PERBEDAAN KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS YANG MENDAPAT TERAPI ANTIRETROVIRAL BERDASARKAN LAMA TERAPINYA DI YAYASAN KANTI SEHATI SEJATI

Authors

  • Hana Ismi Universitas Jambi
  • Nadrizal Universitas Jambi/RSUD Raden Mattaher Jambi
  • Olivia Universitas Jambi

Abstract

ABSTRACT

Background: HIV AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) is a disease that cannot be cured, but with ARV drugs it can reduce morbidity and mortality and the length of ARV therapy is one of the determining factors for the success of therapy and changes in the quality of life of PLWHA (People Living With HIV AIDS) Whether or not there is a difference in the quality of life of people with HIV / AIDS based on the duration of therapy is not known in Jambi. The aim of this study was to determine differences in the quality of life of people with HIV / AIDS based on duration of therapy ARV. Methods: This study used a cross sectional analytical method. There were a total of 83 respondents in the study where all respondents were people with HIV / AIDS who are under the auspices of the Kanti Sehati Sejati Jambi Foundation and the data is retrieved using google form. Quality of life was measured by the WHOQOL-BREF questionnaire. This study used the Mann Whitney test to determine differences in the quality of life of PLWHA based on the duration of therapy. Results: PLWHA subjects who had ARV therapy> 2 years had a better quality of life than those with ≤ 2 years of therapy (domain physical (12.67 ± 2.18 vs 14.46 ± 2.47), domain physicologic (13.1 ± 2.92 vs 14.95 ± 2.52), domain independence (12.9 ± 1.72 vs 14.72 ± 2.22), domain social (12.97 ± 2.85 vs 15.34 ± 3.3), domain environment (12, 97 ± 2.71 vs 14.76 ± 2.96), and domain spiritual (12.55 ± 2.63 vs 14.11 ± 4.04), and the overall quality of life (77.17 ± 11.97). vs 88.61 ± 12.21)). This difference was considered statistically significant in all domains because the p value was < 0.005. Conclusions: Statistically it was found that there were significant differences in the quality of life of people with HIV / AIDS based on the duration of therapy.

Keywords: HIV/AIDS, Quality of Life, Antiretroviral (ARV), WHOQOLHIV-BREF

 

ABSTRAK

Latar Belakang: Penyakit HIV AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrom) merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan,namun dengan obat ARV dapat diturunkan morbiditas dan mortalitasnya dan lamanya terapi ARV menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan terapi dan perubahan kualitas hidup ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Ada atau tidaknya perbedaan kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS berdasarkan lama terapinya belum diketahui di Jambi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS bedasarkan lama terapinya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analistik cross sectional. Terdapat total 83 responden pada penelitian dimana seluruh responden merupakan orang dengan HIV/AIDS yang berada dibawah naungan Yayasan Kanti Sehati Sejati Jambi dan data diambil dengan menggunakan google form. Kualitas hidup diukur dengan kuesioner WHOQOL-BREF. Penelitian ini menggunakan uji Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup ODHA berdasarkan lama terapinya. Hasil:  Subjek ODHA yang telah terapi ARV > 2 tahun memiliki kualitas hidup lebih baik dibanding yang terapi ≤ 2 tahun (domain fisik (12,67 ± 2,18 vs 14,46± 2,47), domain psikologis (13,1± 2,92 vs 14,95 ± 2,52), domain kemandirian (12,9± 1,72 vs 14,72 ± 2,22), domain sosial (12,97± 2,85 vs 15,34± 3,3), domain lingkungan (12,97± 2,71 vs 14,76± 2,96),dan domain spiritual (12,55 ± 2,63 vs 14,11 ± 4,04), dan kualitas hidup secara keseluruhan (77,17 ± 11,97 vs 88,61 ± 12,21). Perbedaan tersebut dianggap bermakna secara statistik pada semua domain karena nilai p < 0,005. Kesimpulan: Secara statitisk ditemukan adanya perbedaan yang bermakna pada kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS berdasarkan lam terapinya.

Kata Kunci: HIV/AIDS, Kualitas Hidup, Antiretroviral (ARV),WHOQOLHIV-BREF

Downloads

Download data is not yet available.
JOMS

Downloads

Published

2021-11-11