Pemanfaatan Kitosan dari Limbah Kepala dan Kulit Udang Vanname (Litopenaeus vannamei) sebagai Pengawet Alami pada Mutu Organoleptik Salome

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.22437/32fa4j93

Kata Kunci:

Kitosan, limbah udang, organoleptik, pengawet alami, salome

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kitosan dalam mempertahankan mutu  organoleptik salome selama penyimpanan pada suhu ruang kitosan diekstrak melalui proses  deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi menggunakan NaOH dan HCl. Kitosan yang  dihasilkan diuji pH, kadar abu, dan kadar air. Larutan kitosan konsentrasi 2% dan 4% dicampur  ke dalam adonan salome, lalu disimpan pada suhu ruang selama 0, 1, dan 2 hari. Parameter  organoleptik (kenampakan, bau, rasa, dan tekstur) dinilai oleh 30 panelis. Hasil menunjukkan  pH 8,19, kadar abu 0,0800%, dan kadar air 16,48%. Penambahan kitosan berpengaruh nyata  terhadap bau dan rasa (p < 0,05), namun tidak signifikan pada kenampakan dan tekstur.  Konsentrasi 2% cukup efektif mempertahankan mutu sensori selama 2 hari. Kitosan berpotensi  sebagai pengawet alami produk pangan.

Referensi

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2025). Laporan Kinerja Bpom 2024. https://www.pom.go.id/storage/sakip/Laporan%20Kinerja%20BPOM%20Tahun%202024.pdf

Badan Standardisasi Nasional (2022). SNI 7949:2022, “Kitosan-Syarat Mutu dan Pengolahan”, Jakarta.

Chattopadhyay, K., Xavier, K. A. M., Ngasotter, S., Karmakar, S., Balange, A., & Nayak, B. B. (2023). Chitosan Gel Prepared with Citric Acid as the Food Acidulant: Effect of the Chitosan Concentration and Gel pH on Physicochemical and Functional Properties of Fish Protein Emulsion Sausages. ACS Omega, 8(8), 7829–7837. https://doi.org/10.1021/acsomega.2c07538

Hosney, A., Ullah, S., & Barčauskaitė, K. (2022). A review of the chemical extraction of chitosan from shrimp wastes and prediction of factors affecting chitosan yield by using an artificial neural network. Marine Drugs, 20(11), 675. http://doi.org/10.3390/md20110675

Jayawardana, H. B. A., & Afandi, A. (2019). The Usage of Chitosan from Shrimp Waste as Natural Preservative for Fish Cilok (Traditional Food in Indonesia). Indonesian Journal of Science and Education, 3(1), 1. https://doi.org/10.31002/ijose.v3i1.911

Madinah, K & Pitriani, P. (2024). Edukasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (Pjas) Dengan Media Belajar Kreatif Untuk Peningkatan Pengetahuan Siswa Di Sdn Tondo Kota Palu. Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat, 5 No 1, 32–38. https://doi.org/10.22487/dedikatifkesmas.v5i1.1628

Meisyaroh, R. P., & Ambarwati, S. P. (2013). Pengaruh Penambahan Kitosan terhadap Jumlah Kuman pada Bakso Daging Sapi (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

https://v2-eprints.ums.ac.id/archive/etd/27733/8

No, H. (2002). Antibacterial activity of chitosans and chitosan oligomers with different molecular weights. International Journal of Food Microbiology, 74(1–2), 65–72. https://doi.org/10.1016/S0168-1605(01)00717-6

Pido, Novita Dewi, Naiu, Asri Silvana, & Harmain, Marsuci Rita. (2022). Formulasi dan Karakterisasi Mutu Sosis Ikan Layang dengan Perbandingan Tepung Sagu yang Berbeda. Nike: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 10 Nomor 3, 154–162.

Purbowati, Pinta. (2016). Upaya Peningkatan Derajat Deasetilasi Pada Kitosan Cangkang Kerang Kampak (Atrina pectinata) Melalui Proses Deasetilasi Kitin Secara Bertahap [Universitas Airlangga]. https://repository.unair.ac.id/56693/2/KKC%20KK%20PK%20BP%2058-16%20Pur%20u..pdf

Purwatmaja, Arya Bayu, Widati, Aris Sri, & Widyastuti, Eni Sri. (n.d.). Pengaruh Perendaman Bakso Daging Ayam dalam Larutan Kitosan Ditinjau dari Kualitas Mikrobiologi dan Fisik. Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya. https://fapet.ub.ac.id/wp-content/uploads/2013/04/Pengaruh-Perendaman-Bakso-Daging-Ayam-dalam-Larutan-Kitosan-Ditinjau-dari-Kualitas-Mikrobiologi-dan-Fisik.pdf

Puspitasari, Dian & Ekawandani, Nunik. (2019). Pemanfaatan Limbah Kulit dang Sebagai Pengawet Alami Makanan. Jurnal TDEC, 13, 256–261.

Rizki, D., Ridwanto, & Rani, Z. (2023). Isolasi Dan Identifikasi Kitosan Dari Cangkang Kerang Bulu (Anadara antiquata). Media Farmasi, 19(2), 74–80. https://doi.org/10.32382/mf.v19i2.174

Rorong, Johnly Alfreds & Wilar, Wiesje Fenny. (2020). Keracunan Makanan Oleh Mikroba. Techno Science Journal, 2(2), 47–60.

Saleh, Rahmat, Tamrin, & Ibrahim, Moh Nuh. (2017). Pengaruh Penambahan Kitosan Dan Lama Penyimpanan Bakso Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis C.)Terhadap Nilai Organoleptik, Kadar Air Dan Jumlah Bakteri. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 2 No 2. http://dx.doi.org/10.33772/jstp.v2i2.2610

Wulandari, Kartika, Sulistijowati, Rieny, & Mile, Lukman. (2015). Kitosan Kulit Udang Vaname Sebagai Edible Coating Pada Bakso Ikan Tuna. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 3 nomor 3, 118–121.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pemanfaatan Kitosan dari Limbah Kepala dan Kulit Udang Vanname (Litopenaeus vannamei) sebagai Pengawet Alami pada Mutu Organoleptik Salome. (2026). Mantis Journal of Fisheries, 3(02), 83-90. https://doi.org/10.22437/32fa4j93