan kaki. Pemain lanjutan menunjukkan koordinasi, kestabilan, dan penyesuaian gerak yang lebih terkontrol dibandingkan pemain pemula. Kinovea dapat digunakan sebagai alat bantu evaluasi teknik pukulan lob secara objektif.
References
Fernández-González, P., Koutsou, A., Cuesta-Gómez, A., Carratalá-Tejada, M., Miangolarra-Page, J. C., & Molina-Rueda, F. (2020). Reliability of Kinovea® software and agreement with a three-dimensional motion system for gait analysis in healthy subjects. Sensors, 20(11), 3154. https://doi.org/10.3390/s20113154
Hadjarati, H., Haryanto, A. I., Prasetyo, A., & Ilham, A. (2023). Distribution practice method of badminton lob punch accuracy. Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi), 19(3), 236–241. https://doi.org/10.21831/jorpres.v19i3.37054
Huang, H., Guo, Z., Zhao, M., Liu, M., & Dai, J. (2025). Differences in backcourt forehand clear stroke between novice players and experienced badminton players: Based on body segment acceleration data. BMC Sports Science, Medicine and Rehabilitation, 17, 118. https://doi.org/10.1186/s13102-025-01163-w
Koli, F. J., Pakaya, R., Ikhsan, H., & Ilham, A. (2025). Hubungan kekuatan otot lengan dan otot perut dengan kemampuan melakukan pukulan lob permainan bulutangkis. Jambura Arena of Physical Education and Sports, 4(1). https://doi.org/10.37905/japes.v4i1.25426
Muharman, F., Muchlis, A. F., Chaeroni, A., Haris, F., & Bahtra, R. (2026). Tinjauan teknik backhand overhead lob atlet Persatuan Bulutangkis PB Warda Kota Padang. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 7(3), 1048–1055. https://doi.org/10.46838/spr.v7i3.1365
Rifai, A., Bustomi, D., & Hambali, S. (2020). Perbandingan latihan footwork dan shadow terhadap kelincahan atlet tim bulutangkis PB. Setia Putra. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga), 5(1), 25–31. https://doi.org/10.36526/kejaora.v5i1.848
Sugiarti, P., Charli, L., & Remora, H. (2022). Pengaruh latihan kekuatan otot lengan terhadap kekuatan pukulan lob bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler SMP Negeri Selangit Kabupaten Musi Rawas. Silampari Journal Sport, 2(2), 158–164. https://doi.org/10.55526/sjs.v2i2.361
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. (2022). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6782.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Efryanda Sagita, Ridho Bahtra, Achmad Chaeroni, Fahd Mukhtarsyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









