Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Efusi Pleura Di Ruang Rawat Inap Paru RSUD. Raden Mattaher Kota Jambi
Abstract
Latar Belakang : Efusi pleura terjadi ketika akumulasi cairan pleura berlebihan dalam rongga pleura sehingga menggakibatka transudasi dan eksudasi. Prevalensi penyakit efusi pleura di Indonesia mencapai 2,7%., terdapat data dari lima bulan terakhir yaitu di dapatkan bahwa 35 pasien efusi pleura yang mendapatkan perawatan. Dampak yang akan timbul jika efusi pleura tidak dilakukan pengobatan yaitu jaringan parut paru-paru, pneumotoraks, empiema (akumulasi nanah di rongga pleura) dan sepsis (infeksi darah) yang bisa menyebabkan kematian. Perawatan efusi pleura diberikan dengan tujuan untuk mencegah penumpukan cairan dengan meredakan gejalah seperti rasa tidak nyaman, sesak nafas, dan penyakit pernafasan lainnya. Metode : Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain laporan kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek pada penelitian ini pasien dengan diagnose efusi pleura sebanyak 2 orang. Analisa : Data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan melihat status perkembangan pasien dari hari pertama hingga terakhir. Hasil : Asuhan keperawatan pada pasien dengan efusi pleura di dapatkan hasil yaitu terdapat empat masalah keperawatan yaitu pola nafas tidak efektif, nyeri akut, intoleransi aktivitas, dan gangguan pola tidur. Kesimpulan : Berdasarkan hasil asuhan keperawatan yang telah diberikan pada pasien dengan efusi pleura sudah dilakukan sesuai dengan intervensi keperawatan sehingga empat masalah keperawatan yang muncu dapat teratasi sebagian.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Efusi Pleura, Studi Kasus