Indeks Pencemaran Tembaga (Cu) pada Wastewater Pertambangan Timah di Kepulauan Bangka
DOI:
https://doi.org/10.22437/mjf.v2i01.42133Kata Kunci:
air limbah, Hakanson, tembaga (Cu), pertambangan timah, Kepulauan BangkaAbstrak
Penelitian ini memberikan perhitungan indeks polusi air yang disebabkan oleh kandungan tembanga (Cu) pada wastewater pertambangan timah. Sampel penelitian diperoleh dari beberapa titik lokasi penambangan di kepulauan bangka. Penelitian dilakukan selama satu tahun dengan interval pengambilan sampel sebanyak 6 kali, yakni bulan Januari; maret, Mei; Juli; September, dan Nopember. Pemeriksaan sampel air dilakukan di unit laboratorium terpadu Institut Pertanian Bogor dengan menggunakan metode APHA 23rd (2017): 3111 B. Perrhitungan indeks polusi wastewater pertambangan timah akibat tembaga (Cu) dilakukan dengan 1 pendekatan, yaitu berdasarkan peraturan pemerintah No. 22 tahun 2021 mengenai baku mutu air kelas II. Baku mutu air kelas II salah satu peruntukannya adalah untuk pembudidayaan ikan air tawar. Jika mengacu pada baku mutu air minum, maka indeks polusi wastewater pertambangan timah masuk kategori tidak tercemar. Sedangkan jika mengacu pada baku mutu air kelas II, maka indeks polusi wastewater pertambangan timah berada pada kategori beresiko sedang.
Referensi
Adibrata, S., Yusuf, M., & Firdaus, M. (2021). Contamination of Heavy Metals (Pb and Cu) at Tin Sea Mining Field and Its Impact to Marine Tourism and Fisheries. Ilmu Kelautan: Indonesian Journal of Marine Sciences, 26(2).
Cheng, H., Huang, L., Ma, P., & Shi, Y. (2019). Ecological risk and restoration measures relating to heavy metal pollution in industrial and mining wastelands. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(20), 3985.
Hakanson, L. (1980). An ecological risk index for aquatic pollution control. A sedimentological approach. Water research, 14(8), 975-1001.
Heryando P. 2004. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat; edisi ke-4. Rineka Cipta.
Irzon, R., Syafri, I., Hutabarat, J., Sendjaja, P., & Permanadewi, S. (2018). Heavy metals content and pollution in tin tailings from Singkep Island, Riau, Indonesia. Sains Malaysiana, 47(11), 2609-2616.
Pratiwi, D. Y., Nugroho, A. P., & Yustiati, A. (2019). Bioakumulasi ion tembaga pada ikan nila (Oreochromis niloticus L.) di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Bantul. Akuatika Indonesia, 4(2), 57-64.
Umroh., Wahidin, L.O., Hudatwi, M., Priyambada, A. 2024. Exploring ecological dynamics: a case study of unconventional tin mining in Batu Belubang Waters, Bangka Island.” Enviroment Asia, 17(3): 151-161. doi: 10.14456/ea.2024.43
Uwah, I. E., Dan, S. F., Etiuma, R. A., & Umoh, U. E. (2013). Evaluation of status of heavy metals pollution of sediments in Qua-Iboe River estuary and associated creeks, South-Eastern Nigeria. Environment and Pollution, 2(4), 110.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
This work is licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.










