HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FKIK UNJA
Keywords:
Kecerdasan emosional (EQ), Quarter life crisis, Mahasiswa tingkat akhirAbstract
Quarter life crisis adalah suatu krisis yang terjadi pada usia dewasa awal yang ditandai dengan munculnya ketidakstabilan perasaan. Permulaan quarter life crisis terjadi ketika individu dewasa awal menjadi mahasiswa tingkat akhir yang tidak memiliki cukup persiapan untuk menghadapi realitas dunia yang terkesan sulit dan penuh tantangan. Mahasiswa tingkat akhir perlu mempunyai kemampuan untuk bertahan. Salah satunya dengan memiliki kecerdasan emosional (EQ) yang dapat membentuk suatu kekuatan positif untuk menjaga keharmonisan di dalam diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional (EQ) dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode korelasional dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling dengan instrumen penelitian berupa kuesioner berupa SEIS dan skala quarter life crisis. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji correlation gamma. Terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional (EQ) dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Variabel kecerdasan emosional (EQ) memiliki hubungan negatif dengan variabel quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Semakin rendah kecerdasan emosional (EQ) maka semakin tinggi quarter life crisis dan begitu pula sebaliknya. Mahasiswa tingkat akhir diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan emosional (EQ) sebagai mekanisme koping yang adaptif untuk menghadapi quarter life crisis.