https://online-journal.unja.ac.id/jseb/issue/feed Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis 2022-05-11T00:00:00+07:00 Dwi Nurul Amalia., S.P M.Si dwinurulamalia@unja.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Jurnal Ilmiah Sosio-ekonomika BIsnis -In english translate to Journal Agriculture of economy is a scientific journal that publishes various original research articles and review (by invitation) about n socio economy, including agribusiness and food information and regulation. This journal is an official publication of Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Jambi Agricultural University Indonesia, published since 2010. It is published regularly 2 times a year (in Juny, and December)</p> <p><img src="https://online-journal.unja.ac.id/public/site/images/rikkyfaperta/Screen_Shot_2019-04-08_at_7.47_.42_AM_.png" /></p> <p>pISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1180428885&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">1412-8241</a> <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1525149681&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">eISSN : 2621-1246</a></p> <p> </p> https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15391 ANALISIS PROFITABILITAS DAN NILAI TAMBAH USAHA INDUSTRI PANGAN PRODUK CARANG MAS DI KABUPATEN MAGETAN 2022-03-01T22:23:22+07:00 Ernoiz Antriyandarti ernoiz_a@staff.uns.ac.id Ratrika Wati ratrikawati97@gmail.com <p>Carang mas is a type of snack made from sweet potato. This study aims to determine the cost structure, the profitability and added value of processing sweet potatoes into carang mas by using descriptive and analytical methods. The location is chosen by applying purposive sampling, and sample is selected by census method. Data collection techniques used observation, interview, and note-taking. Data analysis methods used: (1) Cost; (2) Revenue; (3) Break event Point; (4) Profitability; and (5) Added Value. The results showed that the average variable cost is IDR 32.090.664,88 production/month and the average fixed cost is IDR 436.482,42 production/month. The average total cost spent is IDR 32,527,147.30 productions/month. The average revenue of the machete industry is IDR 39.486.431,28 production/month. The amount of Break Event Point units is 627,42 packages per month, while the of Break Event Point sales is IDR 2.330.414,69 production/month. The Margin Of Safety value is 94,10% and the value of the Marginal Income Ratio is 18,73%, so the profitability value in the business of carang mas is 17,62%. Processing of potato into carang mas generates the gross added value of IDR 1.400,75 per kilogram, while the net value added &nbsp;amounts to IDR 1.169,80 per kilogram. The average labor used in its industry is five people.</p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15386 MODEL PRODUKTIVITAS, RISIKO DAN PERILAKU PETANI MENYIKAPI RISIKO PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI KABUPATEN TEBO 2022-03-12T14:02:04+07:00 Saidin Nainggolan saidinnainggolan64@gmail.com Yanuar Fitri saidinnainggolan64@gmail.com Riri Oktari Ulma saidinnainggolan64@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis:&nbsp; Respon produksi, fungsi risiko produksi. Lokus penelitian dilakukan di Kecamatan Keliling Danau kabupaten Kerinci. &nbsp;Desa sampel terdiri dari Desa Desa Semerap, Desa Pulau Tengah, dan Desa Lempur Danau. Ukuran populasi ada sebanyak 1.576 petani. Ukuran sampel mengunakan <em>Metode Slovin</em> dan diperoleh sampel sebanyak 91 petani. Penarikan sampel mengunakan dengan <em>Metode Acak Sederhana </em>dengan mengunakan tabel acak. Metode analisis data mengunakan fungsi produksi <em>Coob-Douglas</em><em>s</em> dan fungsi risiko produksi <em>Just and Pope</em>. Hasil estimasi presisi model fungsi produksi actual Adj. R<sup>2</sup> = 0,92357.&nbsp; Presisi model fungsi produksi optimal Adj R<sup>2</sup>= 0,93635 skala produksi Ya; Ɛβi=0,6782&nbsp;artinya <em>decreasing of return to scale</em>. Skala produski potensial (Yopt); Ɛβi=1,5127. Faktor determinan respon produksi ditentukan pupuk Urea, pupuk Organik dan luas lahan. Presisi model fungsi risiko Adj.R<sup>2</sup> =9,543. Input produksi benih dan tenaga kerja tergolong <em>risk increasing factor</em> sedangkan pupuk Urea, pupuk SP36, pupuk KCl, pupuk Organik, Pestisida dan luas lahan tergolong<em> risk reducing factor</em>. TE= 0,6356 &lt;0,7 tergolong rendah, peluang peningkatan produksi sebesar 36,44 %. Peningkatan produksi dan mengurangi risiko produksi dapat dilakukan dengan alokasi input produksi optimal. Faktor social ekonomi berpengaruh terhadap meningkatnya inefisiensi teknis tetapi tidak signifikan.</p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/14763 KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN, KEHUTANAN, DAN PERIKANAN DALAM PEREKONOMIAN PROVINSI JAMBI 2021-09-28T01:33:45+07:00 Refa'ul Khairiyakh refaul.khairiyakh@staff.uns.ac.id Agustono Agustono refaul.khairiyakh@staff.uns.ac.id Wiwit Rahayu refaul.khairiyakh@staff.uns.ac.id Gina Fauzia refaul.khairiyakh@staff.uns.ac.id Elwamendri agribisnis@unja.ac.id <p>Pembangunan perekonomian suatu wilayah memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat wilayah tersebut. Kebijakan yang tepat sangat dibutuhkan agar tujuan pembangunan ekonomi tersebut dapat tercapai. Pengetahuan tentang kinerja dan peranan sektor perekonomian akan membantu pemerintah daerah dalam merancang suatu kebijakan pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Provinsi Jambi, dan mengidentifikasi peranan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dalam perekonomian Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan data sekunder periode tahun 2011-2020. Data yang digunakan adalah data PDB Indonesia, PDB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Indonesia, PDRB Provinsi Jambi, dan PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Provinsi Jambi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Provinsi Jambi adalah baik dengan indikator kecenderung PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang meningkat dan besarnya kontribusi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang lebih dari 25%. Sektor pertanian merupakan sektor basis di Provinsi Jambi, hal ini ditunjukkan dari nilai LQ sektor yang lebih dari 1. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Provinsi Jambi termasuk kedalam sektor unggulan berdasarkan nilai rerata LQ dan DLQ yang lebih dari 1. Klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor basis saat ini maupun dimasa yang akan datang. Berdasarkan hasil analisis shift share diketahui bahwa perekonomian nasional berpengaruh terhadap pertumbuhan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Provinsi Jambi, dan sekto pertanian, kehutanan, dan perikanan Provinsi Jambi memiliki keunggulan kompetitif jika dibandingkan dengan sektor yang sama di provinsi lain.</p> <p> </p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15402 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN USAHATANI CABAI MERAH KERITING DI KECAMATAN GUNUNG TUJUH KABUPATEN KERINCI 2021-11-10T14:15:18+07:00 Endy Effran endy_effran@unja.ac.id Siti Kurniasih sitikurniasih@unja.ac.id Zakiah endy_effran@unja.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran usahatani cabai merah keriting di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, (2) mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap pendapatan usahatani cabai merah keriting di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci. Data di analisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Metode analisis untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan yaitu Analisis Cobb Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Usahatani cabai merah keriting di Kecamatan Gunung Tujuh umumnya dilakukan oleh petani pada lahan milik mereka sendiri dengan luas lahan rata-rata 0,62 Ha. Pemanenan dapat dilakukan pada saat tanaman berumur 4 hingga 5 bulan dengan frekuensi pemanenan 15 hingga 24 kali dalam satu kali musim tanam dan hanya, (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan usahatani berpengaruh signifikan terhadap penerimaan usahatani cabai merah keriting seperti biaya benih (BB)), biaya pupuk (BP), biaya obat-obatan (BO), biaya tenaga kerja (BT), dan luas lahan (L) mempengaruhi 86,1% penerimaan usahatani cabai merah keriting yang ditunjukkan oleh koefisien determinasi (R<sup>2</sup>) dengan nilai sebesar 0,861 sedangkan sisanya 13,9% dipengaruhi oleh faktor lain.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <em>Usahatani Cabai Merah Keriting, Penerimaan, Faktor Produksi, Gunung Tujuh</em></p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15409 PERAN PENYULUH DALAM KEBERDAYAAN PETANI PADI SAWAH DI DESA BELADING KECAMATAN SABAK AUH KABUPATEN SIAK 2021-11-11T09:11:39+07:00 Cepriadi cepriadi@unri.ac.id Kausar cepriadi@unri.ac.id <p><em>Farmers can optimize their agricultural products and improve their farming, it is necessary for the role of extension workers to provide education and guidance to farmers so that farmers can work on land and produce optimal agricultural products so that farmers can be successful in their farming business. To improve their farming business, farmers need the role of agricultural extension workers. Agricultural extension agents are agents of change who are directly related to farmers. The main function of the extension worker is to change the attitude of the farmer through non-formal education so that the farmer has a better life in a sustainable manner. This study aims to analyze the influence of the role of extension workers on farmer empowerment. This research was conducted in Belading Village, Sabak Auh District, Siak Regency. Respondents in this study were lowland rice farmers who joined farmer groups as many as 50 samples. To answer the purpose of this study using multiple linear regression analysis. The results showed that the role of the extension worker had a significant effect on the empowerment of lowland rice farmers in the village of Belading either simultaneously or partially.</em></p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15507 ADOPSI E-COMMERCE DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) BAGI UMKM AGRIBISNIS DI KABUPATEN BANTUL 2022-02-23T22:08:28+07:00 Mayfilda Pusfitaningrum mayfildapusfitaningrum@gmail.com Agustono mayfildapusfitaningrum@gmail.co.id Isti Khomah mayfildapusfitaningrum@gmail.co.id <p>This research aims to analyze the factors that are influential in the adoption of e-commerce by agribusiness MSMEs in Bantul Regency which is carried out by adopting the Technology Acceptance Model (TAM). The selection of locations was carried out purposely on the consideration of Bantul Regency has the highest number of MSMEs in Yogyakarta Province and has been implemented digital MSME program. Sampling was conducted by purposive sampling which amounted to 135 respondents with the criteria of agribusiness MSMEs domiciled in Bantul Regency who already use e-commerce in their business activities. The data analysis used is SEM-PLS which is operated using SmartPLS 3.0 software. The results showed that computer self-efficacy has a positive influence on perceived ease of use and perceived usefulness. Perceived ease of use has a positive influence on perceived usefulness and attitude towards using. Perceived usefulness has a positive influence on attitude towards using and intention to use. Attitude towards using has a positive influence on intention to use. Intention to use has a positive influence on actual use in the adoption of e-commerce in Agribusiness MSMEs in Bantul Regency.</p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15549 ANALISIS KOMPARASI PERAN WANITA TANI DALAM USAHATANI JAGUNG SERTA PANDANGAN WANITA TANI TERHADAP JAGUNG HIBRIDA DI DESA PAKAAN LAOK DAN DESA DUKO TAMBIN 2021-11-22T09:05:30+07:00 Vaundrawati Dheananda Salsadyra vaundra02@gmail.com Teti Sugiarti vaundra02@gmail.com Nurul Arifianti vaundra02@gmail.com <p>This study aims to determine 1) the differences in the roles of women farmers in maize farming in Pakaan Laok Village and Duko Tambin Villages 2) the differences in the views of women farmers in Pakaan Laok and Duko Tambin villages on hybrid mize. The selection of the research location was carried out using purposive sampling technique with by considering that Pakaan Laok Village and Duko Tambin Village had advantages on different sides. The study was conducted from September to November 2021. The study used the census method and data analysis was carried out using qualitative descriptive analysis. The results showed that the role of women farmers in maize farming in Pakaan Laok Village was high compared to the role of women farmers in Pakaan Laok Village. The view of women farmers in Duko Tambin Village on hybrid maize is better than that of women farmers in Pakaan Laok Village.</p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15839 KAJIAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PADA LAHAN BEKAS TAMBANG EMAS DI KECAMATAN PANGKALAN JAMBU KABUPATEN MERANGIN 2021-12-08T10:58:16+07:00 Emy kernalis emykernalis@yahoo.co.id Zakky Fathoni emykernalis@yahoo.co.id Vinni Nover Yanti emykernalis@yahoo.co.id <p>Pangan merupakan kebutuhan paling mendasar yang harus dipenuhi oleh negara maupun masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui gambaran umum usahatani padi sawah pada lahan bekas tambang emas, 2). Untuk mengkaji dan &nbsp;menganalisis pendapatan usahatani padi sawah pada lahan bekas tambang emas.&nbsp; Penelitian ini menggunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis pendapatan. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa : (1) Usahatani padi sawah pada lahan bekas tambang emas di daerah penelitian sudah menggunakan irigasi sederhana dengan musim tanam 2 kali. Pengolahan lahan sudah menggunakan mesin traktor dan sistem tanam yang digunakan yaitu sistem tanam jajar legowo. Input-input yang digunakan sudah sesuai dengan yang dianjurkan (benih, pupuk urea, SP36, KCl, Organik dan obat-obatan), &nbsp;(2) Rata-rata pendapatan usahatani padi sawah pada lahan bekas tambang emas di Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin masih layak diusahakan dan menguntungkan dilihat nilai R/C &nbsp;lebih besar dari 1.</p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15659 PENGARUH PENGETAHUAN WANITA TANI TENTANG PTT JAGUNG TERHADAP PEMBAGIAN KERJA PADA USAHATANI JAGUNG DALAM PERSPEKTIF GENDER 2021-11-28T22:24:05+07:00 Ivan Hidayat ivanhidayat260100@gmail.com Teti Sugiarti ivanhidayat260100@gmail.com Nurul Arifianti ivanhidayat260100@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui karakteristik wanita tani jagung di Desa Duko Tambin, (2) Mengetahui pembagian kerja rumah tangga petani pada usahatani jagung di Desa Duko Tambin, dan (3) mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan wanita tani tentang PTT jagung terhadap pembagian kerja rumah tangga petani pada usahatani jagung di Desa Duko Tambin. Penelitian dilakukan di Desa Duko Tambin, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi menggunakan software SPSS. Sampel pada penelitian adalah sebanayak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik wanita tani meliputi usia, pendidikan, pekerjaan utama, dan pengalaman bertani. Pembagian kerja rumah tangga petani pada usahatani jagung di Desa Duko Tambin dikerjakan oleh dominan wanita, dominan laki-laki, dan dikerjakan bersama. Pekerjaan pada usahatani meliputi penentuan komoditas, perencanaan kebutuhan saprodi, perencanaan kebutuhan tenaga kerja, prakiraan kebutuhan biaya, perencanaan waktu usahatani, pengolahan lahan, pembersihan lahan, pemupukan, penanaman, penyiraman, penyiangan, pengendalian hama, pemanenan, penjemuran, dan pemipilan. Pembagian kerja yang dilakukan oleh rumah tangga petani di Desa Duko Tambin pada kegiatan usahatani jagung yaitu sebesar 46,22 persen dominan dikerjakan oleh wanita, 30,89 persen dominan dikerjakan oleh laki-laki, dan 22,89 persen dikerjakan secara bersama-sama.</p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis https://online-journal.unja.ac.id/jseb/article/view/15999 ANALISIS PERILAKU PETANI DAN PRODUKTIVITAS USAHATANI PENANGKARAN BENIH PADI SAWAH DI KECAMATAN KUMPEH KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI 2021-12-14T12:03:32+07:00 Arsyad Lubis amaliadwinurul@gmail.com Dwi Nurul amalia dwinurulamalia@unja.ac.id Siti Kurniasih amaliadwinurul@gmail.com <p>Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kumpeh dengan tujuan untuk 1) Mengetahui Perilaku Petani Penangkaran Benih Padi Sawah, 2) Mengetahui Produktivitas usahatani Penangkar Benih Padi Sawah dan 3) Mengetahui hubungan Perilaku Petani dengan Produktivitas usahatani Penangkar Benih Padi sawah. . Upaya peningkatan produksi padi membutuhkan input yang berkualitas, salah satu input yang sangat menentukan peningkatan produksi padi adalah benih bermutu. Permintaan benih padi sawah bermutu semakin meningkat seiring dengan peningkatan luas lahan sawah dan intensitas kegiatan budidaya usahatani padi sawah.&nbsp; Peningkatan permintaan benih bermutu ini diupayakan melalui pembinaan beberapa kelompok tani sebagai penangkar benih, dalam aspek perilaku petani dan aspek pendukung pada kegiatan budidaya penangkaran benih, seperti sertifikasi dan penyediaan benih Induk oleh pihak terkait. .</p> <p>Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perilaku petai berada pada Kategori Tinggi (81 persen) dan Produktivitas berada pada Kategori Tinggi (79 persen). Analisis Uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif anrata perilaku petani dengan produktivitas usahatani penangkar benih padi sawah. Nilai 𝝌<sup>2</sup> <sub>hitung&nbsp; </sub>= 3,45 &gt; 𝝌<sup>2</sup> <sub>tabel </sub>&nbsp;( α =10% db = 1) = 2,706 maka diputuskan&nbsp; terima H<sub>1</sub> artinya hubungan antara perilaku petani dengan Produktivitas usahatani penangkar benih padi sawah signifikan. Melalui Uji Kontengensi diperoleh nilai C =0,25dan C<sub>maks</sub> = 0,707, dikategorikan sebagai hubungan yang kuat. Sementara dari uji keeratan hubungan diketahui nilai r = 0,35 dan uji t menunjukkan keeratan hubungan antara perilaku petani dengan produktivitas usahatani penangkar benih padi sawah significant.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci ; </strong><strong>Benih, Perilaku, Produktivitas.</strong></p> 2022-05-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis