PENGARUH ASUPAN PROTEIN DAN ASAM AMINO RANTAI CABANG (AARC) TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA LANSIA

  • rita halim

Abstract

Abstract


 


The decrease of muscle mass and strength in elderly people will affect the functional capacity and increase the risk of sarcopenia. One factor that can affect the loss of muscle mass and strength in elderly is the decrease in nutrition intake i.e macronutrient especially protein and branched chain amino acids (BCAA). Therefore, elderly people need greater protein and BCAA intakes compare to younger adult to support good health and prevent the progressive decline in muscle mass and strength due to aging process.


Keywords: protein intake, branched chain amino acids intake, muscle strength


 


 


Abstrak


 


Pada lanjut usia (lansia) terjadi penurunan massa dan kekuatan otot yang memengaruhi kapasitas fungsional sehingga meningkatkan risiko sarkopenia. Salah satu faktor yang dinilai dapat memengaruhi penurunan massa dan kekuatan otot pada lansia adalah menurunnya asupan protein dan asam amino rantai cabang (AARC). Oleh sebab itu lansia membutuhkan asupan protein dan AARC yang lebih besar daripada dewasa muda untuk mendukung kesehatan yang baik dan mencegah penurunan progresif massa dan kekuatan otot akibat proses penuaan.


Keywords: asupan protein, asupan asam amino rantai cabang (AARC), kekuatan otot

Published
2017-09-14
How to Cite
HALIM, rita. PENGARUH ASUPAN PROTEIN DAN ASAM AMINO RANTAI CABANG (AARC) TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA LANSIA. JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan", [S.l.], v. 5, n. 1, sep. 2017. ISSN 2339-269X. Available at: <https://online-journal.unja.ac.id/index.php/kedokteran/article/view/3671>. Date accessed: 24 nov. 2017.