PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI SEKITAR DAERAH PROSPEK PANAS BUMI PROVINSI JAWA BARAT

  • Linda Handayani Prodi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganeca No. 10 Bandung
  • Alamta Singarimbun Prodi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganeca No. 10 Bandung

Abstract

Eksplorasi potensi panas bumi diklaim sebagai tambang ramah lingkungan, maksudnya tidak terlalu banyak merusak dan tidak terlalu membahayakan lingkungan. Sejatinya benar, namun daerah panas bumi selalu berafiliasi dengan topografi yang sangat kasar, lerengnya terjal, dan jarang dijumpai tanah datar yang luas. Hal ini menyebabkan daerah di sekitar panas bumi rawan terhadap tanah longsor. Jenis batuan yang mudah lepas-lepas, membuat tingkat kerawanan terhadap kemungkinan tanah longsor semakin meningkat. Mengingat daerah panas bumi adalah daerah yang rawan terhadap bencana tanah longsor, maka perlu dilakukan pemetaan daerah rawan longsor untuk meminimalkan korban dan kerugian akibat bencana tersebut. Berdasarkan analisis menggunakan metode probabilistik frekuensi rasio, di sekitar daerah WKP panas bumi,  28,71% adalah daerah yang sangat rawan terhadap bencana longsor, 56,23% masuk dalam kategori rawan longsor, dan hanya 15,06%  saja daerah yang aman terhadap bencana longsor tersebut.

Kata kunci: Pemetaan, Longsor, Panas Bumi

References

Bemmelen, Van, R.W (1949). The Geology of Indonesia, Martinus Nyhoff. The Haque: Nederland.

Bronto, Sutikno & Hartono, Udi (2006): Potensi Sumber Daya Geologi Di Daerah Cekungan Bandung Dan Sekitarnya. Jurnal Geologi Indonesia, 1, No. 1 Maret 2006: 9-18.

Indrasmoro, Gigih Prastyo (2013). Geographic Information System (GIS) Untuk Deteksi Daerah Rawan Longsor Studi Kasus Di Kelurahan Karang Anyar Gunung Semarang. Jurnal GIS Deteksi Rawan Longsor. 3-11.

Lee, Saro & Phradan, Biswajeet. (2006). Probabilistic Lanslide Hazard and Risk Mapping on Penang Island, Malaysia. Earth Syst. Sci.Journal. 115, No. 6, pp. 661–672.

Malik, Yakub (2010) Penentuan Tipologi Kawasan Rawan Gempabumi untuk Mitigasi bencana di Kecamatan pangalengan. Jurnal Geografi GEA. 10. No. 1.

Manajemen dan Mitigasi Bencana. diperoleh melalui situs internet: Bapedajabar.go.id. Diunduh pada 18 Januari 2016.

Soeters, R. and Van Westen. C. J (1996). Slope Instability Recognition, Analysis and Zonation in: Turner AK (Eds) Landslides, Investigation and Mitigation. Transportation Research Board, National Research Council, Special Report 247, National Academi Press, USA.
Published
2016-12-27
How to Cite
HANDAYANI, Linda; SINGARIMBUN, Alamta. PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI SEKITAR DAERAH PROSPEK PANAS BUMI PROVINSI JAWA BARAT. JOURNAL ONLINE OF PHYSICS, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 17-22, dec. 2016. ISSN 2502-2016. Available at: <https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jop/article/view/3448>. Date accessed: 20 nov. 2017.