Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Interaksi Mahasiswa Pada Grup Whatsapp Kegiatan Kemahasiswaan
DOI:
https://doi.org/10.22437/kalistra.v5i2.56942Keywords:
tindak tutur, direktifAbstract
This study examined directive speech acts within student organizational communication in the WhatsApp group “Humas Pelantikan.” In the digital era, communication occured not only face-to-face but also via social media platforms, with WhatsApp being widely used by students for coordination purposes. The research aimed to analyze and describe the forms and meanings of directive speech acts employed within the group. A descriptive qualitative methodology with a pragmatic approach was adopted. Data were collected through observational and note-taking techniques, focusing on interactions among group members. The analysis draws upon Searle’s classification of speech acts. Findings indicate that directive speech acts appear frequently in several forms, including suggestions, prohibitions, requests, questions, and commands, with commands being the most prevalent. The use of polite expressions such as tolong (please) and jangan lupa (don’t forget) suggests that students seek to maintain politeness when issuing instructions. In conclusion, directive speech acts play a significant role in facilitating effective communication and coordination within student organizations.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji tindak tutur direktif dalam komunikasi organisasi mahasiswa pada grup WhatsApp “Humas Pelantikan.” Di era digital, komunikasi tidak hanya terjadi secara tatap muka, tetapi juga berlangsung melalui platform media sosial, khususnya WhatsApp, yang banyak digunakan oleh mahasiswa untuk keperluan koordinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk serta makna tindak tutur direktif yang digunakan dalam grup tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan pencatatan dengan fokus pada interaksi antaranggota grup. Analisis didasarkan pada klasifikasi tindak tutur yang dikemukakan oleh Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif muncul dalam berbagai bentuk, seperti saran, larangan, permintaan, pertanyaan, dan perintah. Perintah merupakan jenis yang paling dominan ditemukan dalam data. Penggunaan ungkapan kesantunan seperti “Tolong,” dan “Jangan lupa,” menunjukkan bahwa mahasiswa tetap menjaga kesopanan saat memberikan instruksi. Kesimpulannya, tindak tutur direktif memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi dan koordinasi yang efektif dalam organisasi mahasiswa.
References
Adiningrat, N., Albina, M., Padila, W., & Tanjung, E. R. (2025). Descriptive Research in Education. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(3). https://jicnusantara.com/index.php/jicn
Alkatiri, D., Purwaka, A., & Cuesdeyeni, P. (2021). Tindak Tutur Direktif dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata. TUNAS: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 1–8. http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/tunas
Astara, B., Trisfayani, T., & Rahayu, R. (2024). Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Film (Generasi Micin Vs Kevin). Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 2(4), 9–22. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v2i4.964
Danty, Ngusman, & Juita, N. (t.t.). Tindak Tutur Direktif dan Strategi Bertutur dalam Bahasa Minangkabau oleh Remaja Antarkawan Sebaya pada Komunikasi Tidak Resmi di Kota Padang. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/sastra (Tautan umum menuju portal e-journal UNP).
Harahap, D., Sihite, E., Sigiro, L., Lumbantoruan, R., Sembiring, T., Rambe, W., Simbolon, Y., & Gafari, M. O. F. (2025). Analisis tindak tutur bahasa mahasiswa dalam interaksi akademik dan sosial. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 3(2), 165–174. https://jurnal.itt7.ac.id/index.php/pragmatik
Hasanah, M. U., Alyafatin, R., Ningrum, A. A., Rivalianti, A., Zahra, H. A., Utomo, A. P. Y., Yanitama, A., & Eralitas, N. (2025). Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Video Pembelajaran Sains di Sekitar Kita pada Kanal Youtube Pahamify. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 3(1), 317–340. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v3i1.1490
Leech, G. N.(1993). Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia Press. https://books.google.co.id/books/about/Prinsip_prinsip_pragmatik.html?hl=id&id=udqsnQAACAAJ&redir_esc=y
Mulyani. (t.t.). Kajian Pragmatik terhadap Tindak Tutur Direktif Guru SMA dalam Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas. https://jurnal.unimus.ac.id (Referensi repositori penelitian pendidikan).
Nisa, K. (2018). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Berita dalam Media Surat Kabar Sinar Indonesia Baru. Jurnal Bindo Sastra, 2(2), 218-224.
Rodearni, Y., Elmustian, & Auzar. (2019). Tindak Tutur Ilokusi Comica Roni Immanuel “Mongol Stres” dalam Acara Stand-Up Comedy Show dan Implikasinya. Jurnal Tuah: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa, 1(1), 78–83. https://tuah.ejournal.unri.ac.id/index.php/JT
Saleh, F., Yusuf, R., Rosvita, I., & Ibrahim. (2024). Tindak Tutur Ekspresif menurut Searle pada Interaksi Pembelajaran Siswa SMA 2 Sidenreng Rappang. Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan, 12(1), 49–56. https://doi.org/10.33506/jq.v12i1.3145
Suryaningsih, L., Irawan, M. S., & Anggun. (2024). Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-BSI 2024. Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA), 3(3), 19–23. https://jurnal.itt7.ac.id/index.php/jundikma
Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2). https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.215
Wulandari, E., & Utomo, A. P. Y. (2021). Analisis Tindak Tutur Representatif dalam Video “Trik Cepat Jawab Soal Matematika Bahasa Inggris Versi Jerome!” pada Saluran Youtube Jerome Polin. Jurnal Sastra Indonesia, 10(1), 65–70. https://doi.org/10.15294/jsi.v10i1.45120
Yule, G. (2006). Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. https://books.google.co.id/books/about/Pragmatik.html?id=DM9wAQAACAAJ&redir_esc=y
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadia Ainul Maghfiroh, Marisah Marisah, Azmi Karima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish their manuscripts in Kajian Linguistik dan Sastra agree to the following terms:
1. The copyright in each article belongs to the author.
2. The author acknowledges that Kajian Linguistik dan Sastra reserves the right to be the first to publish under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (Attribution 4.0 International CC BY-SA 4.0).
3. Authors may submit articles separately, arranging for non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal to other versions (e.g., delivery to the author's institutional repository, publication into a book, etc.), acknowledging that the manuscript has been first published in Kajian Linguistik dan Sastra.










