Empowering Elderly Hypertension through a Combination of Mindfulness Therapy and Emotional Freedom Technique (EFT) to Lower Anxiety

Penulis

  • Siti Khadijah Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Dwi Ariani Sulistyowati Department of Nursing, Health Polytechnic, Ministry of Health, Surakarta
  • Endang Caturini Sulistiyowati Department of Nursing, Health Polytechnic, Ministry of Health, Surakarta
  • Endang Caturini Sulistiyowati Department of Nursing, Health Polytechnic, Ministry of Health, Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.22437/jpmjk.v4i1.55718

Kata Kunci:

Emotional Freedom Technique, Hipertensi, Lansia, Mindfulness

Abstrak

Populasi lansia di Indonesia memiliki prevalensi hipertensi tinggi mencapai 63,2%. Kondisi fisik ini diperburuk oleh kecemasan mencapai 45-60% pada lansia hipertensi di panti wredha namun belum mendapatkan intervensi non-farmakologi yang komprehensif. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan lansia dalam mengelola kecemasan melalui penerapan kombinasi terapi Mindfulness dan Emotional Freedom Technique (EFT). Program melibatkan lansia hipertensi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan; edukasi kesehatan, demonstrasi, praktik langsung terapi mindfulness dan EFT, pendampingan, serta evaluasi kemampuan dalam mempraktikkan terapi, tingkat kecemasan serta tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan juga didukung dengan media edukasi berupa buku saku dan video panduan terapi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam melakukan terapi secara mandiri, penurunan tingkat kecemasan, serta tekanan darah lebih stabil. Kombinasi terapi midfulness dan EFT terbukti efektif meningkatkan kemampuan lansia mengelola kecemasan dan dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai pendekatan non farmakologis untuk meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

“Empowering Elderly Hypertension through a Combination of Mindfulness Therapy and Emotional Freedom Technique (EFT) to Lower Anxiety” (2026) Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurusan Keperawatan, 4(1), hlm. 239–247. doi:10.22437/jpmjk.v4i1.55718.