PEMBENTUKAN POS TB DI KELURAHAN LEBAK BANDUNG DAN PAYO LEBAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG KAWAT KOTA JAMBI

  • Armaidi Darmawan
  • Wahyu Indah Dewi Aurora
  • Paramitha Ekadeva Sari

Abstract

ABSTRACT

Introduction: Lung Tuberculosis (TB) disease includes chronic infectious diseases. Long treatment time with more than one type of drug causes the patient is often threatened to drop out of treatment during the healing period for various reasons, including feeling healthy or economic factors. The incidence of Tuberculosis disease in jambi province is still high, this is seen from the CDR not yet reached Case Detection Rate) which is still at 63, 46%, which is still less than the national minimum target of> 70%.

Methods: Methods of activities carried out were the holding of training for TB cadres of 3x training materials conducted in the first and second week of October 2017.

Result: The training of cadres was attended by 15 participants consisting of 5 participants from Kelurahan Lebak Bandung, 5 people from Payo Lebar Village and 5 people from puskesmas assistant of Simpang Kawat Community Health Center. Then held the establishment and the inauguration of POS TB in the village of Lebak Bandung and Payo Lebar housed in Simpang Kawat Jambi Health Center. Where from the implementation of this activity is the MoU from the district, village, FKIK and Simpang Kawat Health Center to continue to play an active role in the implementation of this TB POS.

Keyword: POS TB, Tuberculosis

 

ABSTRAK

Pendahuluan: Penyakit Tuberkulosis (TB) Paru termasuk penyakit menular kronis. Waktu pengobatan yang panjang dengan jenis obat lebih dari satu menyebabkan penderita sering terancam putus berobat selama masa penyembuhan dengan berbagai alasan, antara lain merasa sudah sehat atau faktor ekonomi.Angka kejadian penyakit Tuberkulosis di provinsi jambi masih tinggi, ini dilihat dari masih belum tercapainya CDR (Case Detection Rate) yang masih sebesar 63, 46%, di mana masih kurang dari target minimal yang ditetapkan nasional sebesar >70%.

Metode: Metode kegiatan yang dilakukan adalah diadakannya pelatihan bagi kader TB sebanyak 3x materi pelatihan yang dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua bulan Oktober 2017.

Hasil: Pelatihan kader diikuti oleh 15 peserta yang  terdiri dari 5 orang peserta dari Kelurahan Lebak Bandung, 5 Orang dari Kelurahan Payo Lebar dan 5 orang dari puskesmas pembantu Puskesmas Simpang Kawat. Kemudian diadakan   pembentukan dan peresmian POS TB di kelurahan Lebak Bandung  dan  Payo  Lebar  bertempat  di  Puskesmas  Simpang  Kawat  Kota  Jambi.  Dimana  dari pelaksanaan kegiatan ini  adanya MoU  dari  pihak  kecamatan, kelurahan, FKIK dan  Puskesmas

Simpang Kawat untuk terus berperan aktif dalam pelaksanaan POS TB ini

Kata Kunci : POS TB, Tuberkulosis

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-05-01