PERAN FUNGSI HIKAYAT “LEGENDA TUAN MUDA SELAT DAN PUTRI CERMIN CINA” PADA MASYARAKAT DESA SELAT BATANG HARI JAMBI

Penulis

  • Irah Suwara Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Lusia Oktri Wini Universitas Jambi image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.22437/jla.v2i1.44248

Kata Kunci:

hikayat, peran fungsi hikayat, sastra melayu Jambi

Abstrak

Abstrak

Sastra klasik, sastra lama, atau sastra tradisional adalah karya sastra yang tercipta dan berkembang sebelum masuknya unsur-unsur modernisme ke dalam sastra itu. Karya sastra Melayu klasik terikat oleh aturan-aturan yang sifatnya konvensional. Hal tersebut dapat dilihat pada puisi. Puisi-puisi klasik, seperti pantun dan syair, terikat oleh aturan suku kata, aturan bunyi, dan jumlah baris. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang telah diperoleh dan dengan demikian tidak menganalisis angka-angka. Penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan 2 (dua) metode, yaitu wawancara dan observasi. Penelitian ini berfokus di daerah Jambi, khususnya di Desa Selat, Kecamatan Pemayung, Batang Hari, terkait sastra melayu jenis hikayat yang berjudul Legenda Tuan Muda Selat dan Putri Cermin Cina. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peranan fungsi sastra melayu klasik hikayat pada kehidupan masyarakat desa Selat, Batang Hari, Jambi.

Diterbitkan

2023-05-20

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PERAN FUNGSI HIKAYAT “LEGENDA TUAN MUDA SELAT DAN PUTRI CERMIN CINA” PADA MASYARAKAT DESA SELAT BATANG HARI JAMBI . (2023). Lintang Aksara, 2(1), 38-42. https://doi.org/10.22437/jla.v2i1.44248

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama