PERAN HUMAS DPRD BOGOR DALAM MENJAGA REPUTASI LEMBAGA LEGISLATIF MELALUI PENDEKATAN KOMUNIKASI PARTISIPATIF DAN RESPONSIF
DOI:
https://doi.org/10.22437/jisipunja.v9i1.43604Kata Kunci:
Humas, DPRD , Komuniaksi Partisipasif, Komunikasi ResponsifAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Humas DPRD Kota Bogor dalam menjaga reputasi lembaga legislatif melalui penerapan komunikasi yang partisipatif dan responsif. Fokus utama penelitian adalah bagaimana Humas mengelola komunikasi publik guna memperkuat citra positif lembaga di tengah meningkatnya tuntutan keterbukaan informasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskritif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf Humas, Protokol, dan pengelola media sosial yang memiliki pengalaman langsung dalam aktivitas komunikasi kelembagaan. Selain itu, observasi terhadap praktik komunikasi dan analisis dokumen publikasi resmi dilakukan untuk memperoleh data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas DPRD Kota Bogor secara konsisten menerapkan strategi komunikasi dua arah melalui forum publik, kegiatan sosial, dan publikasi digital. Strategi ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses dialog, diskusi kebijakan, serta penyampaian masukan secara langsung. Pendekatan tersebut berkontribusi pada penguatan hubungan lembaga dengan masyarakat serta mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas. Kesimpulannya, strategi komunikasi yang partisipatif dan responsif berperan penting dalam membangun reputasi positif lembaga legislatif serta meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi lokal. Adapun keterbatasan penelitian terletak pada jumlah informan yang terbatas dan fokus pada satu studi kasus. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas perspektif publik dan membandingkan praktik komunikasi di berbagai DPRD.
Referensi
Asmawi. (2014). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Dprd) dalam Perundang-undangan Pemerintahan Daerah dan Lembaga Legislatif Daerah. Jurnal Cita Hukum, 1(1), 40813.
Ayuni, R. D. (2024). Tata Kelola Humas dan Keprotokolan. Banjarmasin: Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin.
Budiarto, T. (2020). Manajemen Kehumasan Pemerintah. Jakarta: Rajawali Pers.
Chatamallah, M. (2007). Opini Publik dan Kebijakan Pemerintah. MediaTor, 8(2), 249-256.
Choiriyati, S. (2015). Opini Publik dan Kebijakan Pemerintah. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(1), 605-609. doi:https://doi.org/10.29313/mediator.v8i2.1253
Fatah, N. (2020). Strategi Komunikasi dalam Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Freire, P. (2020). Pendidikan sebagai Praktik Pembebasan (Terj.). Jakarta: LP3ES.
Harahap, M. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Aplikasi. Medan: USU Press.
Indriani, A., & Sihombing, T. (2024). Peran Editorial Dalam Membangun Opini Publik di Indonesia terhadap Studi Media Besar. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(12), 605-609. doi:https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i12.1181
Kasmirus, W. (2017). Peran Kehumasan dalam Membangun Citra Pemerintah di Kabupaten Kutai Barat. Jurnal Administrative Reform, 1(1), 190-208.
Kominfo. (2013). Statistik Pengguna Media Sosial Indonesia. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Mulyana, D. (2022). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugraha, A. R., Sjoraida, D. F., & Novianti, E. (2022). Analisis strategi humas pemerintahan era milenial dalam menghadapi tata kelola informasi publik. PRofesi Humas, 6(2), 286-310. doi:https://doi.org/10.24198/prh.v6i2.37095
Pratama, Y. (2022). Strategi Digital Public Relations di Lembaga Pemerintah. Jurnal Komunikasi Pemerintahan, 7(2), 101-115.
Putra, R., & Nugroho, D. (2022). Loyalitas Publik dalam Konteks Komunikasi Pendidikan. Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 272-279.
Rahmawati, E. (2022). Persepsi Publik dalam Pembentukan Citra Organisasi. Jurnal Komunikasi Publik, 3(1), 34-45.
Saputra, A., & Febriyanti, R. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan. Jurnal Sosialita, 4(2), 123-133.
Setiawati, B. (2020). Optimalisasi Kinerja Pelayanan Di Sektor Publik Berbasis Pelaku (Individu). PubBis: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis, 4(1), 53-64. doi:https://doi.org/10.35722/pubbis.v4i1.230
Sinambela, L., Hendrarini, D., & Hotnauli Marpaung, A. (2024). Penguatan Identitas Budaya Terhadap Pemuda Indonesia Melalui Komunikasi Partisipatif Program Perintis Ngo Ibeka. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 269-281.
Solihin, I. (2012). Manajemen Strategik. Bandung: Erlangga.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, N., & Arifin, R. (2020). Keterlibatan Publik dalam Program Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 2(1), 45-59.
Theodorson, G. A. (2009). Sosiologi dan Masyarakat Modern. Jakarta: Rajawali Pers.
Wardhani, L., & Prihantoro, M. (2021). Komunikasi Transparan untuk Loyalitas Publik. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 6(3), 204-213.
Yusuf, M., & Pratama, A. (2023). Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Citra Institusi. Jurnal Komunikasi Digital, 5(2), 88-97.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Athifa Yasmina Humaira Athifa; Sulistio Murti Mulyono

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







