PENGARUH JARAK PENGGALIAN ANTAR LUBANG BUKAAN TERHADAP DISTRIBUSI TEGANGAN PADA DINDING LUBANG BUKAAN DENGAN METODE FEM

  • Aditya Denny Prabawa Konsentrasi Geomekanika Magister Teknik Pertambangan , Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Abstract

Pemodelan dengan menggunakan metode FEM (Finete Element Method) telah dilakukan untuk mengetahui besar tegangan dan arah utama tegangan antara dua buah lubang bukaan/ terowongan. Diharapkan dengan melakukan pemodelan ini dapat dipetakan distribusi tegangan akibat penggalian lubang bukaan yang berguna sebagai parameter perencaanan penyanggaan sehingga lubang bukaan yang dibangun sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan kerja. Lubang bukaan yang digunakan pada pemodelan ini berbentuk tapal kuda dengan diameter lubang sebesar 5 meter. Jarak antara dua buah lubang bukaan dibuat bervariasi dari R = 5 meter hingga 7R. Jarak antara lubang bukaan akan mempengaruhi distribusi tegangan sekitar lubang bukaan. Semakin dekat jarak antara lubang bukaan maka akan terjadi perubahan tegangan alami menjadi tegangan terganggu. Hasil pemodelan memperlihatkan jarak minimal antara lubang agar tidak saling mempengaruhi tegangan disekitar lubang bukaan sebesar 7R atau ekivalen dengan 35m.

Kata kunci: Tegangan, FEM, Lubang bukaan, Tapal Kuda..

Published
2016-08-22
How to Cite
PRABAWA, Aditya Denny. PENGARUH JARAK PENGGALIAN ANTAR LUBANG BUKAAN TERHADAP DISTRIBUSI TEGANGAN PADA DINDING LUBANG BUKAAN DENGAN METODE FEM. Jurnal Teknik Kebumian, [S.l.], v. 1, n. 1, aug. 2016. ISSN 2477-8583. Available at: <https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jtk/article/view/3064>. Date accessed: 24 nov. 2017.