https://online-journal.unja.ac.id/jpj/issue/feed Jurnal Psikologi Jambi 2021-06-25T14:46:42+07:00 Agung Iranda jurnalpsikologi@unja.ac.id Open Journal Systems <table style="width: 530px;"> <tbody> <tr> <td style="width: 112px;"><strong>Journal title</strong><br><strong>Initials</strong><br><strong>Frequency</strong><br><strong>DOI</strong><br><strong>Online ISSN</strong><br><strong>Print ISSN</strong><br><strong>Publisher</strong><br><strong>Editor in Chief</strong></td> <td style="width: 404px;">Jurnal Psikologi Jambi<br>JPJ<br>July and October<br>Crossref<br><a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1497577721&amp;1&amp;&amp;">2580-7021</a><br><a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1457939573&amp;1&amp;&amp;">2528-2735</a><br>Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi<br>Agung Iranda</td> </tr> </tbody> </table> <table> <tbody> <tr> <td> <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Psikologi Jambi (JPJ)</strong> is an open access peer-reviewed journal that aims to share and discuss issues and research results. This journal is published by Faculty of Medicine and Health Sciences of Jambi University.</p> <p style="text-align: justify;">Focus and scope of <strong>Jurnal Psikologi Jambi (JPJ)</strong> is promoting the development of psychology through the publication of research articles with new findings and scientific and strict methodology of topics related to the following psychology:</p> <ol> <li class="show">Psychology Clinic</li> <li class="show">Developmental psychology</li> <li class="show">Industrial/Organizational Psychology</li> <li class="show">Educational Psychology</li> <li class="show">Social Psychology</li> <li class="show">Psychometric</li> <li class="show">Experimental psychology</li> <li class="show">Applied Psychology</li> </ol> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Psikoloagi Jambi (JPJ)</strong> receives empirical research manuscripts with the above topics that meet the standards of publication in the Journal of Psychology.&nbsp;<strong><br><br></strong><strong>Jurnal Psikologi Jambi (JPJ)</strong> is published media for research results field. These results are published in such an original scientific article and a review. Submitted manuscript must be original, no plagiarism and unpublished. Manuscript is submitted online via Open Journal System (OJS), must follow author guideline and writting template. All submission will be blind reviewed by qualified reviewers in their field.</p> </td> </tr> </tbody> </table> https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/12634 KECERDASAN SOSIAL PADA REMAJA KPOPERS MINANG DITINJAU DARI PERENTAL BONDING 2021-04-20T08:47:41+07:00 Vira Yuliani vira.yuliani.17@gmail.com Rida Yanna Primanita vira.yuliani.17@gmail.com <p><strong>Introduction</strong> Adolescent age makes adolescent development tasks increase, one of which is involved in social structures. The existence of group formation in adolescents is likely to influence the social attitudes of these adolescent. This study aims to see the differences in the level of adolescent social intellegence in terms of parental bonding (parent-child bonding).</p> <p><strong>Method</strong> The subjects of this study were 38 kpopers from the Minang tribe who lived in West Sumatera, with an age range of 12-20 years. The sample was taken by using a purposive random sampling technique, with a Likert-type questionnaire. The data analysis technique used in this research is the one way ANOVA statistical technique. </p> <p><strong>Results</strong> of this study indicate that there are differences in the social intellegence of Minang kpopers adolescents in terms of parental bonding, with a p-value of 0.025 (p &lt;0.05). with 12 subjects in the optional parenting parental bonding type, 6 subjects in the affectionaned control parental bonding category, 13 subjects in the affectionated constrait category, and 7 subjects in the neglected parenting category. </p> <p><strong>Conclusions and Recommendation</strong> There are differences in the social intellegence of Minang Kpopers adolescents in parental bonding. This research that recommendation for research to correlation all type of parental bonding with social intellegence. </p> <p><strong>Keywords</strong>: Parental bondiing, social intelligence, adolescent, Minang, kpopers. </p> <p>ABSTRAK <strong>Pendahuluan</strong> Usia remaja membuat tugas-tugas perkembangan remaja semakin bertambah, salah satunya keterlibatan di dalam struktur sosial. Adanya pembentukan kelompok pada remaja berkemungkinan memengaruhi sikap sosial remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan tingkat kecerdasan sosial remaja ditinjau dari parental bonding (ikatan orangtua dan anak). <strong>Metode</strong> Subjek penelitian ini adalah remaja kpopers dari Suku Minang yang berdomisili di Sumatera Barat berjumlah 38 orang dengan rentang usia 12-20 tahun, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling, dengan kuesioner tipe likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik one way anova. Subjek penelitian ini adalah remaja kpopers dari Suku Minang yang berdomisili di Sumatera Barat berjumlah 38 orang dengan rentang usia 12-20 tahun, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling, dengan kuesioner tipe likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik one way anova. <strong>Hasil</strong> penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kecerdasan sosial remaja Minang kpopers ditinjau dari parental bonding, dengan nilai p 0.025 (p&lt;0.05). dengan 12 subjek pada tipe parental bonding optional parenting, 6 subjek pada kategori parental bonding affectionated control, 13 subjek pada kategori affectionated constrait, dan 7 subjek pada kategori neglected parenting. <strong>Kesimpulan dan Saran</strong> Adanya perbedaan tingkat kecerdasan sosial remaja Minang Kpopers berdasarkan parental bonding. Penelitian ini merekomendasikan untuk meneliti hubungan setiap tipe parental bonding dengan kecerdasan sosial.<br /><strong>Kata kunci</strong>: Parental bonding, kecerdasan sosial, remaja, Minang, kpopers. </p> <p> </p> <p> </p> 2021-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Psikologi Jambi https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/12635 HARGA DIRI MANTAN PECANDU NARKOBA YANG BEKERJA DI PUSAT REHABILITASI “X” JAMBI 2021-04-20T08:54:20+07:00 Tira Nalvianti Rahmi tiranrahmi@gmail.com Siti Raudhoh sitiraudhoh@gmail.com Amelia Dwi Fitri tiranrahmi@gmail.com <p><strong>Introduction:</strong> Ex-drug addicts might potentially experience a relapse. Previous research had found that one of the factors that could affect ex-drug addicts to survive from a relapse was selfesteem. Self-esteem is essential for every human being, especially for the ones who are in their recovery, such as addiction recovery. This research aimed to describe the self-esteem of ex-drug addicts working at a rehabilitation center.</p> <p><strong>Method:</strong> The participants of this research were three men working at a rehabilitation center and had stopped using drugs minimum in a year. This research was conducted in Jambi in 2018, used a qualitative research method with a phenomenology approach. The data collection technique used an in-depth interview.</p> <p><strong>Result:</strong> All of the participants still disregarded some values yet had some appropriate experiences in other aspects of self-esteem. The main factors that significantly contributed to their self-esteem were relatively different.</p> <p><strong>Conclusions and recommendation:</strong> It appears that the self-esteem of all the participants tends<br />to lead to the mediumcategory</p> <p>Keywords: addiction recovery, ex-drug addict, rehabilitation, self-esteem</p> <p> </p> <p>ABSTRAK<br /><strong>Latar Belakang:</strong> Mantan pecandu narkoba yang berhasil lepas dari ketergantungan narkoba berpotensi untuk mengalami kekambuhan. Penelitian sebelumnya menemukan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi mantan pecandu narkoba mampu bertahan untuk tidak kembali menggunakan narkoba adalah harga diri. Harga diri penting dalam kehidupan seseorang, terutama bagi seseorang yang sedang dalam masa pemulihan, seperti pemulihan adiksi. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai harga diri pada mantan pecandu narkoba yang bekerja di pusat rehabilitasi “X” Jambi.</p> <p><strong>Metode:</strong> Partisipan penelitian ialah tiga orang laki-laki dewasa yang berusia antara 25-45 tahun, sedang bekerja sebagai staf di pusat rehabilitasi “X” Jambi, dan telah berhenti menggunakan narkoba minimal satu tahun. Penelitian dilakukan di Kota Jambi pada tahun 2018, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, serta metode pengumpulan data melalui teknik wawancara mendalam.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Ketiga partisipan masih belum memenuhi beberapa nilai-nilai kebajikan, namun partisipan telah berhasil memenuhi sebagian besar nilai yang terkandung dalam aspek harga diri. Faktor yang paling berperan dalam pembentukan harga diri masing-masing partisipan secara khusus memiliki perbedaan yang mendasar.</p> <p><strong>Kesimpulan dan Saran:</strong> Harga diri ketiga partisipan cenderung mengarah ke dalam kategori harga diri sedang berdasarkan keseluruhan aspek yang hampir terpenuhi dan beberapa yang tidak terpenuhi.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> harga diri, mantan pecandu narkoba, pemulihan adiksi, rehabilitasi</p> 2021-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Psikologi Jambi https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/12637 HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN IIK RIAU 2021-04-20T09:03:06+07:00 Yuliani Intan Lestari anayuliana.psikologi@uin-suska.ac.id Winda Palasari windaapalasarii@yahoo.com <p><strong>Introduction</strong> Santri who attend Islamic boarding schools, require them to live far apart from their parents and families. And this condition can be a barrier for these students to achieve happiness. The life of the Islamic boarding school which is different from school life in general makes it difficult for some students to adapt. In addition, the existing rules and learning programs stress the students. As a result, it makes the students depressed and stressed and has an impact on the happiness of the students. One of the factors affecting happiness is friendship. A person will be happier when experiencing high quality friendships with his friends.</p> <p><strong>Methods</strong> The purpose of this study was to examine the relationship between the quality of friendship and happiness in the students of the Imam Ibnu Katsir Islamic boarding school in Rumbai District. The sample in this study amounted to 151 people who were obtained through the quota sampling technique. The instrument used in this study was the friendship quality scale with a reliability coefficient of 0.891 and a happiness scale of 0.897. This research uses Product moment analysis technique.</p> <p><strong>Results</strong> of this study indicate a significant value of = 0.000 (p ≤ 0.001) meaning that the hypothesis is accepted, that is, there is a significant positive relationship between the quality of friendship and happiness of the students. The effective contribution of friendship quality to happiness is 7.5%. This shows that the quality of friendship plays an important role in increasing happiness in students.</p> <p><strong>Conclusions and Recommendation</strong> This research concluded that quality of friendship have influence for the conquest of happiness in santri. Therefore this research that recommendation to santri for cultivate a quality friendly relationship with other person.</p> <p><strong>Keywords:</strong> friendship quality, happiness, school.</p> <p>ABSTRAK</p> <p><strong>Pendahuluan</strong> Santri yang bersekolah di Pondok Pesantren, mengharuskan mereka untuk hidup jauh terpisah dari orangtua maupun keluarganya. Dan kondisi tersebut bisa menjadi penghalang untuk santri tersebut untuk mencapai kebahagiaan. Kehidupan Pondok Pesantren yang berbeda dengan kehidupan sekolah pada umumnya membuat beberapa santri sulit untuk beradaptasi. Selain itu, aturan-aturan serta program pembelajaran yang ada membuat santri tertekan. Akibatnya membuat santri tertekan dan stress serta berdampak pada kebahagiaan para santri. Salah satu faktor mempengaruhi kebahagiaan adalah persahabatan. Seseorang akan lebih bahagia saat mengalami persahabatan dengan kualitas yang tinggi dengan sahabat-sahabatnya.</p> <p><strong>Metode</strong> Tujuan penelitian ini untuk meneliti hubungan antara Kualitas Persahabatan dengan Kebahagiaan pada Santri Pondok Pesantren Imam Ibnu Katsir di Kecamatan Rumbai. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 151 orang yang diperoleh melalui teknik kuota sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kualitas persahabatan dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,891 dan skala kebahagiaan sebesar 0,897. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Product moment.</p> <p><strong>Hasil</strong> Penelitian ini menunjukkan nilai signifikan sebesar = 0,000 (p ≤ 0,001) artinya hipotesis diterima, yaitu ada hubungan positif yang signifikan antara kualitas persahabatan dengan kebahagiaan pada santri. Sumbangan efektif kualitas persahabatan terhadap kebahagiaan yaitu sebesar 7,5%. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas persahabatan berperan penting dalam meningkatkan kebahagiaan pada santri.</p> <p><strong>Kesimpulan dan Saran</strong> Penelitian ini disimpulkan bahwa kualitas persahabatan berperan penting dalam meraih kebahagiaan pada santri. Oleh karena itu, direkomendasikan setiap santri hendaknya memupuk hubungan persahabatan yang berkualitas dengan teman.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: kualitas persahabatan, kebahagiaan, sekolah</p> <p> </p> <p> </p> 2021-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Psikologi Jambi https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/12638 EMOSI POSITIF PADA GURU PENDAMPING SISWA AUTIS PADA SD NEGERI 131/IV KOTA JAMBI 2021-04-20T09:10:23+07:00 Agnes Rianty agnesriani12@gmail.com Dessy Pramudiani dessy.79_psikologi@unja.ac.id <p><strong>Introduction</strong> Autistic students had the same rights as normal students in obtained education. Inclusive school are needed for autistic students. Inclusive schools need teacher assisting for accompany the learning process of students with autism. Autistic students had excessive behaviour disorder; self-harm, aggression, and tantrums. The teacher assisting students with autism often feels angry and annoyed when accompanying students with autism. Positive emotions were things that can balanced the emotions of teachers assistance for autistic students in carried out their profession. To find out how to describe positive emotions and the factors that influence the formation of positive emotions in the teachers assistant for autistic students at SD Negeri 131/IV Jambi City.</p> <p><strong>Method</strong> Qualitative method with a phenomenological approach. The data was collected use an observation, documentation and in-depth interviews. Use Interpretative phenomenological analysis (IPA). The characteristic of the participant teacher accompanying students with autism in SD Negeri 131/IV Jambi City, aged 25-55 years, faced autistic students directly, and had worked for at least 3 years.</p> <p><strong>Result</strong> An overview the positive emotions in the teacher assistant for autistic students at SD Negeri 131 / IV Jambi City were feels of joy, self-satisfaction, attraction, love, fighting spirit, gratitude, and sympathy. The influence factors consist of environment, cooperation, selfefficacy, work experience, internal motivation, and personality.</p> <p><strong>Conclusion And Recommendation</strong> The four participants have described positive emotions that are able to balance all emotions within themselves for their life and work. This research wasexpected to add insight into positive emotions.</p> <p><strong>Keywords</strong> Positive emotions, teacher assistant, autistic students</p> <p>ABSTRAK<br /><strong>Pendahuluan</strong> Siswa autis memiliki hak yang sama dengan siswa normal dalam memperoleh pendidikan. Sekolah inklusi dibutuhkan untuk siswa autis. Sekolah inklusi memerlukan guru pendamping untuk mendampingi proses belajar siswa autis. Siswa autis memiliki gangguan perilaku berlebihan; melukai diri sendiri, agresif, dan tantrum. Guru pendamping siswa autis kerap merasakan emosi marah dan kesal saat mendampingi siswa autis. Emosi positif menjadi hal yang bisa menyeimbangkan emosi guru pendamping siswa autis dalam menjalani profesinya. Tujuan Untuk mengetahui bagaimana gambaran emosi positif dan faktor yang mempengaruhi pembentukan emosi positif pada guru pendamping siswa autis di SD Negeri 131/IV Kota Jambi.</p> <p><strong>Metode</strong> Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Menggunakan interpretative phenomenilogical analysis (IPA). Karakteristik partisipan guru pendamping siswa autis di SD Negeri 131/IV Kota Jambi, berusia 25-55 tahun, menghadapi secara langsung siswa autis, dan sudah bekerja minimal 3 tahun.</p> <p><strong>Hasil</strong> Gambaran emosi positif pada guru pendamping siswa autis di SD Negeri 131/IV Kota Jambi adalah perasaan gembira, kepuasan diri, ketertarikan, cinta, berdaya juang, kebersyukuran, dan simpati. Faktor yang mempengaruhi terdiri dari lingkungan, kerja sama, kemampuan diri, pengalaman kerja, motivasi internal, dan kepribadian.</p> <p><strong>Kesimpulan Dan Saran</strong> Keempat partisipan telah menggambarkan emosi positif yang mampu menyeimbangkan segala emosi dalam dirinya. Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan mengenai emosi positif.</p> <p><strong>Kata kunci</strong> emosi positif, guru pendamping, siswa autis</p> 2021-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Psikologi Jambi https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/12639 UJI VALIDITAS ISI MODUL PROGRAM SMART BUYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DALAM MENCEGAH PENIPUAN BELANJA DARING PADA MAHASISWA 2021-04-20T09:15:40+07:00 Ahmad Ricko Padesil rickopadesil@gmail.com Nofrans Eka Saputra nofrans@rocketmail.com Jelpa Periantalo jelp.8487@gmail.com <p><strong>Introduction</strong> Shopping online carries risks, one of which is fraud. Fraud is caused by consumers lacking knowledge of the characteristics of fraud, low emotional control, such as being easily tempted by cheap prices and only interested in displaying images. Students who are in their late teens are vulnerable to becoming victims of online shopping scams. So a program is needed to improve student purchasing decision-making skills to prevent online shopping fraud.</p> <p><strong>Method</strong> This research uses a descriptive study with a 3D model (define, design, develop). The research data were obtained from three stages, namely the first stage is a needs analysis. The second stage is designing a frame of reference for the implementation of the program smart buying. The third stage is validating with the validator.</p> <p><strong>Results</strong> This study shows the results of the validation of the module content assessed by the validator, which have a score in the range of 0.58-0.83. The results of the validation of measuring instruments that were assessed by the validator had a range of numbers from 0.25 to 0.83.</p> <p><strong>Conclusion and Recommendation</strong> Based on the results of the validity test of the module content of the program smart buying . is at a good level of content validity, meaning that there is a conformity of the content or material in each session of the program module smart buying with the objectives to be achieved.</p> <p><strong>Keywords:</strong> Module validity, Decision making skills, Program smart buying , Online shopping</p> <p>ABSTRAK</p> <p><strong>Pendahuluan</strong> Belanja daring memiliki resiko salah satunya penipuan. Penipuan disebabkan konsumen kurang memiliki pengetahuan terhadap karakteristik penipuan, rendahya kontrol emosional seperti sangat mudah tergiur harga yang murah dan hanya tertarik dengan tampilan gambar. Mahasiswa yang berada pada usia remaja akhir rentan menjadi korban penipuan belanja daring. Sehingga diperlukan program guna meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan pembelian mahasiswa untuk mencegah terjadiya penipuan belanja daring.</p> <p><strong>Metode</strong> Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan model 3D (define, design, develop). Data penelitian diperoleh dari tiga tahapan yaitu tahapan pertama merupakan analisa kebutuhan. Tahapan kedua merancang kerangka acuan kegiatan pelaksanaan program smart buying. Tahapan ketiga melakukan validasi bersama validator.</p> <p><strong>Hasil</strong> Penelitian ini menunjukkan hasil validasi isi modul yang dinilai oleh validator yaitu memiliki angka skor dengan rentang 0,58-0,83. Hasil validasi alat ukur yang dinilai oleh validator memiliki rentang angka dari 0,25-0,83.</p> <p><strong>Kesimpulan dan Saran</strong> Berdasarkan hasil uji validitas isi modul program smart buying berada pada tingkat validitas isi yang baik, artinya terdapat kesesuaian isi atau materi dalam tiap sesi modul program smart buying dengan tujuan yang hendak dicapai.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Validitas modul, keterampilan pengambilan keputusan, program smart buying, belanja daring.</p> 2021-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Psikologi Jambi https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/12640 UJI VALIDITAS ISI MODUL PERMAINAN EDUKATIF BERJALAN DAN BERHENTI (B&B) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN VISUAL SPASIAL ANAK USIA DINI 2021-04-20T09:27:48+07:00 Putri Mayang Sari putrimayangsari77@gmail.com Yun Nina Ekawati ninaekawati15@gmail.com Dessy Pramudiani dessy.79_psikologi@unja.ac.id <p><strong>Introduction</strong> Shopping online carries risks, one of which is fraud. Fraud is caused by consumers lacking knowledge of the characteristics of fraud, low emotional control, such as being easily tempted by cheap prices and only interested in displaying images. Students who are in their late teens are vulnerable to becoming victims of online shopping scams. So a program is needed to improve student purchasing decision-making skills to prevent online shopping fraud.</p> <p><strong>Method</strong> This research uses a descriptive study with a 3D model (define, design, develop). The research data were obtained from three stages, namely the first stage is a needs analysis. The second stage is designing a frame of reference for the implementation of the program smart buying. The third stage is validating with the validator.</p> <p><strong>Results</strong> This study shows the results of the validation of the module content assessed by the validator, which have a score in the range of 0.58-0.83. The results of the validation of measuring instruments that were assessed by the validator had a range of numbers from 0.25 to 0.83.</p> <p><strong>Conclusion and Recommendation</strong> Based on the results of the validity test of the module content of the program smart buying . is at a good level of content validity, meaning that there is a conformity of the content or material in each session of the program module smart buying with the objectives to be achieved.</p> <p><strong>Keywords:</strong> Module validity, Decision making skills, Program smart buying , Online shopping</p> <p>ABSTRAK<br /><strong>Pendahuluan</strong> Belanja daring memiliki resiko salah satunya penipuan. Penipuan disebabkan konsumen kurang memiliki pengetahuan terhadap karakteristik penipuan, rendahya kontrol emosional seperti sangat mudah tergiur harga yang murah dan hanya tertarik dengan tampilan gambar. Mahasiswa yang berada pada usia remaja akhir rentan menjadi korban penipuan belanja daring. Sehingga diperlukan program guna meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan pembelian mahasiswa untuk mencegah terjadiya penipuan belanja daring.</p> <p><strong>Metode</strong> Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan model 3D (define, design, develop). Data penelitian diperoleh dari tiga tahapan yaitu tahapan pertama merupakan analisa kebutuhan. Tahapan kedua merancang kerangka acuan kegiatan pelaksanaan program smart buying. Tahapan ketiga melakukan validasi bersama validator.</p> <p><strong>Hasil</strong> Penelitian ini menunjukkan hasil validasi isi modul yang dinilai oleh validator yaitu memiliki angka skor dengan rentang 0,58-0,83. Hasil validasi alat ukur yang dinilai oleh validator memiliki rentang angka dari 0,25-0,83.</p> <p><strong>Kesimpulan dan Saran</strong> Berdasarkan hasil uji validitas isi modul program smart buying berada pada tingkat validitas isi yang baik, artinya terdapat kesesuaian isi atau materi dalam tiap sesi modul program smart buying dengan tujuan yang hendak dicapai.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Validitas modul, keterampilan pengambilan keputusan, program smart buying,<br />belanja daring.</p> 2021-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Psikologi Jambi https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/12641 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KOMITMEN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KADER PUSKESMAS 2021-04-20T09:32:39+07:00 Hesty Yuliasari hestyyuliasari.psi@yahoo.com Reni Merta Kusuma hestyyuliasari.psi@yahoo.com <p><strong>Introduction</strong> Public health promotion and monitoring carried out by community-assisted health center managers. The community is given the understanding that health efforts need to be made by all parties, both from the government and the community. Cadres are people who are formed to play an important role and have a strong commitment and dedication to move the organization to realize its vision and mission. Cadres are expected to have work commitment and satisfaction with their performance.</p> <p><strong>Method</strong> This study aims to identify the commitment and job satisfaction of cadres to the performance of community health center cadres. The method used in this research is Systematic Literature Review (SLR) of journal papers published from 2010-2020.</p> <p><strong>Results</strong> Articles that did not match the inclusion criteria were issued, leaving 63 articles relevant for quality results, so the researchers screened the articles again by applying the PICOC criteria. There were 13 articles which showed that they constituted 21 percent of 63 articles or it could be said that only 11 percent of the total 116 articles found in the online database search. Based on the results of literature analysis on selected journals as many as 13 journals, each variable has a coverage proportion of 53.8% for job satisfaction, 53.8% for commitment to organization and 46.15% for performance variables. In the variable job satisfaction the proportion of 53.8%, namely 7 journals from 13 selected journals that discuss job satisfaction.</p> <p><strong>Conclusions and Recommendation</strong> The active role of cadres on job satisfaction shows the cadre's performance and the implementation of self-commitment and work commitment related to the health center. Commitment of cadres can be seen in their affective commitment to the organization where the increased performance of cadres is not only based on incentives, but the existence of self-development and increasing knowledge will increase cadre performance.</p> <p><strong>Keywords:</strong> Commitment, Job satisfaction, Job performance, Public health center cadres</p> <p>ABSTRAK<br /><strong>Pendahuluan</strong> Promosi dan pemantauan kesehatan masyarakat dilakukan oleh pengelola puskesmas binaan masyarakat. Masyarakat diberi pemahaman bahwa upaya kesehatan perlu dilakukan oleh semua pihak, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Kader adalah orangorang yang dibentuk untuk memegang peranan penting dan memiliki komitmen dan dedikasi yang kuat untuk menggerakkan organisasi guna mewujudkan visi dan misinya. Kader diharapkan memiliki komitmen kerja dan kepuasan terhadap kinerjanya.</p> <p><strong>Metode</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komitmen dan kepuasan kerja kader terhadap kinerja kader puskesmas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review (SLR) artikel jurnal yang diterbitkan tahun 2010-2020 dengan kriteria PICOC.</p> <p><strong>Hasil</strong> Menyisakan 13 artikel yang mana menunjukkan bahwa artikel-artikel tersebut merupakan 21 persen dari 63 artikel atau bisa dikatakan hanya 11 persen dari total 116 artikel yang ditemukan dalam pencarian database online. Berdasarkan hasil analisis literatur pada jurnal terpilih sebanyak 13 jurnal, masing-masing variabel memiliki persentase cakupan sebesar 53,8 % untuk Kepuasan kerja, 53,8% untuk komitmen terhadap organisasi, dan 46,15 % untuk variabel kinerja. Pada variabel kepuasan kerja persentase sebesar 53,8 % yaitu 7 jurnal dari 13 jurnal terpilih yang membahas mengenai kepuasan kerja.</p> <p><strong>Kesimpulan dan Saran</strong> Adanya peran aktif kader dalam mencapai kepuasan kerjanya menunjukkan kinerja kader dan implementasi terhadap komitmen diri maupun komitmen kerja berkaitan dengan puskesmas. Komitmen kader terlihat dalam komitmen afektifnya terhadap organisasi dimana kinerja kader yang meningkat tidak hanya berdasarkan insentif, namun adanya pengembangan diri dan peningkatkan pengetahuan akan meningkatkan kinerja kader</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Komitmen, Kepuasan kerja, Kinerja , Kader Puskesmas</p> 2021-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Psikologi Jambi